Evan Dimas Cerita Pengalamannya Berlatih di Spanyol

Evan Dimas Cerita Pengalamannya Berlatih di Spanyol

Evan Dimas Cerita Pengalamannya Berlatih di Spanyol

Agen Bola – Setelah tiga bulan menjalani latihan di Spanyol, Evan Dimas pulang ke Indonesia. Mantan kapten timnas Indonesia U-19 itu mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari Negeri Matador itu.

Evan menjalani latihan bersama Espanyol B sejak Februari lalu. Dia baru tiba di Jakarta pada Kamis (19/5) pagi ini. Namun, Evan tidak langsung pulang ke Surabaya, tapi terlebih dulu bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Evan mengakum sepakbola di Indonesia dengan di Spanyol sangat berbeda jauh. Mulai dari fasilitasnya hingga hal kecil seperti makanan yang dimakan oleh pemain. Meski terkendala bahasa, dia selalu berusaha mencari tahu tentang sepakbola Spanyol.

“Di sana, saya sempat bicara sama kapten Espanyol A (Javi Lopez, red). Saya bilang sepakbola Indonesia sangat berbeda sekali dengan Spanyol. Lalu dia bilang fasilitas diutamakan dulu, baru yang lainnya,” cerita Evan kepada wartawan.

Dari segi makanan juga sangat berbeda. Di Spanyol, kata Evan, pemain selalu makan teratur dan dibatasi makan nasi. Selama tiga bulan di sana, pemain 20 tahun itu bahkan mengalami kenaikan berat badan dari 58 kg menjadi 62.

“Di sana banyak makanan yang bergizi. Biasanya di sini makan sambel, makan tidak teratur. Tapi, di sana makan teratur, karena itu sangat berpengaruh ketika bermain di atas lapangan.”

“Perut saya dibilang kurang bagus. Disarankan jangan banyak nasi. Seharusnya makan salad, ikan, ayam, karena kalau latihan gerak, tapi makannya nasi, sama saja. Di sana saya juga dilatih fitnes terus, sedangkan di sini jarang sekali,” ungkap Evan.

Evan pun mengaku akan menerapkan ilmu dan pengalamannya selama di Spanyol kepada rekan-rekannya. Dia berharap ada dampak positif dari pembelajarannya selama ini.

“Saya tidak bisa menerapkan secara langsung atau secara permainan. Tapi, secara pelan-pelan saya coba komunikasikan ke teman-teman, kasih pencerahan ke teman-teman bahwa sepakbola yang benar kayak gimana. Saya berusaha membawa yang baik ke sini agar sepakbolanya lebih baik.”

“Saya tidak pernah kapok. Karena saya dapat pengalaman. Tidak semua bisa mendapatkan pengalaman seperti saya. Semoga ke depannya, banyak pemain yang diberikan kesempatan dan pemerintah bisa memperbaiki fasilitas sepakbolanya,” kata Evan.

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Bandar BolaJames Rodriguez memang sedang melalui masa-masa suram sebagai pemain Real Madrid di musim 2015-2016. Terhitung bintang Timnas Kolombia itu hanya bermain sebanyak 32 laga dengan torehan delapan gol serta 10 assist-nya untuk skuad Los Merengues.

Dengan situasi tersebut membuat masa depan James di Skuad Madrid semakin gencar dispekulasikan keberadaannya. Terlebih dengan munculnya kabar bahwa dua klub elite Premier League, Arsenal dan Manchester United, siap menampung James di musim panas 2016.

Meski begitu, para pendukung Madrid tampaknya tidak perlu risau bakal kehilangan satu pemain bintang di dalam skuadnya musim depan. Sebab menurut kabar yang saat ini sedang beredar, manajemen Madrid sudah menemukan kandidat sebagai suksesor James di skuadnya.

Menurut laporan Goal, Rabu (18/5/2016), sosok yang dimaksud adalah pemain bintang milik West Ham United, yakni Dimitri Payet. Kubu Los Blancos kabarnya tertarik mendapatkan jasa pemain Timnas Prancis itu usai melihat performa apiknya di sepanjang musim ini.

