Prancis Umumkan Skuat Piala Eropa, Ada Kante dan Payet

Prancis Umumkan Skuat Piala Eropa, Ada Kante dan Payet

 

Prancis Umumkan Skuat Piala Eropa, Ada Kante dan Payet

Agen Maxbet – Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps sudah mengumumkan skuat final untuk ajang Piala Eropa mendatang. Beberapa nama top ada di dalam tim Les Bleus termasuk gelandang andalannya Paul Pogba.

Deschamps mengumumkan 23 nama yang akan tampil di turnamen tersebut, Jumat (13/5/2016) dinihari WIB ini. Relatif tak banyak kejutan di dalam skuat tersebut.

Tak ada nama Karim Benzema dan Mathieu Valbuena yang dicoret sejak awal karena masih tersangkut kasus pemerasan terkait video seks.

Beberapa nama top seperti Pogba, Olivier Giroud, Antoine Griezmann, Hugo Lloris, Patrice Evra, Laurent Koscielny, Yohan Cabaye, Blaise Matuidi, dan Lass Diarra masuk dalam daftar tersebut.

N’Golo Kante dan Dimitri Payet yang tampil cemerlang di Premier League musim ini mendapat kesempatan main di turnamen internasional pertamanya. Kante berjasa besar mengantarkan Leicester City juara liga, sementara Payet langsung jadi andalan West Ham United.

Di lini serang, Andre Pierre Gignac yang main di Liga Meksiko bersama Tigres dipanggil, menyingkirkan Hatem Ben Arfa (Nice) dan Alexandre Lacazette (Lyon) yang tampil oke di Liga Prancis.

Anthony Martial berbekal penampilan gemilangnya di musim pertama berseragam Manchester United juga dipanggil. Namun, rekan setimnya Morgan Schneiderlin hanya ada dalam daftar tunggu. Demikian juga dengan Kingsley Coman yang dalam periode positif musim ini bersama Bayern Munich.

Prancis tergabung di Grup A bersama Albania, Swiss, dan Rumania. Selaku tuan rumah, mereka akan menghadapi Rumani di laga pembuka 10 Juni mendatang.

Kiper: Hugo Lloris (Tottenham), Steve Mandanda (Marseille), Benoit Costil (Rennes)

Bek: Lucas Digne (Roma), Patrice Evra (Juventus), Christophe Jallet (Lyon), Laurent Koscielny (Arsenal), Eliaquim Mangala, Bacary Sagna (Manchester City), Jeremy Mathieu (Barcelona), Raphael Varane (Real Madrid)

Gelandang: Yohan Cabaye (Crystal Palace), Lass Diarra (Marseille), N’Golo Kante (Leicester), Blaise Matuidi (PSG), Paul Pogba (Juventus), Moussa Sissoko (Newcastle)

Penyerang: Kingsley Coman (Bayern Munich), Andre-Pierre Gignac (Tigres), Olivier Giroud (Arsenal), Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Anthony Martial (Manchester United) Dimitri Payet (West Ham)

Daftar tunggu: Alphonse Areola (Villarreal), Hatem Ben Arfa (Nice), Kevin Gameiro (Sevilla), Alexandre Lacazette (Lyon), Adrien Rabiot (PSG), Morgan Schneiderlin (Manchester United), Djibril Sidibe (Lille), Samuel Umtiti (Lyon)

 

Mourinho: Trofi Liga Champions Bisa Hapus ‘Dosa’ Benitez di Madrid

Mourinho: Trofi Liga Champions Bisa Hapus ‘Dosa’ Benitez di Madrid

 

Mourinho: Trofi Liga Champions Bisa Hapus Dosa Benitez di Madrid

Agen Maxbet – Real Madrid punya awal musim yang buruk bersama Rafael Benitez. Hanya trofi Liga Champions yang bisa menghapus dosa mantan pelatihnya tersebut.

Madrid di awal musim ini kedatangan Benitez sebagai pengganti untuk Carlo Ancelotti. Awalnya Benitez mampu membawa Madrid melaju apik dan menguasai puncak klasemen.

