Mourinho: Akhir Bahagia dari Musim yang Sangat Sulit

Mourinho: Akhir Bahagia dari Musim yang Sangat Sulit

2

Bandar Bola – Manchester United sukses menjuarai Liga Europa. Manajer The Red Devils, Jose Mourinho, menyebutnya sebagai akhir yang bahagia untuk musim yang sulit.

Saat menjalani pertandingan final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam, Kamis (25/5/2017) dini hari WIB, MU memetik kemenangan dengan skor akhir 2-0. Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan yang menjadi pencetak golnya.

Bersama MU, Mourinho menjalani musim yang naik turun di liga domestik. Di Liga Inggris, mereka finis di peringkat enam klasemen.

Dengan jadwal bertanding yang padat, beberapa pemain MU juga mengalami masalah kebugaran. Beberapa di antaranya bahkan cedera parah, seperti Luke Shaw dan Zlatan Ibrahimovic.

“Ini akhir dari musim yang sangat sulit. Tapi, musim yang sangat-sangat bagus,” tegas Mourinho di BBC.

“Kami lebih memilih untuk mencapai Liga Champions dengan cara ini dibandingkan finis keempat, tiga, atau dua. Kami mempunyai misi, kami kembali ke Liga Champions dengan memenangi gelar juara, sebuah titel juara yang penting.”

“Klub sekarang sudah mempunyai semua gelar dunia di dunia sepakbola. Kami berjuang keras untuk ini sejak awal.”

“Kami selalu berpikir bahwa kami bisa memenangi Liga Europa dan kami sangat senang. Kami bermain dengan pintar, kami melakukannya dengan cara yang nyaman. Kami jauh lebih kuat dibandingkan mereka,” tegas manajer 54 tahun itu. Link Alternatif Sbobet

Mkhitaryan Wujudkan Mimpi

Mkhitaryan Wujudkan Mimpi

1

Bandar Bola – Henrikh Mkhitaryan berkontribusi besar untuk membantu Manchester United juara Liga Europa. Mkhitaryan rupanya memang menargetkan untuk mencetak gol di final.

Pada pertandingan di Friends Arena, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU juara usai menundukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0. Paul Pogba membuka keunggulan ‘Setan Merah’ di menit 18, sebelum Mkhitaryan menentukan kemenangn MU lewat golnya di awal babak kedua.

Bagi Mkhitaryan, itu adalah gol keenamnya di turnamen dalam 11 penampilannya. Gelandang Armenia itu turut menjadi pemain MU pertama yang mampu mencetak gol di lima pertandingan yang berbeda di kompetisi Eropa dalam semusim.

Lima gol Mkhitaryan sebelumnya tercipta di fase grup [1], dan empat gol di babak knockout. Namun, pemain yang direkrut dari Borussia Dortmund ini gagal mengukir namanya di papan skor ketika melawan Celta Vigo di semifinal.

“Semua orang bilang kepadaku kalau aku akan mencetak gol,” ungkap Mkhitaryan, sebagaimana diwartakan Uefa.com. “Sejak semifinal aku bermimpi tentang mencetak gol di final, dan aku berhasil. Rasanya gembira sekali.”

Keberhasilan ini turut meloloskan MU ke Liga Champions musim depan. Sebuah penebusan setelah finis keenam di klasemen akhir Premier League.

“Kami sudah berjuang di Premier League dan Liga europa [untuk mencapai Liga Champions]; kami memang gagal di liga, tapi kami menuntaskannya pada malam ini,” cetus Mkhitaryan.Henrikh Mkhitaryan berkontribusi besar untuk membantu Manchester United juara Liga Europa. Mkhitaryan rupanya memang menargetkan untuk mencetak gol di final.

Pada pertandingan di Friends Arena, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU juara usai menundukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0. Paul Pogba membuka keunggulan ‘Setan Merah’ di menit 18, sebelum Mkhitaryan menentukan kemenangn MU lewat golnya di awal babak kedua.

Bagi Mkhitaryan, itu adalah gol keenamnya di turnamen dalam 11 penampilannya. Gelandang Armenia itu turut menjadi pemain MU pertama yang mampu mencetak gol di lima pertandingan yang berbeda di kompetisi Eropa dalam semusim.

Lima gol Mkhitaryan sebelumnya tercipta di fase grup [1], dan empat gol di babak knockout. Namun, pemain yang direkrut dari Borussia Dortmund ini gagal mengukir namanya di papan skor ketika melawan Celta Vigo di semifinal.

