‘Mourinho Memang yang Dibutuhkan oleh MU’

‘Mourinho Memang yang Dibutuhkan oleh MU’

 

Mourinho Memang yang Dibutuhkan oleh MU

Bandar Sbobet – Manchester United sudah ditangani oleh Jose Mourinho. Manajer asal Portugal itu dinilai menjadi sosok yang memang dibutuhkan oleh The Red Devils.

Mourinho sudah ditunjuk oleh MU menjadi manajer baru sejak awal musim 2016-17. Dia menggantikan Louis van Gaal yang dipecat karena tak bisa menampilkan permainan yang atraktif.

Kedatangan The Special One itu sudah mampu membuat penggemar MU yang juga sprinter asal Jamaika, Usain Bolt. Dia kini menantikan rekrutan-rekrutan besar yang akan datang lagi ke Old Trafford.

MU saat ini sudah mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, Eric Bailly, dan Henrikh Mkhitaryan. Mereka masih dihubung-hubungkan dengan Paul Pogba.

“Buatku, aku sangat sangat senang. Aku pikir itu merupakan pilihan bagus. Mourinho merupakan seorang pemenang, dia bekerja keras untuk memenangi gelar juara dan itulah apa yang dibutuhkan Manchester United saat ini,” kata Bolt seperti di lansir oleh Metro.

“Dia membangun skuat dan aku tak sabar untuk melihat lebih banyak pemain besar. Jadi, aku sangat antusias mengenai hal itu,” imbuhnya.

Bolt juga ditanya mengenai kemungkinan untuk direkrut oleh Mourinho menjadi salah satu penggawa MU. Dia pun menanggapinya dengan candaan.

“Aku belum mendapatkan panggilan, tapi aku tahu itu akan datang,” ujar Bolt.

“Aku pikir dia menunggu sampai setelah Olimpiade,” tambahnya.

Ketika Klopp Mainkan Kiper sebagai Penyerang

Ketika Klopp Mainkan Kiper sebagai Penyerang

 

Ketika Klopp Mainkan Kiper sebagai Penyerang

Bandar Judi – Jika kiper seharusnya beroperasi di gawang tim sendiri, maka tidak dengan Shamal George. Kiper akademi Liverpool itu malah bermain di kotak penalti lawan. Lho?

Kisah Shamal itu terjadi ketika Liverpool beruji coba kontra Huddersfield Town, Kamis (21/7/2016) dinihari WIB. Laga ini dimenangi Liverpool dengan skor 2-0 lewat gol Marko Grujic dan eksekusi penalti Alberto Moreno.

Untuk pertandingan ini, Liverpool rupanya tak membawa skuat penuh, hanya 18 pemain. Sialnya, ketika enam pemain cadangan sudah dimasukkan di pergantian babak, Liverpool harus melakukan pergantian lain untuk Lucas Leiva yang cedera di menit ke-67.

Nah, persoalan menjadi rumit karena satu-satunya pemain tersisa itu adalah seorang kiper. Dialah Shamal George. Padahal Lucas, pemain yang harus diganti, merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang.

Mulanya Manajer Liverpool Juergen Klopp sudah merencakan strategi untuk menghabiskan sisa waktu dengan 10 pemain. Tapi kemudian Klopp diberitahu untuk memainkan saja Shamal sebagai pemain outfield dan manajer asal Jerman itu menerima usulan tersebut.

“Mereka memberitahu saya dari bangku cadangan, setelah saya mengatur sistem dengan 10 orang. Mereka berkata ‘Ayolah, kita punya Shamal'”, ungkap Klopp di situs resmi klub.

“Cedera Lucas berarti kami mengubah formasi untuk menjadikan Shamal sebagai penyerang. Dia melakukannya dengan menakjubkan dan kami mencetak gol kedua.”

“Itu oke saja, tapi kami harus bertahan dengan sedikit lebih dalam dan itu sangat berat untuk para pemain,” imbuh pria 49 tahun ini.

Shamal sudah bergabung dengan Liverpool sejak 2009 lalu. Kiper kelahiran 6 Januari 1998 ini kemudian menjadi kiper reguler di level U18, sejak debutnya pada 2014/2015.

Usai pertandingan, Shamal langsung mendapatkan candaan dari media sosial. Dia mendapati sebuah foto yang menampilkan dirinya tengah memegang trofi FIFA Ballon d’Or, yang memang lebih dekat dengan figur-figur penyerang ketimbang seorang kiper. Tentu bukan foto dirinya asli, melainkan hasil ulah iseng seseorang saja. Shamal pun mengunggah ulang foto tersebut, mendapatkan 825 retweet dan 1.200 like sejauh ini.