Namun, menyusul hasil kurang memuaskan yang diterima Madrid sejak bulan Oktober, permainan tim yang kurang eksplosif serta ketidakharmonisan hubungan dengan pemain bintang, Benitez pun kehilangan pekerjaan di awal tahun.

Lalu datanglah Zinedine Zidane yang awalnya diragukan bisa membangkitkan tim mengingat minimnya pengalaman melatih. Namun, Zidane menjawab keraguan dengan mengantarkan tim ke final Liga Champions dan bersaing dengan Barcelona untuk trofi La Liga hingga pekan terakhir.

Terkait beratnya peluang menjadi juara liga karena nasib mereka ada di tangan Barca, maka juara Liga Champions bakal jadi penutup manis bagi musim Madrid yang naik-turun.

“Zidane datang telat di pertengahan musim tapi dia punya peran penting dalam mengubah dinamika di dalam klub,” ujar mantan pelatih Madrid Jose Mourinho seperti dikutip Soccerway.

“Jika Zidane memenangi Liga Champions maka semua orang akan melupakan segala masalah yang terjadi di klub sebelum Natal, sebelum pergantian pelatih, dan orang-orang hanya akan mengingat gelar Liga Champions ke-11,” sambungnya.

“Zidane sudah meloloskan timnya ke final dan untuk tim dengan awal musim yang berbeda ketimbang sekarang, maka ini adalah kesempatan luar biasa untuk menghapus segala keburukan musim ini.”

Madrid akan menghadapi Atletico Madrid pada laga final yang dihelat di San Siro 28 Mei mendatang.

Alonso Berharap Bisa Tampil di Final DFB-Pokal

Alonso Berharap Bisa Tampil di Final DFB-Pokal

 

Alonso Berharap Bisa Tampil di Final DFB-Pokal

Agen Maxbet – Final DFB-Pokal tinggal berjarak kurang dari sepuluh hari. Gelandang Bayern Munich Xabi Alonso tengah bertarung dengan waktu agar fit untuk tampil di laga itu.

Laga final DFB-Pokal yang mempertemukan Bayern selaku juara bertahan dan Borussia Dortmund akan dihelat di Olympiastadion Berlin pada 21 Mei mendatang. Sebeum laga itu, Bundesliga akan menyelesaikan musimnya akhir pekan ini.

Salah satu pemain dari kedua kubu yang dipastikan sedang was-was adalah Alonso. Pasalnya gelaandang asal Spanyol itu tengah dalam perawatan cedera tulang rusuk yang didapat saat Bayern menang 2-1 di kandang Ingolstadt pekan lalu.

Alonso ditarik keluar di babak pertama dan sampai sekarang belum berlatih. Hal ini membuatnya diragukan tampil di laga tersebut. Meski demikian Alonso tak mau patah arang dan bertekad memainkan laga terakhir bersama Pep Guardiola di Bayern.

“Saya masih sedikit merasakan sakit,” ujar Alonso di situs resmi klub.

“Tapi saya berharap bisa pulih tepat waktu untuk final pekan depan,” sambungnya.

Alonso tampil 38 kali di seluruh kompetisi musim ini dengan torehan dua gol serta dua assist. Dia rata-rata melepaskan 0,7 tembakan per laga, 90,9 akurasi passing, 1,7 umpan kunci per laga, 90,3 passing per laga, dan lima long ball per laga.

 

Opsi untuk Guendogan: Tinggalkan Dortmund atau Teken Kontrak Jangka Panjang

Opsi untuk Guendogan: Tinggalkan Dortmund atau Teken Kontrak Jangka Panjang

 

Opsi untuk Guendogan: Tinggalkan Dortmund atau Teken Kontrak Jangka Panjang

Agen Maxbet – Borussia Dortmund punya dua opsi untuk Ilkay Guendogan, yaitu pergi di musim panas atau memperpanjang kontraknya di klub, tapi dengan durasi yang lama.