Tercatat, Payet sudah bermain sebanyak 32 pertandingan dengan mampu menyumbangkan 12 gol serta 15 assist untuk klub berjuluk The Hammers tersebut di sepanjang musim ini. Untuk bisa mengamankan tanda tangan Payet, kubu Madrid pun sudah menyiapkan dana besar.

Mereka disebut-sebut bakal menawarkan uang senilai 45 juta pounds atau sekira Rp870 miliar kepada manajemen West Ham. Jika melihat besarnya tawaran dari Madrid itu, maka sulit bagi kubu West Ham menolak melepas salah satu pemain andalannya tersebut di bursa transfer mendatang.

Del Bosque Cuma Mau Bawa Pemain yang Fit ke Prancis

Del Bosque Cuma Mau Bawa Pemain yang Fit ke Prancis

 

 

Del Bosque Cuma Mau Bawa Pemain yang Fit ke Prancis

Agen Poker – Pelatih Timnas Spanyol Vicente Del Bosque menegaskan hanya ingin membawa pemain yang fit ke Piala Eropa 2016. Itulah alasan sejumlah pemain bintang dicoret.

Del Bosque baru saja mengumumkan skuat sementara ‘Tim Matador’ yang akan dibawa ke Prancis musim panas ini. Dari 27 nama tersebut, tidak ada nama-nama top seperti Diego Costa, Juan Mata, Santi Cazorla, dan Paco Alcacer.

Kecuali Cazorla yang memang absen dalam lima bulan terakhir karena cedera lutut, Costa, Mata, dan Alcacer sebenarnya masih punya peluang untuk dibawa.

Namun, Del Bosque punya penilaian berbeda karena menurutnya ketiga pemain itu tidak dalam kondisi fit sehingga dia pun harus menepikannya.

“Kami mengevaluasi seluruh situasi. Pada prinsipnya kami tidak ingin menggantungkan harapan pada pemain yang tidak dalam kondisi terbaik. Ada dua pemain memang yang cedera, yakni Lucas Vazquez dan David Silva,” ujar Del Bosque di situs resmi tim Spanyol.

“Satu-satunya yang saya ajak bicara adalah Sergio Asenjo, untuk mengetahui kondisi fisiknya. Dia bilang dia sangat bahagia, ada di dalam daftar tunggu merupakan sebuah hadiah. Saya sedikit kecewa, sedih, bagi mereka yang sebenarnya pantas masuk tapi akhirnya tidak ada,” sambungnya.

“Jika kami memanggil Santi Cazorla dan Alcacer, kami harus mencoret dua nama lain. Mereka sudah berusaha keras untuk ada di sini. Cazorla sudah absen lima bulan tapi kami pikir ini bukan keputusan terbaik. Ketika kami memanggilnya usai periode yang intens, kami memang mempercayainya. Kami mencari pemain yang dalam kondisi terbaiknya.”

“Menyakitkan harus mencoret Mario Gaspar dan Mata, tapi kami harus membuat keputusan ini. Ketika kami ragu, kami berpikir cari yang paling praktis saja.”

“Setiap skuat itu punya kerumitan dan kesulitan sendiri. Saya sudah sering dalam situasi seperti ini dan saya tahu rasanya tidak dibawah. Saya selalu memikirkan itu ketika membentuk sebuah skuat,” tutupnya.

Spanyol akan melakoni beberapa laga ujicoba sebelum menyusutkan skuat jadi 23 nama.

Isco: Madrid Akan Kalahkan Atletico 2-0

Isco: Madrid Akan Kalahkan Atletico 2-0

 

Isco: Madrid Akan Kalahkan Atletico 2-0

Agen Poker – Isco Alarcon percaya diri Real Madrid akan keluar sebagai pemenang Liga Champions 2015-16. Isco memprediksi Madrid akan mengalahkan Atletico Madrid 2-0.

Duel puncak antara dua klub Spanyol itu akan digelar di San Siro, Milan, pada Minggu (29/5/2016) dinihari WIB. Itu merupakan final ulangan musim 2013-14 yang dimenangi Madrid 4-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Sejak pertarungan di Lisbon dua tahun lalu tersebut, Madrid dan Atletico sudah berjumpa 10 kali di seluruh kompetisi. Hasilnya, Los Rojiblancos lebih superior dengan mengantongi lima kemenangan dan Madrid cuma mampu sekali menang dan empat sisanya seri.

