Bandar Judi Sbobet – Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini

Bandar Judi Sbobet – Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini – Bintang muda Manchester United, Anthony Martial, mencetak satu gol ketika membantu timnya menahan Leicester City di pekan lanjutan Premier League 2015-2016, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB. Meski gagal memberikan kemenangan, satu gol tersebut cukup membuat Martial jadi pemain terproduktif United musim ini.

Bandar Judi Sbobet - Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini

Statistik Opta Joe membeberkan, gol ke gawang Leicester adalah gol ke-15 Martial bagi United di seluruh kompetisi musim ini. Jumlah gol tersebut menempatkan pesepakbola berusia 20 tahun itu sebagai pencetak gol terbanyak Setan Merah untuk musim 2015-2016.

“15 – Anthony Martial telah mencetak 15 gol di semua kompetisi musim ini, lebih banyak dari pemain Manchester United mana pun. Devil,” tulis akun Twitter @OptaJoe, Senin (2/5/2016).

Dari 15 gol tersebut, jumlah gol terbanyak dicetak Martial di Premier League yakni sembilan. Sisanya masing-masing dua gol di Liga Champions dan FA Cup, serta masing-masing satu gol di Europa League dan Capital One Cup.

Di bawah Martial ada kapten Wayne Rooney yang sejauh ini sudah mencetak 14 gol. Berikutnya ada Juan Mata yang mencetak delapan gol dan disusul oleh Memphis Depay dan Marcus Rashford dengan masing-masing tujuh gol.

Judi Bola – Guus Hiddink Ingatkan Conte soal Tekanan di Chelsea

Judi Bola – Guus Hiddink Ingatkan Conte soal Tekanan di Chelsea – Manajer interim Chelsea, Guus Hiddink, mengingatkan kepada Antonio Conte tentang tekanan yang ada di The Blues. Conte harus bisa mengatasi tekanan terutama mengenai harapan berbagai pihak untuk mengembalikan kejayaan Chelsea.

Judi Bola - Guus Hiddink Ingatkan Conte soal Tekanan di Chelsea

London Biru mengarungi musim 2015-2016 dengan sangat buruk. Menjadi juara musim lalu, Chelsea seolah kehilangan taringnya untuk dapat bersaing di papan atas. Bahkan klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu sempat terdepak hingga posisi 14.

Keterpurukan Chelsea terus berlanjut dan berujung pada pemecetan manajer terdahulu yakni Jose Mourinho. Manajemen akhirnya menunjuk Hiddink sebagaicaretaker hingga akhir musim.

Meski perlahan Chelsea berhasil memperbaiki posisinya di tabel klasemen, tetap saja banyak orang yang menginginkan London Biru lebih kompetitif lagi musim depan. Oleh karena itu, sang pemilik, Roman Abramovic menunjuk Antonio Conte.

“Ya, tekanan selalu ada. Itu selalu tentang bagaimana Anda mengatasi tekanan, tapi selalu ada tekanan di klub-klub besar,” jelas Hiddink.

Ditunggu Final Coppa Italia, Juventus Tak Boleh Mengendur

Ditunggu Final Coppa Italia, Juventus Tak Boleh Mengendur

 

Ditunggu Final Coppa Italia, Juventus Tak Boleh Mengendur

Judi Bola – Tiga laga terakhir di Serie A musim ini sudah tak berarti apa-apa bagi Juventus. Meskipun demikian, La Vecchia Signora tak boleh mengendur karena mereka masih punya satu laga penting, yaitu final Coppa Italia.

Juventus telah memastikan diri memenangi scudetto musim ini di pekan ke-35. Mereka sudah aman dari kejaran Napoli kendati kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan.

Dengan demikian, laga melawan Carpi di Juventus Stadium, Minggu (1/5/2016), pun cuma menjadi laga formalitas bagi tim tuan rumah. Namun, Juve tetap mengejar kemenangan dan mengalahkan Carpi 2-0 lewat gol-gol Hernanes dan Simone Zaza.

“Ini adalah sebuah laga yang sulit jika mengingat perayaan yang kami lakukan pada pekan ini, karena di antara pesta dan waktu istirahat kami bisa saja kehilangan fokus,” ujar pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, kepada Mediaset Premium dan Sky Sport Italia.

Juventus masih punya dua laga sisa di Serie A, yaitu melawan Hellas Verona (8/5) dan Sampdoria (15/5). Setelahnya, mereka akan beradu kekuatan dengan AC Milan pada laga final Coppa Italia, 21 Mei mendatang.