Gembiranya Traore Bisa Curi Ilmu dari Diego Costa

Gembiranya Traore Bisa Curi Ilmu dari Diego Costa

 

Gembiranya Traore Bisa Curi Ilmu dari Diego Costa

Bandar Judi – Pemain Muda Chelsea, Bertrand Traore, berduet dengan Diego Costa di laga ujicoba versus WAC RZ Pellets. Pemain 20 tahun itu senang bisa mencuri ilmu dari Costa.

Saat melakoni pertandingan di Worthersee Stadion, Kamis (21/7/2016) dinihari WIB, Chelsea memetik kemenangan dengan skor akhir 3-0.

Traore mengisi satu tempat dari dua pos striker dalam strategi 4-4-2 yang diusung oleh Conte. Satu posisi lini depan lain ditempati oleh Costa.

Traore bekerja sama dengan Costa selama 58 menit. Dia berhasil mencetak satu gol dari dari semua gol yang dimasukkan Chelsea ke gawang WAC RZ Pellets.

Atas penampilan oke di laga ini, Traore memuji Costa. Dia pun merasa beruntung bisa belajar dari pemain asal Spanyol itu.

“Diego Costa merupakan satu striker terbaik di dunia, jadi merupakan sebuah kesenangan sebagai pemain muda untuk bermain di samping dia,” kata Traore di situs resmi Chelsea.

“Saya belajar banyak dari dia, saya menikmati itu dan ada beberapa kombinasi bagus di antara kami yang sangat bagus,” imbuhnya.

Pengaruh Tren Formasi Piala Eropa ke Kesebelasan-Kesebelasan Eropa

Pengaruh Tren Formasi Piala Eropa ke Kesebelasan-Kesebelasan Eropa

 

Pengaruh Tren Formasi Piala Eropa ke Kesebelasan-Kesebelasan Eropa

Bandar Judi – Dalam ajang Piala Eropa 2016, salah satu hal yang cukup menarik perhatian adalah bahwa pada Piala Eropa kali ini formasi dasar yang tersaji semakin bervariatif. Berdasarkan data yang dikumpulkan Football-Lineups, terdapat 14 formasi dasar yang berbeda di ajang Piala Eropa 2016 di Prancis.

Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di 20 tahun terakhir atau empat edisi Piala Eropa sebelumnya. Pada tahun 2012, hanya sembilan formasi dasar saja yang muncul. Terbanyak sebelumnya terjadi pada tahun 2008 yang menghasilkan 12 formasi dasar berbeda dari 62 pertandingan.

Dari formasi dasar yang tersaji di gelaran Piala Eropa 2016, cukup banyak kesebelasan yang tidak menggunakan formasi dasar 4-2-3-1, formasi dasar yang saat ini sedang populer. Tak seperti ketika kita menyaksikan pertandingan antarklub yang mulai didominasi penggunaan satu penyerang, di Piala Eropa 2016 mulai banyak kesebelasan yang tampil dengan dua penyerang bahkan skema tiga bek.

Lalu pertanyaannya, apakah ini pertanda bahwa formasi 4-2-3-1 akan mulai ditinggalkan? Apakah skema dua penyerang atau skema tiga bek akan mulai (kembali) banyak digunakan klub-klub pada musim 2016/2017?

[Baca juga: 4-2-3-1 yang Mulai Membosankan]

Kaitan Tren Formasi (4-2-3-1) di Piala Eropa dengan Klub

Tren formasi memang sering dikaitkan-kaitkan dengan apa yang ditampilkan pada turnamen internasional antarnegara. Karena hal itu pula yang menjadi awal populernya formasi dasar 4-2-3-1 di era sekarang ini. Pada Piala Eropa 2016 sendiri, penggunaan formasi 4-2-3-1 masih yang tertinggi dengan 34%, 4-3-3 berada di urutan kedua dengan 16%.

 

Kisah Suli Berenang 1 Km Demi Foto Bareng Messi

Kisah Suli Berenang 1 Km Demi Foto Bareng Messi

 

Kisah Suli Berenang 1 Km Demi Foto Bareng Messi

Agen Bola – Suli, pria asal Cueta, Spanyol, mendapatkan durian runtuh. Meski harus berenang sejauh 1 kilometer, dia bisa dekat-dekat dengan idolanya, Lionel Messi.

Liburan Messi usai menjalani Copa America Centenario bersama pasangannya, Antonella Roccuzzo, memang sudah menjadi konsumsi publik. Mereka, seperti dilaporkan banyak media, bersenang-senang di atas yacht di Ibiza, Spanyol.

Kabar Messi dan keluarganya liburan di atas yacht di Ibiza itu dimanfaatkan oleh seorang fans Messi untuk mendekatinya. Kebetulan dia juga tengah liburan di pantai Ibiza.