Dortmund dipastikan kehilangan kaptennya, Mats Hummels, di musim depan setelah memilih bergabung Bayern Munich. Kini, Die Borussen tak mau melepas pemain-pemain bintangnya lebih lanjut karena mereka akan kembali ke Liga Champions.

Masa depan Guendogan belakangan ini ramai dipertanyakan menyusul pertemuan agen si pemain dengan direktur Manchester City. Menurut laporan media-media Jerman, kesepakatan Guendogan ke City akan selesai pada akhir musim ini.

Akan tetapi, situasinya kini rumit. Gelandang Jerman itu mengalami cedera lutut parah yang memastikan dia menyudahi musim 2015-16 lebih cepat sekaligus absen di Piala Eropa 2016. Sampai sekarang pun belum bisa dipastikan kapan Guendogan akan bermain lagi.

Di musim panas lalu, Guendogan hanya memperpanjang kontraknya selama semusim yang berakhir pada 2017. Andai Guendogan memilih bertahan, maka Dortmund tidak akan memberi dia kontrak jangka pendek lagi.

“Saya sudah berbicara dengan dia. Dia sangat terpukul setelah mengalami cedera serius lainnya. Dia tahu bahwa kami akan ada untuk dia,” kata CEO Dortmund Hans-Joachim Watzke kepada Ruhr Nachricten.

“Ada dua opsi, yang sudah kami diskusikan dengan Ilkay untuk sementara ini,” sambung dia.

“Antara dia pergi atau dia tetap tinggal dan memperpanjang kontraknya, tapi kontrak itu mesti jangka panjang.”

Mantan Presiden Barca Kecam Madrid Terkait Munculnya Klaim Percobaan Suap

Mantan Presiden Barca Kecam Madrid Terkait Munculnya Klaim Percobaan Suap

 

Mantan Presiden Barca Kecam Madrid Terkait Munculnya Klaim Percobaan Suap

Agen Maxbet – Klaim suap muncul menjelang “final” La Liga akhir pekan ini. Seorang mantan presiden Barcelona pun mencak-mencak, dengan Real Madrid jadi sasarannya.

Perebutan titel La Liga musim ini akan ditentukan pada jornada 38 di akhir pekan. Yang bersaing adalah dua rival abadi, Barcelona dan Real Madrid; Barca dijamu Granada, Madrid menyambangi Deportivo La Coruna.

Menjelang pekan krusial tersebut muncul klaim bahwa Barca, pemuncak klasemen sementara dengan keunggulan satu angka dari Madrid, sudah berusaha menyuap para pemain Granada dan ofisial untuk pertandingan tersebut.

Salah satu yang kemudian bereaksi, dengan keras, adalah Joan Gaspart yang merupakan presiden Barca pada periode 23 Juli 2000-12 Februari 2003. Madrid menjadi sasaran kemarahannya.

“Satu-satunya hal yang dilakukan Real Madrid adalah merusak sepakbola,” katanya kepada suratkabar Spanyol Ara yang dilansir Soccerway.

“Saya akan merasa kalau jadi pemain Granada, karena itu seperti menyindir bahwa saya bisa dibeli. Ini merupakan sebuah praktik tak pantas.

“Saya percaya pada sepakbola dan kejujurannya. Tapi kalau memang ditemukan bukti seputar hal itu, melalui penyelidikan menyeluruh, maka klub yang terlibat haruslah dihukum,” tegasnya.

Pria 71 tahun yang kini menjadi wakil presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) itu kemudian juga membahas sebuah kejadian pada 1992, yang melibatkan Barca dan Madrid.

Ketika itu Barca dituduh sudah membayar Tenerife 7 juta euro setelah mereka mengalahkan Madrid di hari terakhir musim tersebut, yang membuat El Barca menyalip El Real dan juara La Liga.

“Siapa pun yang mengatakan itu adalah seorang pembohong. Yang dilakukan Barcelona ketika itu hanyalah mengundang Tenerife ke (trofi pramusim) Gamper, tidak satu euro pun diberikan,” tegas Gaspart.