Akan tetapi, rekor buruk Los Blancos tidak menciutkan optimisme Isco. Gelandang Madrid itu percaya timnya mampu mengatasi perlawanan sang klub rival.

“Kami akan menang 2-0,” cetus Isco dalam acara televisi El Hormiguero, yang dikutip AS.

“Kami menjalani musim yang sulit,” kata dia dalam kesempatan yang berbeda. “Ada naik-turun. Kami tidak menciptakan start bagus, tapi ada waktu-waktu ketika banyak keputusan sulit harus dibuat dan kami kini sudah lebih baik sebagai hasil dari membuat keputusan sulit itu.”

“Kami mendekati pertandingan ini dengan performa terbaik di musim ini. Kami akan memberikan segala-galanya untuk menggembirakan fans. Atletico adalah lawan yang berat dan kami akan mencoba menekan dalan membuat kesalahan.”

”Gelar Juara Dua Musim Terakhir Bukan Sebuah Keunggulan untuk Sevilla’

‘Gelar Juara Dua Musim Terakhir Bukan Sebuah Keunggulan untuk Sevilla’

 

Gelar Juara Dua Musim Terakhir Bukan Sebuah Keunggulan untuk Sevilla

Agen Poker – Sevilla dinilai punya keunggulan karena memenangi Liga Europa dua musim terakhir. Tapi eks Liverpool John Barnes menilai tak ada yang benar-benar diunggulkan.

Sevilla dianggap sedikit lebih unggul jelang final Liga Europa di St. Jakob Park, Kamis (19/5/2016) dinihari WIB karena berpengalaman menjuarai dua edisi terakhir. Setidaknya, Los Rojiblancos bisa diperkirakan tahu benar bagaimana atmosfer dan tekanannya.

Tapi Barnes percaya hal itu tak akan berarti apapun. Liverpool di lain sisi punya bekal menyingkirkan lawan-lawan bagus seperti Manchester United, Borussia Dortmund, dan Villarreal.

Faktanya Villarreal bahkan finis lebih baik di Liga Spanyol yakni di posisi empat, dibandingkan Sevilla yang empat setrip lebih rendah di klasemen.

“Ini adalah final, apapun bisa terjadi. Keduanya adalah tim bagus. Tentu saja Sevilla sudah memenangi dua musim terakhir. Apakah mereka favoritnya? Tidak,” kata Barnes kepada Omnisport dikutip Soccerway.

“Akankah saya menjadikan Liverpool favoritnya? Mungkin hanya sedikit, tapi saya lebih akan memilih Dortmund dibandingkan Liverpool dan mereka (Liverpool) melaluinya. Ini adalah pertandingan satu kali dan segalanya bisa terjadi.”

“Performa Sevilla di liga tidaklah bagus. Ya, mereka punya pengalaman memenangi ini di dua tahun terakhir. Tapi mereka akan dalam tekanan untuk memenanginya karena ini adalah final. Saya rasa tidak satupun punya sebuah keunggulan nyata,” tandas penggawa Liverpool era 1987-1997 ini.

‘Dortmund Sempurna untuk Pemain Muda’

‘Dortmund Sempurna untuk Pemain Muda’

'Dortmund Sempurna untuk Pemain Muda'

Agen Sbobet – Ousmane Dembele mengaku mendapatkan banyak tawaran sebelum memilih Borussia Dortmund. Ia merasa, Dortmund cocok untuk pemain muda seperti dirinya.

Dembele, yang baru dua hari lalu berulang tahun yang ke-19, digaet Dortmund dari Rennes. Ia tampil apik untuk Rennes di Liga Prancis musim ini. Dari 26 penampilan, Dembele mencetak 12 gol dan membuat 5 assist.

Tidak hanya itu, Squawka juga melansir bahwa ia mengkreasikan 42 peluang untuk timnya sepanjang musim. Dengan catatan itu, Dembele adalah kreator peluang terbanyak untuk Rennes.