Adalah Suli, dari Cueta, yang melihat peluang untuk bisa mendekati Messi. Dia rela berenang 1 kilometer dari pantai menuju yacht. Pria 24 tahun itu tak lupa untuk membungkus telepon genggamnya dengan kantong plastik sebelum berenang.

Harapan Suli untuk foto bersama Messi hampir bisa terwujud setelah dia bisa finis di yacht Messi. Tak ada petugas keamanan yang bisa jadi potensi Suli untuk menuntaskan misinya itu.

Messi ternyata juga memberikan sambutan hangat kepada Suli. Tapi, ternyata harapan untuk foto bareng buyar. Telepon genggam dia kemasukan air. Usahanya untuk melindungi telepon genggam dengan membungkus plastik tak berhasil.

Beruntung Messi meminjamkan telepon genggamnya untuk foto bersama dan menjanjikan mengirim ke nomor miliknya. Lumayan tak sekadar foto bareng, Suli bisa berbincang-bincang selama 20 menit dengan Messi. dia juga ditawari segelas juice oleh pemain Barcelona itu.

Usai Dapat Kontrak Baru, Munir Bertekad Beri yang Terbaik untuk Barca

Usai Dapat Kontrak Baru, Munir Bertekad Beri yang Terbaik untuk Barca

 

Usai Dapat Kontrak Baru, Munir Bertekad Beri yang Terbaik untuk Barca

Agen Bola  – Barcelona sudah memberikan kontrak baru untuk Munir El Haddadi. Pemain 20 tahun itu kini bertekad memberikan yang terbaik untuk klub asal Catalan itu.

Munir kini sudah diikat oleh Barca dengan durasi tiga tahun ke depan. Klausul lepasnya senilai 60 juta euro.

Munir tampil cukup bagus dengan sumbangan delapan gol dalam 26 pertandingan di semua ajang. Oleh karena itu, pemain 20 tahun itu memang pantas untuk segera dipagari.

Apalagi, Barca saat ini sedang kesulitan untuk meyakinkan para pemain agar bergabung dengan skuat Azulgrana.

“Saya sangat senang mengenai pembaruan kontrak dan bisa terus melanjutkan karier di klub terbaik di dunia,” kata Munir di Sports.

“(Sekarang saatnya) menikmati momen ini dan memberikan kemampuan terbaik saya,” tambahnya.

Selain Munir, Barca juga memperpanjang kontrak Sergi Samper. Dia juga dikontrak dengan durasi tiga tahun, dengan klausul lepas sebesar 50 juta euro.

‘Burnley Mirip dengan Timnas Islandia’

‘Burnley Mirip dengan Timnas Islandia’

 

Burnley Mirip dengan Timnas Islandia

Agen Bola – Tim promosi Premier League Burnley dinilai punya kemiripan dengan Islandia yang di Piala Eropa 2016 lalu tampil sebagai tim kejutan.

Pendapat tersebut diutarakan Johann Berg Gudmundsson, pemain Islandia yang musim panas ini bergabung dengan Burnley usai direkrut dari Charlton Athletic.

Di musim panas lalu Gudmundson dan rekan-rekannya tampil di Euro, yang juga menjadi partisipasi pertama Islandia dalam turnamen besar, dan berhasil menembus perempatfinal.

Laju mengejutkan Islandia itu tidak lepas dari keberhasilan menahan imbang Portugal, yang lantas jadi kampiun, pada fase grup dan juga mengalahkan Inggris di babak 16 besar.

Dan Gudmundsson, yang sebelumnya juga sempat membela AZ Alkmaar, menilai Burnley memiliki ciri serupa dengan tim Islandia di Piala Eropa lalu.

“Semangat kebersamaan di tim Islandia sepertinya mirip dengan di sini, dengan semua orang saling bekerja untuk satu sama lain dan ini juga sebuah kelompok yang erat. Begitulah sepakbola. Ini olahraga tim dan di sini semua bekerja keras untuk satu sama lain,” katanya di Express.co.uk.

“Saya sudah pernah bermain di partai-partai besar Liga Europa dan juga dengan Islandia sehingga itu sudah pasti akan membantu saya ketika bermain untuk kali pertama di Premier League,” imbuh Gudmundsson yang selalu jadi starter di lima laga Islandia pada Piala Eropa lalu.

“Pengalaman adalah segalanya dan saya cukup memiliki hal tersebut sehingga saya pikir saya akan baik-baik,” sebut satu dari dua pemain dengan jumlah assist terbanyak di divisi Championship musim lalu itu.

Burnley menjuarai divisi Championship 2015-16 sehingga berhak tampil di Premier League musim depan. Di 2014–15, Burnley juga tampil di Premier League meski di akhir musim tersebut cuma bisa finis di posisi 18.

