Mkhitaryan Wujudkan Mimpi

Mkhitaryan Wujudkan Mimpi

1

Bandar Bola – Henrikh Mkhitaryan berkontribusi besar untuk membantu Manchester United juara Liga Europa. Mkhitaryan rupanya memang menargetkan untuk mencetak gol di final.

Pada pertandingan di Friends Arena, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU juara usai menundukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0. Paul Pogba membuka keunggulan ‘Setan Merah’ di menit 18, sebelum Mkhitaryan menentukan kemenangn MU lewat golnya di awal babak kedua.

Bagi Mkhitaryan, itu adalah gol keenamnya di turnamen dalam 11 penampilannya. Gelandang Armenia itu turut menjadi pemain MU pertama yang mampu mencetak gol di lima pertandingan yang berbeda di kompetisi Eropa dalam semusim.

Lima gol Mkhitaryan sebelumnya tercipta di fase grup [1], dan empat gol di babak knockout. Namun, pemain yang direkrut dari Borussia Dortmund ini gagal mengukir namanya di papan skor ketika melawan Celta Vigo di semifinal.

“Semua orang bilang kepadaku kalau aku akan mencetak gol,” ungkap Mkhitaryan, sebagaimana diwartakan Uefa.com. “Sejak semifinal aku bermimpi tentang mencetak gol di final, dan aku berhasil. Rasanya gembira sekali.”

Keberhasilan ini turut meloloskan MU ke Liga Champions musim depan. Sebuah penebusan setelah finis keenam di klasemen akhir Premier League.

“Kami sudah berjuang di Premier League dan Liga europa [untuk mencapai Liga Champions]; kami memang gagal di liga, tapi kami menuntaskannya pada malam ini,” cetus Mkhitaryan.Henrikh Mkhitaryan berkontribusi besar untuk membantu Manchester United juara Liga Europa. Mkhitaryan rupanya memang menargetkan untuk mencetak gol di final.

Pada pertandingan di Friends Arena, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU juara usai menundukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0. Paul Pogba membuka keunggulan ‘Setan Merah’ di menit 18, sebelum Mkhitaryan menentukan kemenangn MU lewat golnya di awal babak kedua.

Bagi Mkhitaryan, itu adalah gol keenamnya di turnamen dalam 11 penampilannya. Gelandang Armenia itu turut menjadi pemain MU pertama yang mampu mencetak gol di lima pertandingan yang berbeda di kompetisi Eropa dalam semusim.

Lima gol Mkhitaryan sebelumnya tercipta di fase grup [1], dan empat gol di babak knockout. Namun, pemain yang direkrut dari Borussia Dortmund ini gagal mengukir namanya di papan skor ketika melawan Celta Vigo di semifinal.

“Semua orang bilang kepadaku kalau aku akan mencetak gol,” ungkap Mkhitaryan, sebagaimana diwartakan Uefa.com. “Sejak semifinal aku bermimpi tentang mencetak gol di final, dan aku berhasil. Rasanya gembira sekali.”

Keberhasilan ini turut meloloskan MU ke Liga Champions musim depan. Sebuah penebusan setelah finis keenam di klasemen akhir Premier League.

“Kami sudah berjuang di Premier League dan Liga europa [untuk mencapai Liga Champions]; kami memang gagal di liga, tapi kami menuntaskannya pada malam ini,” cetus Mkhitaryan. Link Alternatif Sbobet

Madrid Juara La Liga, Trofinya Mana?

Madrid Juara La Liga, Trofinya Mana?

1

 Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Ada yang kurang dari perayaan gelar juara La Liga Real Madrid ketika tak ada trofi di sana. Bahkan Gareth Bale dan Luka Modric pun dibuat bingung.

Madrid memastikan gelar juara liga musim ini setelah menang 2-0 di kandang Malaga, Senin (22/5/2017) dinihari WIB kemarin. Ini adalah trofi liga pertama mereka sejak 2012.

Harusnya laga kontra Malaga bisa jadi klimaks bagi perjuangan ekstra keras Madrid sepanjang musim ini. Sayangnya ada sesuatu yang kurang dan justru itu merupakan bagian terpenting dari perayaan gelar juara, yakni trofi.

Tak ada trofi yang diangkat oleh para pemain Madrid usai pertandingan dan lantas membuat bingung dua pemainnya, Modric dan Bale, yang sudah menunggu-nunggu. Wajar saja mengingat bagi keduanya ini adalah trofi liga pertama.

Bahkan Bale yang absen di laga itu karena cedera memakai satu set jersey lengkap sebagai ritual perayaan itu.