“Jangan lupa kami punya final Coppa Italia melawan Milan pada 21 Mei. Jadi, kalau kami bersantai sekarang, akan sulit untuk kembali ke level kami. Kami harus tampil lebih baik lagi di laga tandang melawan Verona,” kata Allegri.

Hal senada diungkapkan oleh Hernanes, yang baru saja mencetak gol pertamanya sejak pindah dari Inter Milan ke Juventus.

“Pelatih mengingatkan kami mengenai target-target yang menunggu kami. Kami akan terus bekerja keras karena ada final pada 21 Mei dan kami semua sadar betapa pentingnya final itu. Musim belum berakhir,” kata Hernanes.

 

 

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

 

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

Judi Bola – Lazio mendapatkan beberapa hasil positif sejak ditangani oleh Simone Inzaghi. Inzaghi pun dinilai pantas untuk mendapatkan kontrak lebih lama di Biancocelesti.

Inzaghi, yang sekarang berusia 40 tahun, dipercaya melatih Lazio sejak 3 April lalu. Dia dikontrak hingga akhir musim ini untuk menggantikan Stefano Pioli yang dipecat. Sebelum diangkat sebagai pelatih tim utama Lazio, Inzaghi adalah pelatih tim primavera di klub tersebut.

Inzaghi sejauh ini telah memimpin Lazio dalam lima pertandingan. Dia memberi tiga kemenangan dan dua laga lainnya berujung kekalahan. Pada pertandingan terakhir, Lazio mengalahkan Inter Milan 2-0 di Olimpico, Senin (2/5/2016) dinihari WIB, lewat gol-gol Miroslav Klose dan Antonio Candreva.

Lazio sekarang menduduki posisi kedelapan di klasemen sementara Serie A dengan koleksi 51 poin dari 36 partai.

“Kami bekerja keras pekan ini untuk mempersiapkan diri dan saya bangga dengan para pemain saya. Apa artinya kemenangan ini untuk masa depan saya? Saya tak tahu, saya hanya bekerja dengan staf saya demi melakukan yang terbaik,” ujar Inzaghi kepada Mediaset Premium.

Candreva berharap Inzaghi masih akan melatih Lazio pada musim depan. Menurutnya, Inzaghi pantas mendapatkan kesempatan.

“Kami punya tren positif menjelang akhir musim dan pelatih mengirimkan ide-ide bagus ke tim. Dia pantas mendapatkan masa depan cerah,” ujar Candreva.

“Saya bukan orang yang memutuskan apakah dia bertahan atau tidak. Namun, saya berharap dia bertahan karena dia memang pantas,” katanya.

Villarreal Kembali ke Liga Champions

Villarreal Kembali ke Liga Champions

 

Villarreal Kembali ke Liga Champions

Judi Bola – Villarreal akan menjadi salah satu wakil Spanyol di Liga Champions musim depan. The Yellow Submarine telah memastikan diri finis di zona empat besar La Liga musim ini.

Kepastian tersebut didapat Villarreal setelah mereka mengalahkan Valencia 2-0 di Mestalla, Senin (2/5/2016) dinihari WIB. Dua gol Villarreal dicetak oleh Samu pada menit ke-14 dan Adrian pada menit ke-33.

Dalam catatan Opta, itu adalah kemenangan pertama Villarreal pada pertandingan liga di Mestalla sejak 2007.

Villarreal kini menempati posisi keempat di klasemen sementara La Liga dengan perolehan 64 poin dari 36 pertandingan. Tim besutan Marcelino itu unggul enam poin atas Athletic Bilbao yang berada di posisi kelima.

Dengan sisa dua pertandingan, Athletic sebenarnya masih punya peluang untuk menyamai poin Villarreal. Namun, Villarreal unggul head-to-head atas Athletic sehingga mereka aman di posisi keempat. Villarreal menyusul Barcelona, Atletico Madrid, dan Real Madrid yang lebih dulu lolos ke Liga Champions.

Terakhir kali Villarreal tampil di Liga Champions adalah pada musim 2011/2012, saat mereka terhenti di fase grup. Saat itu, mereka finis di bawah Bayern Munich, Napoli, dan Manchester City.

Prestasi terbaik Villarreal di Liga Champions adalah menembus semifinal pada musim 2005/2006. Saat itu, mereka yang masih dilatih Manuel Pellegrini juga tersingkir di tangan Arsenal.