[Baca juga: Efek Leicester: Baru Promosi, Burnley Langsung ‘Diserbu’ Petaruh]

Buka Lembaran Baru, Remy Berharap Terbebas dari Cedera

Buka Lembaran Baru, Remy Berharap Terbebas dari Cedera

 

Buka Lembaran Baru, Remy Berharap Terbebas dari Cedera

Casino Bola – Pemain Chelsea Loic Remy membuka lembaran baru usai bisa kembali beraksi setelah cedera. Ia berharap cedera kini jauh-jauh darinya.

Akhir pekan lalu Remy tampil dalam 10 menit akhir laga friendly saat Chelsea kalah 0-2 dari klub Austria Rapid Vienna. Itulah penampilan pertamanya sejak cedera di markas Aston Villa pada bulan April.

Penampilan tersebut tak ayal bikin Remy gembira. Pemain yang direkrut Chelsea dari QPR pada musim panas 2014 itu berharap ada di awal lembaran baru dalam kariernya di Stamford Bridge.

“Menyenangkan bisa kembali dan buat saya amatlah penting agar tidak mendapat masalah cedera lagi musim ini,” ucap Remy di ChelseaFC.com.

“Masa persiapan menuju musim baru amatlah penting buat saya, sejauh ini saya merasa amat baik tapi sudah terlalu lama sejak saya main. Tahun lalu amatlah sulit buat saya karena banyaknya cedera tapi sekarang ada sebuah lembaran baru.

“Saya harap akan terbebas dari cedera dan menjalani musim yang lebih baik,” tuturnya.

 

Soal Rumor Masa Depan, Mata: Jangan Selalu Percaya Media Sosial dan Media

Soal Rumor Masa Depan, Mata: Jangan Selalu Percaya Media Sosial dan Media

 

Soal Rumor Masa Depan, Mata: Jangan Selalu Percaya Media Sosial dan Media

Casino Bola – Masa depan Juan Mata di Manchester United sedang dispekulasikan. Dia meminta agar jangan semua hal yang ada di media dan media sosial dipercaya sepenuhnya.

Kehadiran Jose Mourinho di jajaran staf The Red Devils membuat masa depan Mata menjadi tak jelas. Sebabnya, The Special One merupakan manajer yang mendepak Mata dari Chelsea.

Di musim panas ini, MU juga sudah mendatangkan pemain anyar untuk menambah amunisi serangan. Mereka sudah menggaet Henrikh Mkhitaryan untuk posisi gelandang serang.

Kendati sedang dispekukasikan, Mata tetap tenang. Dalam sebuah tanya jawab singkat dengan penggemar MU, Mata memberikan jawaban mengenai rumor masa depannya.

“Jangan percaya semua yang ada di sosial media dan media katakan,” kata Mata dalam video yang juga diunggah di Independent.

Bersama MU, Mata sudah bermain sebanyak 104 kali. Pemain asal Spanyol itu menyumbangkan sebanyak 26 gol untuk ‘Setan Merah’.

Kerja Keras Luke Shaw Sudah Bikin Mourinho Terkesan

Kerja Keras Luke Shaw Sudah Bikin Mourinho Terkesan

 

Kerja Keras Luke Shaw Sudah Bikin Mourinho Terkesan

Casino Bola – Luke Shaw berhasil membuat Jose Mourinho terkesan sebelum musim benar-benar bergulir. Pujian diberikan Mourinho atas kegigihan Shaw memulihkan cederanya.

Shaw harus absen selama tujuh bulan setelah mendapatkan cedera saat MU menghadapi PSV Eindhoven, September 2015. Shaw ditekel oleh Hector Moreno hingga tulang kaki kanannya patah.

Mulai bulan April tahun ini, Shaw kembali berlatih. Menjelang persiapan musim 2016/2017 eks pemain Southampton itu sudah pulih sepenuhnya.

Kerja keras Shaw mendapatkan pujian dari sang manajer, Mourinho. Orang Portugal itu mengatakan Shaw hanya perlu meningkatkan ketajaman dan kepercayaan diri.

“Saat saya melihat Luke di lapangan latihan, saya senang sebab saya sempat menilai dia tak siap untuk menjalani latihan tanpa batas. Ternyata dia sudah melakukan hal yang fantastis sepanjang musim panas ini. Bahkan, dia sudah mengorbankan liburannya,” kata Mourinho seperti dikutip Kickoff.

“Dia tetap berada di Manchester dan datang ke lapangan latihan tiap hari untuk meningkatkan kondisi fisiknya. Tentu saja, dia sedikit kehilangan ketajaman dan kepercayaan diri. Itu adalah hal yang normal, namun dia sudah bekerja keras,” tutur Mourinho.

Mourinho memang sudah lama menginginkan Shaw. Dia pernah membidik Shaw saat masih menjadi manajer Chelsea.