“Apa maksudmu dengan tidak (adanya trofi)? Tidak ada trofi? kenapa?,” tanya Modric kepada media officer klub Juan Camilo Andrade sambil kebingungan.

“Trofi La Liga akan diserahkan ketika musim depan dimulai. Kita rayakan di sini dan di dalam (ruang ganti). Itu saja,” balas Andrade seperti dikutip Soccernet.

Bale yang masih terkejut pun ikut merayakan bersama rekan-rekannya dan lagi-lagi dia tertangkap kamera sedang membahas soal tidak adanya trofi juara. Kali ini dengan Cristiano Ronaldo.

“Tidak ada trofi ya,” ujar Bale.

“Ya tidak. Ini benar-benar tak masuk akal,” balas Ronaldo.

“Musim depan ya,” timpal Bale lagi.

Musim lalu pun Barca sebagai juara tak langsung menerima trofi dan baru mengangkatnya di bulan Oktober, saat gala dinner pemberian hadiah bagi para pemain terbaik.

Atletico Madrid juga pernah mengalami hal ini ketika jadi juara di musim 2013/2014. Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Angel Maria Villa, tidak berada di Spanyol saat pekan terakhir La Liga dan trofi baru diserahkan di pekan pertama.

Sebagai informasi tambahan, dua penggawa Atletico saat itu, Diego Costa dan Thibaut Courtois, bahkan belum pernah mengangkat trofi La Liga sampai saat ini. Pasalnya Costa dan Courtois sudah pindah ke Chelsea semusim setelahnya. Link Alternatif Sbobet

Menanti Duel Wonderkid: Kasper Dolberg vs Marcus Rashford

Menanti Duel Wonderkid: Kasper Dolberg vs Marcus Rashford

1Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Final Liga Europa 2016/2017 tak sekadar memanggungkan duel Ajax kontra Manchester United. Akan ada adu kemampuan dari dua penyerang berstatus wonderkid.

Final Liga Europa mempertemukan Ajax dan MU di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB. Terselip duel ‘kecil’ yang menarik di pertandingan ini, yakni pertarungan antara dua penyerang muda dari masing-masing tim: Dolberg di Ajax dan Rashford di MU.

Baik Dolberg dan Rashford sama-sama baru 19 tahun, namun sudah krusial untuk timnya masing-masing. Uniknya kedua pemain ini sama-sama lahir di Oktober 1997 silam, hanya berselang pekan. Dolberg yang lahir pada 6 Oktober, lebih tua kurang lebih tiga pekan dari Rashford yang lahir di 31 Oktober.

Dolberg musim ini sudah tampil amat impresif, di musim pertamanya bersama tim senior Ajax. Dia sudah bikin 23 gol dari 47 penampilan, plus membukukan delapan assist.

Khusus di Liga Europa, dia mencetak enam gol dari 12 penampilan, termasuk dua gol ke gawang Olympique Lyon di semifinal lalu. Secara permainan, remaja asal Denmark ini disebut-sebut sebagai salah satu talenta terbaik Eropa saat ini.

Dia dinilai sebagai salah satu penyerang terlengkap dan sudah dibanding-bandingkan dengan pendahulunya di Ajax, Zlatan Ibrahimovic, yang kini bermain di MU. Dengan tinggi 187 cm, Dolberg punya keunggulan fisik tapi juga lihai dalam mengolah bola dengan kakinya.

Sementara Rashford boleh jadi catatan golnya tak semengilap Dolberg. Musim ini Rashford baru menyumbangkan 11 gol dari 52 penampilan seluruh ajang untuk MU, ditambah dengan enam assist. Tapi ada sejumlah aspek yang perlu dipertimbangkan.

Rashford, yang berposisi asli sebagai penyerang tengah, lebih kerap dimainkan di sayap oleh Jose Mourinho sepanjang musim ini. Ini jadi salah satu faktor catatan golnya kurang mentereng, selain juga karena level daya saing di Premier League dan Eredivisie berbeda jika dibandingkan dengan Dolberg.

Secara permainan, Rashford punya keunggulan dalam kecepatan dan kemampuan olah bola. Oleh karena itu dia kerap menjadi kunci ketika MU menerapkan serangan balik, untuk mengeksploitasi ruang terbuka di pertahanan lawan.