Wajar kalau kemudian beberapa klub besar Eropa dikabarkan mengincarnya. Bahkan, rival Dortmund, Bayern Munich, juga disebut menginginkannya. Namun, Dembele akhirnya memilih Dortmund.

“Saya mendapatkan banyak tawaran. Tapi, sejak awal saya sudah menegaskan bahwa saya hanya tertarik untuk bergabung dengan Dortmund. Saya langsung tahu bahwa Dortmund adalah satu-satunya yang saya inginkan,” ujarnya kepada Bild.

“Cara mereka menunjukkan ketertarikan kepada, kesan bahwa mereka benar-benar menginginkan saya, telah membuat saya yakin untuk bergabung dengan mereka.”

“Saya banyak melakukan pertemuan dengan pelatih Thomas Tuchel sejak Dortmund pertama kali melakukan kontak di musim dingin. Saya yakin, dia adalah pelatih yang tepat untuk perkembangan saya.”

“Dortmund adalah klub yang sempurna untuk pemain muda, sejarah sudah mencatat itu. Saya tidak sabar untuk segera memainkan laga pertama saya dengan Dortmund di hadapan suporter sendiri,” kata Dembele.

Dembele dikontrak hingga 2021 dan akan bergabung begitu bursa transfer musim panas dibuka.

Lallana soal Jatah Tiket untuk Keluarga dan Tekad Juara Liverpool

Lallana soal Jatah Tiket untuk Keluarga dan Tekad Juara Liverpool

 

Lallana soal Jatah Tiket untuk Keluarga dan Tekad Juara Liverpool

Agen Judi  – Adam Lallana sudah tidak sabar menantikan final Liga Europa, setelah beberapa bulan lalu mendapat pelajaran berharga dari final lainnya bersama Liverpool.

The Reds akan menghadapi Sevilla pada final Liga Europa di Basel, Kamis (19/5/2016) dinihari WIB. Ini menjadi kesempatan berikutnya buat Lallana untuk meraih trofi, setelah sebelum ini piala terakhirnya diraih semasa masih di Southampton. Ia pun amat antusias menyongsong partai puncak itu, sampai-sampai turun tangan sendiri memastikan keluarganya tak absen di St. Jakob-Park nanti.

“Saya sudah tidak sabar menantikan hari Rabu. Saya sudah selesai mengurusi tiket dan memastikan keluarga saya hadir di sana,” kata Lallana seperti dilansir Guardian.

“Liverpool sebelumnya sudah pernah tampil di final-final besar sebelumnya, tapi buat saya pribadi cuma ada trofi Johnstone’s Paint (Piala Liga Inggris 2009-10) beberapa tahun lalu jadi saya amat menantikan final ini. Itu akan jadi malam spesial,” sebutnya.

Di bulan Februari lalu Liverpool sebenarnya juga berkesempatan juara di ajang Piala Liga Inggris. Tapi asa itu dikandaskan Manchester City, dengan Lallana menjadi salah satu pemain ‘Si Merah’ yang eksekusi penaltinya digagalkan kiper Willy Caballero dalam klimaks pertandingan yang mesti dituntaskan lewat adu tos-tosan tersebut.

Buat Lallana, kenangan akan pertandingan itu tidak sepenuhnya buruk. Kata-kata dari Juergen Klopp selaku manajer rupanya terus ia ingat dan menjadi penyemangat, secara khusus menjelang final pada tengah pekan ini.

“Dalam pertemuan tim sebelum tanding (lawan City) ia mengatakan, ‘Ini akan jadi final pertama yang kita jalani bersama-sama’. Cara ia mengatakannya, pilihan kata-katanya, Anda jadi benar-benar percaya akan ada final-final selanjutnya, tahun ini, tahun depan, atau setelah itu. Tiga bulan berlalu, kami ada di final lainnya,” tutur Lallana.

“Itu bukan keberuntungan. Itu memperlihatkan kepercayaan diri dan keyakinan, dan saya pikir itu sudah menjangkiti seluruh pemain, sadar maupun tidak. ‘Final pertama dari banyak final lainnya’, katanya, dan sedari ia mengatakannya kata-kata itu langsung melekat di benak saya.