‘Barca Bukan Hanya Lawan Granada, tapi Juga Lawan Diri Sendiri’

‘Barca Bukan Hanya Lawan Granada, tapi Juga Lawan Diri Sendiri’

 

Barca Bukan Hanya Lawan Granada, tapi Juga Lawan Diri Sendiri

Agen Maxbet – Barcelona akan melawan Granada di laga penentuan gelar juara La Liga. Javier Mascherano menyadari adanya faktor psikologis yang bisa saja mempengaruhi Barca.

Setelah Atletico Madrid dikalahkan Levante pada akhir pekan lalu, Barca tinggal bersaing dengan Real Madrid. Kedua rival abadi ini hanya terpaut satu angka saja. Oleh karena itu, Blaugrana mesti menang di Los Carmenes untuk mempertahankan mahkota juaranya.

Secara teori hal itu tidak sulit dilakukan. Statistik menunjukkan Barca cuma sekali kalah dari Granada dalam sembilan pertemuannya di liga. Namun, satu-satunya kekalahan itu terjadi di markas Granada dengan skor 0-1 pada April 2014.

Setelah Granada, Barca masih akan melakoni final Copa del Rey melawan Sevilla di tengah pekan depan. Barca mesti bisa mengatasi tekanan.

“Akhirnya, kami tidak hanya melawan oposisi [Granada] tapi juga diri sendiri,” ujar gelandang Barcelona itu kepada ESPN.

“Kami adalah sebuah unit dan tahu bahwa semuanya tergantung pada kami, itu akan menjadi sebuah pertandingan yang berat seperti lawan-lawan lain yang kami hadapi dalam beberapa pekan terakhir.”

“Tidak boleh ada kesalahan sedikitpun, dan itu artinya kami akan mencoba memberikan penampilan sebaik mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” cetus Mascherano.

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

 

 

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Banda Judi – Juergen Klopp akan menjalani pertandingan ke-50 sebagai manajer Liverpool dinihari nanti. Klopp tampak sukar percaya sudah sampai ke angka itu.

Klopp didatangkan ke Anfield pada 8 Oktober 2015 lalu untuk menempati posisi yang sebelumnya ditempati oleh Brendan Rodgers. Sejauh ini peracik taktik asal Jerman itu sudah menjalani 49 laga di posisinya.

Dari 49 pertandingan sebagai manajer The Reds, mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund itu mencatatkan 23 kemenangan, dalam persentase 46,9%, selain 15 hasil seri dan 11 kekalahan.

Partai ke-50 sebagai manajer Liverpool akan dijalani Klopp dalam sebuah laga kandang ketika menjamu Chelsea dalam partai Premier League, Kamis (16/5/2016) dinihari WIB.

“Untuk 50 pertandingan biasanya Anda butuh 1,5 musim dan kami masih punya laga sisa di musim ini. Anda tetap terjaga berkat apa yang harus dilakukan,” ucap Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Sejauh ini perjalanannya intens tapi juga menyenangkan. Segalanya baru, yang senantiasa menarik dan saya tak percaya waktu berlalu sedemikian cepat. Saya takkan punya masalah untuk liburan, tapi saya juga menantikan tiga pertandingan berikutnya,” sebutnya.

Selain lawan Chelsea, Liverpool musim ini masih akan menghadapi West Bromwich Albion yang jadi laga penutupnya di Premier League 2015-16. Satu partai lain dijalani di final Liga Europa lawan juara bertahan dua kali Sevilla.

Immobile Berharap Bisa ke Piala Eropa

Immobile Berharap Bisa ke Piala Eropa

 

Immobile Berharap Bisa ke Piala Eropa

Bandar Judi – Penyerang Torino, Ciro Immobile, berharap bisa dipanggil ke skuat tim nasional Italia untuk Piala Eropa. Dia ingin dipanggil bersama rekan duetnya di skuat Il Toro Andrea Belotti.