“Semua orang bilang kepadaku kalau aku akan mencetak gol,” ungkap Mkhitaryan, sebagaimana diwartakan Uefa.com. “Sejak semifinal aku bermimpi tentang mencetak gol di final, dan aku berhasil. Rasanya gembira sekali.”

Keberhasilan ini turut meloloskan MU ke Liga Champions musim depan. Sebuah penebusan setelah finis keenam di klasemen akhir Premier League.

“Kami sudah berjuang di Premier League dan Liga europa [untuk mencapai Liga Champions]; kami memang gagal di liga, tapi kami menuntaskannya pada malam ini,” cetus Mkhitaryan. Link Alternatif Sbobet

Pepe: Masih Ada Final Liga Champions, soal Masa Depan Nanti Dulu

Pepe: Masih Ada Final Liga Champions, soal Masa Depan Nanti Dulu

3

Bandar Bola – Bek Real Madrid Pepe tak buru-buru membicarakan soal masa depannya. Masih ada final Liga Champions yang harus dihadapi Madrid, Pepe memilih untuk menunggu.

Kontrak Pepe bersama Madrid akan habis di musim panas ini. Tapi hingga kini belum ada kejelasan soal kelanjutan masa depan pemain asal Portugal itu.

Pepe tak akan keberatan jika harus bertahan di Santiago Bernabeu. Namun dia memilih untuk menunggu sampai setelah final Liga Champions untuk membicarakan soal masa depannya.

“Masa depan saya? Karena kami masih akan menghadapi final Liga Champions, tidak sopan kalau bicara soal itu,” ujar Pepe seperti dilansir AS.

“Klub punya banyak hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan saat ini. Saya akan menunggu sampai menit-menit terakhir untuk melihat apa yang terjadi.”

Madrid akan menghadapi Juventus di final Liga Champions pada 3 Juni mendatang. Itu akan jadi kesempatan bagi Los Blancos untuk mempertahankan gelar.

Pepe, yang direkrut dari Porto pada 2007 silam, kabarnya mengharapkan kontrak dua tahun dari Madrid. Namun pihak klub lebih memilih untuk memberi Pepe perpanjangan kontrak selama satu tahun. Link Alternatif Sbobet

Langkah Berikutnya untuk Liverpool: Memenangi Trofi

Langkah Berikutnya untuk Liverpool: Memenangi Trofi

2

Bandar Bola – Liverpool sudah berhasil mengakhiri musim ini di empat besar dan ke Liga Champions. Langkah berikutnya untuk ‘Si Merah’ adalah memenangi trofi.

Liverpool menutup Premier League musim 2016/2017 di posisi empat dengan nilai 76. Mereka mengungguli Arsenal dan Manchester United untuk posisi terakhir di zona Liga Champions itu, yang perjalanannya diakui amat berat.

“Tidaklah mudah untuk berada di Liga Champions, mengingat tim-tim yang tidak lolos ke sana sekarang,” kata pemain Liverpool James Milner.

“Mudah saja berkata Anda harus berada di turnamen itu, masuk ke empat besar liga. Tapi ada banyak tim berkualitas memperebutkan zona itu dan sekitarnya, dan kami sudah berhasil meraihnya,” imbuhnya seperti dikutip Sky Sports.

Kini setelah berhasil ke Liga Champions –meski harus melalui kualifikasi untuk ke fase grup–, Liverpool sudah memikirkan langkah berikutnya. Milner menyebut memenangi trofi akan penting untuk menambah kepercayaan diri tim.

Berkaca dari pengalamannya bersama Manchester City saat sedang membangun tim, gelar Piala FA pada 2010/2011 disebutnya amat krusial. Itu adalah gelar pertama di bawah investor Abu Dhabi yang membuka jalan untuk gelar-gelar lainnya.

“Secara personal, hal terbesar untuk kami waktu di City adalah memenangi Piala FA. Mendapatkan trofi pertama itu, memenangi sesuatu, memberikan Anda keyakinan. Liga Champions adalah sesuatu yang berjalan seiring waktu kala itu,” kata Milner.

“Musim kemarin kami (Liverpool) hampir memenangi trofi tapi tidak bisa meraihnya. Tapi bermain di kesempatan-kesempatan semacam itu dan laga-laga besar seperti itu adalah penting.”