“Menang atau tidak di Wembley, saat itu ia bilang kami akan mendapat pengalaman. Kami akhirnya kalah pada hari itu tapi sudah pasti saya mendapat pelajaran dari hal tersebut dan saya yakin para pemain lain juga demikian. Kami akan melakukannya lebih baik lagi dan lebih siap untuk final kali ini,” tegasnya.

Kans Liverpool Akhiri Puasa Gelar Lebih dari Satu Dasawarsa di Eropa

Kans Liverpool Akhiri Puasa Gelar Lebih dari Satu Dasawarsa di Eropa

 

Kans Liverpool Akhiri Puasa Gelar Lebih dari Satu Dasawarsa di Eropa

Agen Judi – Liverpool sudah amat lama tak menjuarai kompetisi antarklub di level Eropa. Mereka mempunyai kesempatan besar untuk mengakhiri puasa gelar itu di musim ini.

Liverpool melaju ke babak final Liga Europa musim ini usai menyingkirkan Borussia Dortmund di babak empat besar. Mereka kan berhadapan dengan Sevilla untuk memperebutkan gelar juara level kedua kejuaraan antarklub Eropa itu.

Bagi Liverpool, ini menjadi satu-satunya ajang untuk menyelamatkan musim ini. Mereka sudah gagal di tiga ajang domestik, Liga Inggris, Piala Liga Inggris, dan Piala FA. Pertandingan final Liga Europa akan berlangsung di St. Jakob-Park, Basel, Kamis (19/5/2016) dinihari WIB.

Bagi Liverpool, ajang final kali ini seakan menjawab kerinduan selama sembilan tahun untuk berlaga di babak puncak kompetisi antarklub Eropa. Terakhir kali mereka merasakannya di musim 2006-07, ketika lolos ke final Liga Champions. Kala itu, Liverpool kalah dari AC Milan.

Sementara untuk raihan trofi, Liverpool sudah selama 11 tahun tak merasakan juara di kompetisi antarklub Eropa. Gelar juara Liga Champions pada musim 2004-05 menjadi trofi terakhir yang mereka gapai. Kala itu, mereka menaklukkan Rossoneri di pertandingan final.

Kemenangan itu didapat dengan cara yang sensasional setelah mampu bangkit dari ketertinggalan 0-3 di babak pertama. Liverpool mampu memaksa laga lanjut hingga babak adu tendangan penalti, hingga akhirnya menjadi juara.

Liverpool sudah pernah tiga kali menjadi juara Piala UEFA –nama turnamen sebelum berganti menjadi Liga Europa. Mereka menjadi juara ditahun 1972-73, 1975-76, dan yang terakhir di musim 2000-01.

Sementara itu, Sevilla menjadi tim yang paling banyak menjadi juara turnamen ini sejak berganti nama menjadi Liga Europa. Mereka sudah memenanginya sebanyak empat kali.

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

 

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

Agen Judi – Liverpool dan Sevilla ternyata punya rekor bagus di babak final kompetisi ini. Siapa bisa mempertajam rekor ini sekaligus tampil sebagai juara?

Partai puncak Liga Europa antara Liverpool melawan Sevilla akan digelar di St. Jakob-Park, Basel, Swiss, pada Kamis (19/5/2016) dinihari WIB.

Sevilla mengejar sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai ajang ini tiga kali berturut-turut di kompetisi Eropa bergengsi sejak Bayern Munich mencetak hat-trick beruntun European Champion Club’s Cup [format lama Liga Champions] pada 1974-1976.

Sementara itu, The Reds mengalami puasa gelar Eropa yang sudah sangat lama. Terakhir kali Liverpool berjaya di Eropa terjadi saat menjuarai Liga Champions 2004-05 sedangkan gelar Piala UEFA/Liga Europa terakhirnya dicapai pada 2000-01 alias 15 tahun silam.