Musim depan, Villarreal akan memulai kiprahnya di Liga Champions dari babak playoff. Akan tetapi, mereka bisa saja langsung menembus fase grup andai menjadi juara Liga Europa musim ini. Villarreal lolos ke semifinal Liga Europa dan menang 1-0 atas Liverpool di leg pertama.

Bandar Bola – Mane Kembali Bawa Soton Menjauh

Bandar Bola – Mane Kembali Bawa Soton MenjauhTuan rumah berhasil memperlebar keunggulan di menit 57 melalui Sadio Mane. Memanfaatkan kemulut hasil sepak pojok Steven Davis, Mane berhasil menceploskan bola ke gawang Joe Hart.

Bandar Bola - Mane Kembali Bawa Soton Menjauh

Susunan Pemain

Southampton: Forster; Bertrand, Jose Fonte, Van Dijk, Martina; Clasie, Wanyama; Tadic, Davis, Mane; Long

Manchester City: Hart, Zabaleta, Otamendi, Mangala, Kolarov; Delph, Fernandinho, Nasri, Sterling; Iheanacho, Bony

Bandar Judi Sbobet – Juve Ingin Kombinasikan Pemain Muda

Bandar Judi Sbobet – Juve Ingin Kombinasikan Pemain Muda – Direktur Umum Juventus, Beppe Marotta, membantah kabar klubnya tertarik untuk mendatangkan gelandang muda milik Valencia, Andre Gomes. Menurut Marotta, dirinya lebih tertarik mengombinasikan pemain muda dan senior yang ada saat ini.

Bandar Judi Sbobet - Juve Ingin Kombinasikan Pemain Muda

Marotta menambahkan, dirinya lebih tertarik mendatangkan pemain-pemain macam Daniele Rugani yang didatangkan musim lalu. Saat dibeli dari Empoli,Rugani masih berusia 20 tahun.

“Kami tidak memiliki tujuan seperti itu, kami hanya ingin melihat pasar untuk mencari peluang.

“Rencana kami membawa pemain muda, seperti Daniele Rugani. Kami akan mencoba mendatangkan pemain yang memiliki penglaman internasional, membuat kombinasi yang baik,” terangnya.

Skuad Juve saat ini memang dihuni kombinasi pemain muda dan senior yang berjalan dengan sangat baik. Buktinya, Bianconeri berhasil menyegel gelar scudetto yang kelima secara beruntun meski saat itu liga masih menyisakan tiga pertandingan.

Ritme Atletico Jelek di Awal

Ritme Atletico Jelek di Awal

 

Ritme Atletico Jelek di Awal

Madrid – Atletico Madrid sukses meraih kemenangan 1-0 ketika bertanding menghadapi Rayo Vallecano. Kendati begitu, mereka memulai dengan buruk.

Tampil di tengah-tengah dua leg semifinal Liga Champions, yang mana leg II akan dihelat tengah pekan depan, Atletico turun dengan sejumlah pemain pelapis. Tidak ada nama-nama seperti Antoine Griezmann, Augusto, Filipe Luis, Fernando Torres, ataupun Koke di starting XI.

Tidak ada pula Diego Simeone di bench. Pelatih Atletico asal Argentina itu dilarang menemani timnya di pinggir lapangan setelah diskors hingga akhir musim lantaran ulahnya pada laga melawan Malaga sepekan silam.

Kala melawan Malaga, Simeone diduga meminta ball boy melempar bola masuk ke lapangan, tepat ketika Malaga sedang melakukan serangan balik. Imbasnya, serangan balik tersebut pun gagal.

[Baca Juga: Banding Ditolak, Simeone Tetap Absen Dampingi Atletico Hingga Akhir Musim]

Tanpa Simeone, Atletico ditemani oleh asisten pelatih mereka, German Burgos. Di babak kedua, ketika kedudukan tak juga berubah, Griezmann pun dimasukkan. Pada akhirnya, pemain depan asal Prancis itulah yang mencetak gol kemenangan Atletico.

“Ritme para pemain yang memulai pertandingan ini tidak begitu bagus. Tapi, itu wajar karena mereka jarang bermain bersama,” ujar Griezmann seperti dilansir Marca.

“Tapi, mereka berusaha sebisa mungkin untuk memenangi laga ini, sama seperti tiap-tiap pemain di tim ini yang diminta untuk main.”