“Ini adalah masa-masa menarik untuk klub ini dan sesuatu yang ingin saya rasakan ketika saya tiba ke sini. Semoga sekarang kami bisa menempatkan beberapa trofi di lemari kami. Itulah langkah berikutnya,” tandasnya.

Musim ini Liverpool cuma sampai babak keempat Piala FA dan tersingkir di semifinal Piala LIga Inggris. Sementara musim lalu mereka menjejak dua final, yakni di Piala Liga Inggris dan Liga Europa, tapi kandas di dua laga puncak itu. Link Alternatif Sbobet

Gabigol Minta Maaf Atas Aksi Ngeloyornya

Gabigol Minta Maaf Atas Aksi Ngeloyornya

1

Bandar Bola – Gabriel Barbosa disorot atas aksi ngeloyornya di laga kontra Lazio lalu. Penyerang Inter Milan itu pun lantas meminta maaf.

Inter berhasil menuntaskan puasa kemenangannya di Serie A usai menang 3-1 di kandang Lazio, Senin (22/5/2017) dinihari WIB kemarin. Hasil yang mana disambut gembira para pemain Inter.

Tapi ada satu pemain yang tampaknya tidak puas yakni Gabigol. Ini disebabkan dia tidak dapat kesempatan bermain sama sekali meski sudah melakukan pemanasan.

Usai pergantian ketiga Inter, Gabigol langsung meninggalkan bench dan ngeloyor ke ruang ganti. Hal ini lantas jadi sorotan dan caretaker Stefano Vecchi menyebut pihak klub akan mengambil tindakan.

Tanpa menunggu lama, Gabigol yang merasa bersalah pun meminta maaf atas sikapnya tersebut yang didasari emosi berlebihan.

“Rekan-rekan setim dan fans Inter, pada laga Lazio vs Inter kemarin memang saya tidak berpikir dan bertindak di luar batas ketika meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir,” ujar Gabigol di akun Facebook resmi.

“Setelah ketegangan usai laga mencair, dalam kondisi yang tenang dan dengan dukungan keluarga, saya melihat tindakan itu tidak semestinya dilakukan dan tidak profesional.”

“Saya mengakui kesalahan saya dan meminta maaf kepada seluruh fans Nerazzurri yang selalu mendukung saya serta rekan-rekan setim.”

Musim debut Gabigol berjalan tidak mulus karena dia hanya tampil sembilan kali di Serie A yang semuanya dijalani sebagai pemain pengganti. Hanya satu gol dibuatnya. Link Alternatif Sbobet

Real Madrid yang Terus Bobol Gawang Lawan Dalam 38 Pertandingan

Real Madrid yang Terus Bobol Gawang Lawan Dalam 38 Pertandingan

1

Bandar Bola – Catatan oke menyertai keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Spanyol 2016/2017. El Real tak pernah absen menjebol gawang lawan dalam 38 pertandingan.

Madrid mengunci gelar juara Liga Spanyol yang ke-33 setelah memenangi laga terakhir melawan Malaga dengan skor akhir 2-0. Dalam pertandingan yang berlangsung di La Rosaleda, Senin (22/5/2017) dini hari WIB, gol Los Blancos tercatat atas nama Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Madrid menjadi juara Liga Spanyol dengan raihan 93 poin, atau unggul tiga poin dari Barcelona.

Di musim ini, produktivitas gol Madrid memang bukan yang terbanyak. Mereka mencetak 106 gol, atau lebih sedikit 10 gol dari Azulgrana.

Tapi, Madrid lebih konsisten mencetak gol di sepanjang musim. Dalam data yang dilansir Opta, mereka selalu mencetak gol dalam 38 pertandingan. Sementara itu, Barca dua kali gagal mencetak gol saat berhadapan dengan Malaga baik kandang maupun tandang.

Ronaldo masih menjadi penyumbang gol terbanyak untuk Madrid dengan catatan 25 kali membobol gawang lawan di Liga Spanyol. Sementara itu, Alvaro Morata menyusul di belakangnya dengan koleksi 15 gol. Secara keseluruhan, ada 19 pemain berbeda di skuat Madrid yang menyumbangkan gol untuk tim.Link Alternatif Sbobet

Zidane Ikuti Jejak Valdano, Del Bosque, dan Schuster

Zidane Ikuti Jejak Valdano, Del Bosque, dan Schuster

2

Bandar Bola – Keberhasilan Real Madrid menjuarai liga menciptakan torehan tersendiri bagi Zinedine Zidane. Si pelatih kini masuk sebuah daftar yang berisikan enam orang saja.