Sejak kembali ke Torino pada bulan Januari lalu, Immobile kembali bermain oke. Dia sudah menyumbangkan lima gol untuk tim asal kota Turin itu. Immobile pun sudah dipanggil timnas Italia lagi setelah lama tak mendapatkan undangan menjadi anggota skuat Gli Azzurri.

Dipersiapkan untuk melakoni pertandingan Italia melawan Spanyol dan Jerman, Immobile batal bergabung karena mengalami cedera. Kini, dia berharap untuk mendapatkan panggilan lagi untuk ajang empat tahunan yang akan berlangsung di Paris.

“Saya berterima kasih pada Torino, pelatih, dan semua tim yang sudah membantu saya kembali ke Nazionale sebelum derby melawan Juventus. Tapi sialnya, saya mengalami cedera,” kata Immobile di Football Italia.

“Sekarang akan datang pertandingan yang penting untuk saya, dan saya akan mencoba mengerahkan kemampuan terbaik.”

“Sementara untuk masa depan saya, saya hanya bisa bilang bahwa saya bahagia di Torino, tapi yang penting saat ini adalah untuk mengakhiri musim setinggi-tingginya.”

“Bersama dengan Belotti, kami sudah melakukan hal yang luar biasa dan Josef Martinez juga bermain bagus. Paradoksnya, tim nyaris bermain bagus tanpa saya,” imbuhnya.

Clattenburg Ditunjuk Jadi Wasit Final Liga Champions

Clattenburg Ditunjuk Jadi Wasit Final Liga Champions

 

Klopp: Sturridge Siap Main di Piala Eropa

Bandar Judi – UEFA sudah menunjuk wasit yang akan memimpin laga final Liga Champions. Mereka menunjuk pengadil asal Inggris, Mark Clattenburg, untuk memimpin laga final Liga Champions.

Laga final Liga Champions menyajikan laga derby Madrid antara Real Madrid melawan Atletico Madrid. Stadion San Siro, Milan, akan menjadi tuan rumah laga puncak turnamen level teratas antarklub Eropa itu pada 28 Mei mendatang.

UEFA sudah mengumumkan penunjukkan Clattenburg itu secara resmi. Mereka juga menyertakan asisten wasit yang akan membantu wasit berusia 41 tahun itu.

“Pertandingan akan dipimpin oleh wasit 41 tahun asal Inggris, Mark Clattenburg, yang sudah menjadi wasit internasional sejak tahun 2007,” ujar pernyataan resmi UEFA itu.

“Musim ini dia sudah memimpin enam pertandingan Liga Champions dan dua pertandingan Liga Europa, termasuk pertandingan leg pertama semifinal saat Atletico Madrid berhadapan dengan Bayern Munich (1-0) di Spanyol.”

“Di Milan, Mark Clattenburg akan dibantu oleh dua rekan senegaranya Simon Beck dan Jake Collin. Ofisial keempat akan dipegang oleh Viktor Kassal asal Hongaria dan dua asisten wasit tambahan, Anthony Taylor dan Andre Marriner, yang juga berasal dari Inggris. Seorang cadangan asisten wasit –Stuart Burt– melengkapi tim wasit,” imbuh pernyataan resmi itu.

Bagi Clattenburg ini merupakan dua pekan secara berurutan memimpin pertandingan final. Dia juga menjadi pengadil laga final Piala FA antara Crsytal Palace melawan Manchester United yang akan dihelat pada 21 Mei di Stadion Wembley.

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Casino OnlineDiafra Sakho berhasil membuka keunggulan West Ham United atas Manchester United saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Memanfaatkan umpan tarik Manuel Lanzini, dengan sekali kontrol, Sakho melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang De Gea.

Susunan Pemain:

West Ham United: Randolph; Antonio, Reid, Ogbonna, Cresswell; Noble, Kouyate, Lanzini, Payet; Sakho, Carroll

Manchester United: De Gea, Valencia, Smalling, Blind, Rojo, Herrera, Schneiderlin, Rooney, Mata, Rashford, Martial