Akan tetapi, statistik kedua tim berimbang di babak final. Dikutip dari Uefa.com, Liverpool dan Sevilla sama-sama tidak pernah kalah di final Piala UEFA/Liga Europa. Meskipun Sevilla membutuhkan adu penalti untuk memenangi dua laga finalnya [pada 2006-07, 2013-14].

Dalam sejarahnya, wakil Spanyol ini sudah menjuarai Piala UEFA/Liga Europa pada 2005-06, 2006-07, 2013-14 dan 2014-15, yang diperoleh dalam empat kali final.

Liverpool berhasil merengkuh tiga titel juara Piala UEFA dalam tiga kali final yakni pada 1972-72, 1975-76, dan 2000-01.Jakarta – Liverpool dan Sevilla ternyata punya rekor bagus di babak final kompetisi ini. Siapa bisa mempertajam rekor ini sekaligus tampil sebagai juara?

Partai puncak Liga Europa antara Liverpool melawan Sevilla akan digelar di St. Jakob-Park, Basel, Swiss, pada Kamis (19/5/2016) dinihari WIB.

Sevilla mengejar sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai ajang ini tiga kali berturut-turut di kompetisi Eropa bergengsi sejak Bayern Munich mencetak hat-trick beruntun European Champion Club’s Cup [format lama Liga Champions] pada 1974-1976.

Sementara itu, The Reds mengalami puasa gelar Eropa yang sudah sangat lama. Terakhir kali Liverpool berjaya di Eropa terjadi saat menjuarai Liga Champions 2004-05 sedangkan gelar Piala UEFA/Liga Europa terakhirnya dicapai pada 2000-01 alias 15 tahun silam.

Akan tetapi, statistik kedua tim berimbang di babak final. Dikutip dari Uefa.com, Liverpool dan Sevilla sama-sama tidak pernah kalah di final Piala UEFA/Liga Europa. Meskipun Sevilla membutuhkan adu penalti untuk memenangi dua laga finalnya [pada 2006-07, 2013-14].

Dalam sejarahnya, wakil Spanyol ini sudah menjuarai Piala UEFA/Liga Europa pada 2005-06, 2006-07, 2013-14 dan 2014-15, yang diperoleh dalam empat kali final.

Liverpool berhasil merengkuh tiga titel juara Piala UEFA dalam tiga kali final yakni pada 1972-72, 1975-76, dan 2000-01.

Wenger: Arsenal Mungkin Mendatangkan Tiga Pemain

Wenger: Arsenal Mungkin Mendatangkan Tiga Pemain

 

Wenger: Arsenal Mungkin Mendatangkan Tiga Pemain

Bandar Casino – Arsenal mengindikasikan tak akan melepas pemain-pemain bintangnya di musim panas ini. Manajer The Gunners Arsene Wenger malah mengungkapkan bahwa mereka akan mendatangkan tiga pemain.

Di Liga Inggris 2015-16, Arsenal berhasil finis di posisi kedua. Kemenangan besar 4-0 atas Aston Villa yang menjadi penentu ‘Gudang Peluru’ finis di atas Tottenham Hotspur.

Arsenal mengumpulkan 71 poin, unggul satu poin dari Spurs yang menelan kekalahan dalam dua pertandingan terakhir di Liga Inggris.

Arsenal sudah kehilangan beberapa pemain seperti Tomas Rosicky dan Mikel Arteta. Wenger ingin mempertahakan skuat terbaik sembari menambah beberapa pemain.

Arsenal baru-baru ini dikait-kaitkan dengan pemain Borussia Moenchengladbach Granit Xhaka, striker Juventus Alvaro Morata, dan penyerang Napoli Gonzalo Higuain.

“Kami ingin mempertahankan skuat ini terus stabil di musim panas sekaligus memperkuatnya di posisi yang memungkinkan,” kata Wenger di Standard.

“Anda menginginkan grup untuk dirangsang dan untuk terus yakin bahwa kami sudah meningkatkan kualitas.”

“Saya mesti bilang, kami ingin mengombinasikan stabilitas teknik dengan pemain yang kami tahu berhasrat besar untuk bermain dan tahu permainan kami. Mungkin mendatangkan tiga pemain. Itu merupakan level yang benar untuk saya,” imbuhnya.