Atletico sempat memimpin klasemen selama beberapa jam, sampai akhirnya Barcelona menang atas Real Betis. Saat ini, Atletico dan Barca sama-sama mengoleksi nilai 85.

 

Jawaban Bale Atas Kepercayaan Zidane

Jawaban Bale Atas Kepercayaan Zidane

 

Jawaban Bale Atas Kepercayaan Zidane

San Sebastian – Tanpa Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, Gareth Bale adalah andalan utama Zinedine Zidane di lini depan. Zidane layak puas, Bale menjawab kepercayaannya dengan baik.

Bertanding di Anoeta, markas milik Real Sociedad, Sabtu (30/4/2016) dini hari WIB, Real Madrid meraih kemenangan tipis 1-0. Satu-satunya gol Madrid pada laga tersebut dicetak oleh Bale.

Gol Bale itu penting untuk menjaga kans juara Madrid tetap terbuka. Saat ini Madrid mengoleksi nilai 84, tertinggal satu poin di belakang Barcelona dan Atletico Madrid. Dengan dua laga tersisa, masih ada asa buat Los Blancos untuk menjadi juara.

Bale sendiri sedang panas-panasnya. Dalam lima pertandingan terakhirnya bersama Madrid, pemain asal Wales itu sudah mencetak empat gol.

“Saya turut senang untuk Bale tiap kali ia main dan mencetak gol,” ujar Zidane seperti dilansir Football Espana.

Bale tampil dengan ditemani Lucas Vazquez dan Borja di lini depan. Sebagai salah satu anggota dari trisula utama Madrid, BBC, ia menunjukkan bahwa dirinya layak diandalkan.

Zidane sendiri menyebut bahwa peran Bale sama krusialnya dengan Ronaldo. “Bale bisa melakukan apa yang dilakukan Cristiano dengan jumlah kesempatan tampil lebih banyak,” ucap Zidane, merujuk lamanya Bale absen musim ini lantaran cedera.

“Kebugarannya berangsur-angsur membaik dan dia amat penting buat kami. Dia sudah mencetak gol yang krusial,” kata Zidane.

Zidane Puas Rotasi Berjalan Lancar

Zidane Puas Rotasi Berjalan Lancar

 

Zidane Puas Rotasi Berjalan Lancar

Bandar Judi – Real Madrid tengah menjalani periode padat nan krusial. Oleh karenanya, melakukan rotasi pemain adalah sesuatu yang harus dilakukan Zinedine Zidane.

Madrid tengah berusaha untuk menjaga kans menjuarai La Liga tetap hidup. Di sisi lain, mereka juga sedang berusaha untuk bisa lolos ke final Liga Champions. Fokus pun jadi terbagi.

Sabtu (30/4/2016) malam WIB, Madrid menghadapi Real Sociedad di Anoeta dengan laga melawan Manchester City di leg II semifinal Liga Champions, yang akan dihelat tengah pekan depan, membayangi. Zidane harus putar otak. Sebab, selain beberapa bintangnya –seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema– cedera, ia juga harus memikirkan kondisi kebugaran pemain-pemain utama yang ada saat ini.

Oleh karenanya, ia memilih menurunkan beberapa pemain pelapis di starting XI pada laga melawan Sociedad. Gareth Bale masih dimainkan, tapi kali ini ditemani oleh Lucas Vazquez dan Borja. Mateo Kovacic juga sempat dimainkan, kendati baru masuk pada menit ke-85.

“Rotasi berarti semuanya dapat kesempatan main, dan itu penting. Buat seorang pelatih yang punya 20 atau 21 pemain, ini krusial,” ujar Zidane seperti dilansir Football Espana.

“Kami bermain tiga hari sekali dan cukup sulit untuk mempertahankan level kami. Semuanya bermain dan memenuhi apa yang dituntut dari mereka. Itulah bagusnya tim ini,” kata pelatih asal Prancis ini.

Madrid sempat naik ke puncak klasemen setelah menang 1-0 atas Sociedad. Namun, begitu Atletico Madrid dan Barcelona meraih kemenangan, mereka kembali turun ke posisi ketiga.

Kans Madrid menjuarai La Liga belum tertutup. Saat ini mereka mengoleksi nilai 84, hanya tertinggal satu poin di belakang Barca dan Atletico. Dengan dua laga tersisa, segala kemungkinan masih terbuka.