Madrid menjadi kampiun La Liga 2016-17, setelah mengalahkan Malaga 2-0 di La Rosaleda, Senin (22/5/2017) dinihari WIB. Atas kemenangan tersebut, Los Blancos menutup musim ini dengan raihan 93 poin, unggul tiga poin dari rival abadinya Barcelona di tempat kedua.

Link Alternatif SbobetBagi Zidane, ini adalah titel liga pertamanya sebagai pelatih setelah meraihnya pada 2002-03 saat masih bermain. GracenoteLive mencatat, pelatih Prancis itu menjadi orang keenam yang memenangi La Liga sebagai pemain dan pelatih Madrid.

Zidane mengikuti jejak pendahulunya seperti Miguel Munoz, Luis Molowny, Jorge Valdano, Vicente del Bosque, dan Bernd Schuster.

Sebagai pemain Munoz meraih empat titel liga di era 50an. Lalu ketika menjadi nakhoda Madrid di era ’60an, Munoz meraih sembilan medali juara liga lainnya.

Molowny bermain untuk Madrid selama 11 tahun mulai 1946 dengan meraih dua gelar La Liga. Kemudian, dia kembali ke Madrid selama empat periode di antara 1974-1986 dengan menyabet tiga titel juara.

Semasa jadi pemain, Valdano hanya tiga musim berseragam Madrid tapi berhasil meraih dua juara liga pda pertengahan ’80an. Sedekade kemudian dia kembali sebagai pelatih dan mengantar timnya sekali juara di awal ’90an.

Sedangkan Del Bosque pernah lama menjadi pemain Madrid di natara 1968 hingga 1984, dengan menjuarai lima titel La Liga. Del Bosque kemudian melatih Los Blancos tiga kali di antara 1994-2003 dan mempersembahkan dua titel liga.

Sementara itu Schuster pernah dua tahun berseragam Madrid di akhir era ’80an dengan menjuarai liga dua kali. Pria Jerman itu kemudian ditunjuk sebagai pelatih di 2007-08 dan sukses membawa Madrid menjuarai musim itu.

“Saya begitu gembira,” ungkap pelatih Madrid ini di Marca. “38 hari dan di akhir semuanya, ini adalah yang paling sulit dan indah. Liga Spanyol adalah yang terbaik menurut saya dan bisa memenangi di pertandingan ini adalah luar biasa. Saya amat gembira.”

“Sangat penting [memenangi liga], setelah bertahun-tahun gagal juara dan kami tahu liga adalah segalanya dan ketika Anda memenanginya, ini amat penting. Dan untuk Real Madrid, itu adalah klub terbaik di dunia, kami harus mengimbanginya dengan titel liga ini,” lugas Zidane.

Ronaldo: Juara di Laga Terakhir Terasa Lebih Nikmat

Ronaldo: Juara di Laga Terakhir Terasa Lebih Nikmat

3

Bandar Bola – Real Madrid berhasil mengunci gelar juara di pekan terakhir Liga Spanyol. Keberhasilan itu disebut Cristiano Ronaldo terasa lebih nikmat.

Gelar juara itu dipastikan setelah El Real memetik kemenangan melawan Malaga di La Rosaleda dengan skor akhir 2-0. Gol dalam pertandingan, Senin (22/5/2017) dini hari WIB, dibukukan oleh Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Link Alternatif SbobetDi saat bersamaan, Barcelona harus bersusah payah memetik kemenangan saat berhadapan dengan Eibar. Sempat ketinggalan dua gol, mereka akhirnya menang dengan skor akhir 4-2.

Madrid akhirnya finis teratas dengan kumpulan 93 poin, unggul tiga poin dari El Barca. Ronaldo pun mengungkapkan kegembiraannya usai memastikan gelar juara La Liga bagi Madrid untuk ke-33 kalinya.

“Saya sangat senang. Memenangi gelar juara di laga terakhir terasa jauh lebih nikmat,” kata Ronaldo di situs resmi Madrid.

“Saya merasa bagus dan senang bisa membantu tim pada pertandingan terakhir di liga dan Liga Champions. Saya merasa bugar dan sekarang saya harus memberikan kontribusi pada laga final di Cardiff,” imbuhnya.

Madrid masih harus menjalani satu pertandingan lagi di musim ini. Los Blancos akan melawan Juventus di laga final Liga Champions yang akan dihelat di Cardiff Stadium pada 4 Juni mendatang.

Bukan Kemenangan Mudah untuk Mitra Kukar

Bukan Kemenangan Mudah untuk Mitra Kukar

1

Bandar Bola – Mitra Kutai Kartanegara meraih kemenangan tipis 1-0 atas Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1. Kubu Naga Mekes mengakui bahwa mereka meraih kemenangan ini dengan tak mudah.

Menjamu Perseru di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Sabtu (20/5/2017), Mitra Kukar menang berkat gol tunggal Marclei Cesar Chavez Santos. Gol legiun asing asal Brasil itu tercipta pada menit ke-25.

Berkat kemenangan tersebut, Mitra Kukar kini menempati posisi keempat di klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 12 poin dari tujuh laga. Sementara Perseru masih terpuruk di posisi ke-16 dengan lima poin.

Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra, menyebut strategi yang telah dia persiapkan tak berjalan dengan baik di atas lapangan. Menurutnya, para pemainnya masih melakukan sejumlah kesalahan.

“Pertandingan tidak mudah meski sempat unggul namun babak kedua kita kesulitan mendapatkan gol,” kata Jafri.

Jafri meminta timnya untuk lekas berbenah. Apalagi, pada laga berikutnya Mitra Kukar akan menghadapi Arema FC di kandang lawan.

Sementara itu, pelatih Perseru, Yusak Sutanto, menganggap timnya sedang tak beruntung.

“Kami kurang beruntung saat tendangan penjuru anak anak tidak fokus sehingga menjadi gol. Babak pertama kami kebobolan namun pada babak kedua kami bisa menahan tuan rumah,” katanya.Link Alternatif Sbobet

Persib Ditahan Imbang PBFC, Djajang Kecewa Berat

Persib Ditahan Imbang PBFC, Djajang Kecewa Berat

2

Bandar Bola – Sudah di ambang kemenangan, Persib Bandung gagal mengatasi Pusamania Borneo FC. Sang pelatih Djajang Nurjaman pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Persib kembali meraih hasil yang kurang memuaskan dalam lanjutan Liga 1. Tim berjuluk ‘Maung Bandung’ itu harus puas dengan raihan satu poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh PBFC dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (20/5/2017).

Di laga tersebut, Persib yang sempat kebobolan kemudian mampu berbalik unggul lewat gol-gol Gian Zola dan Vladimir Vujovic. Persib juga sempat dapat peluang untuk menjauh usai mendapat hadiah penalti, namun eksekusi Michael Essien gagal.

Tapi kemenangan Persib yang sudah di depan kemudian buyar. PBFC mencetak gol di menit ke-89 lewat Matheus Henrique do Carmo Lopes.

Hasil imbang yang didapat Persib membuat kondisi tim sedikit terganggu. Raut wajah dari pelatih kepala ‘Maung Bandung’ saat melakukan sesi konferensi pers juga terlihat masih sangat kesal. Bahkan saat akan melakukan sesi konferensi pers, awak media dipaksa harus menunggu lama menanti datangnya Djajang.

Djajang mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Gagalnya penalti Essien dinilai menjadi titik balik timnya.

“Apa boleh buat penalti terbuang berdampak pada permainan,” kata Djajang dalam saat konferensi pers usai pertandingan.

Dia juga menilai penampilan Essien tidak memuaskan. Kontribusinya tidak terlihat pada pertandingan tersebut. Bahkan pemain asal Ghana ini banyak melakukan salah umpan.

“Kontribusi Essien tidak menonjol,” ucapnya.

Sementara itu, pemain Persib Fulgensius Billy Paji Keraf juga mengaku kecewa dengan hasil imbang yang didapat.

“Pertama saya minta maaf sebagai perwakilan teman-teman atas hasil yang tidak memuaskan. Semoga ke depannya bisa lebih baik,” ujarnya.

Ditanya soal gagalnya penalti Essien, menurut Billy, itu bisa saja terjadi kepada siapa saja.

“Tapi harusnya masuk, supaya skor jadi lebih tinggi lagi,” ucapnya. Link Alternatif Sbobet