Di Liga Europa musim ini, Rashford tampil 10 kali dengan torehan dua gol dan empat assist. Dua gol dan tiga assist bahkan dicetaknya di empat partai terakhir, yakni melawan Anderlecht di perempatfinal dan melawan Celta Vigo di semifinal. Ini menunjukkan bahwa Rashford menikmati atmosfer laga-laga besar dan penting. Link Alternatif Sbobet

Baik Dolberg dan Rashford bisa memegang peran krusial untuk timnya masing-masing di final nanti. Misalnya, Ajax sudah selalu bermain dengan gaya penguasaan bola dan Dolberg bisa menjadi kunci untuk menahan bola ketika timnya membangun serangan. Di lain sisi, MU akan coba memaksimalkan kecepatan dan kemampuan Rashford menyerang celah-celah di garis pertahanan Ajax.

Duel Ajax vs MU yang Kelima

Duel Ajax vs MU yang Kelima

1Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Di tengah pekan Ajax dan Manchester United akan berhadapan untuk kali kelima di kompetisi antarklub Eropa. Sejauh ini kedua tim berimbang 2-2.

Final Liga Europa, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, akan mempertemukan Ajax dengan MU di Friends Arena, Solna, Stockholm. Trofi itu dan tiket Liga Champions musim depan akan mereka perebutkan.

Catatan UEFA.com memperlihatkan bahwa sudah empat kali Ajax dan MU bertemu di Eropa. Masing-masing punya dua kemenangan, tapi MU memiliki keunggulan tersendiri.

Empat pertemuan itu terjadi di babak pertama Piala UEFA 1976-77 (dua leg) dan juga babak 32 besar Liga Europa 2011-12 (dua leg). Kendatipun sama-sama punya dua kemenangan, tapi MU berhasil dua kali menyingkirkan Ajax berkat keunggulan agregat.

Pertemuan Ajax dengan MU di pentas Eropa Link Alternatif Sbobet

Babak 32 besar Liga Europa 2011-12
Ajax 0-2 MU
MU 1-2 Ajax
Agregat 3-2 untuk MU

Babak pertama Piala UEFA 1976-77
Ajax 1-0 MU
MU 2-0 Ajax
Agregat 2-1 untuk MU

Pepe: Masih Ada Final Liga Champions, soal Masa Depan Nanti Dulu

Pepe: Masih Ada Final Liga Champions, soal Masa Depan Nanti Dulu

3

Bandar Bola – Bek Real Madrid Pepe tak buru-buru membicarakan soal masa depannya. Masih ada final Liga Champions yang harus dihadapi Madrid, Pepe memilih untuk menunggu.

Kontrak Pepe bersama Madrid akan habis di musim panas ini. Tapi hingga kini belum ada kejelasan soal kelanjutan masa depan pemain asal Portugal itu.

Pepe tak akan keberatan jika harus bertahan di Santiago Bernabeu. Namun dia memilih untuk menunggu sampai setelah final Liga Champions untuk membicarakan soal masa depannya.

“Masa depan saya? Karena kami masih akan menghadapi final Liga Champions, tidak sopan kalau bicara soal itu,” ujar Pepe seperti dilansir AS.

“Klub punya banyak hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan saat ini. Saya akan menunggu sampai menit-menit terakhir untuk melihat apa yang terjadi.”

Madrid akan menghadapi Juventus di final Liga Champions pada 3 Juni mendatang. Itu akan jadi kesempatan bagi Los Blancos untuk mempertahankan gelar.

Pepe, yang direkrut dari Porto pada 2007 silam, kabarnya mengharapkan kontrak dua tahun dari Madrid. Namun pihak klub lebih memilih untuk memberi Pepe perpanjangan kontrak selama satu tahun. Link Alternatif Sbobet

Langkah Berikutnya untuk Liverpool: Memenangi Trofi

Langkah Berikutnya untuk Liverpool: Memenangi Trofi

2

Bandar Bola – Liverpool sudah berhasil mengakhiri musim ini di empat besar dan ke Liga Champions. Langkah berikutnya untuk ‘Si Merah’ adalah memenangi trofi.

Liverpool menutup Premier League musim 2016/2017 di posisi empat dengan nilai 76. Mereka mengungguli Arsenal dan Manchester United untuk posisi terakhir di zona Liga Champions itu, yang perjalanannya diakui amat berat.

“Tidaklah mudah untuk berada di Liga Champions, mengingat tim-tim yang tidak lolos ke sana sekarang,” kata pemain Liverpool James Milner.

“Mudah saja berkata Anda harus berada di turnamen itu, masuk ke empat besar liga. Tapi ada banyak tim berkualitas memperebutkan zona itu dan sekitarnya, dan kami sudah berhasil meraihnya,” imbuhnya seperti dikutip Sky Sports.

Kini setelah berhasil ke Liga Champions –meski harus melalui kualifikasi untuk ke fase grup–, Liverpool sudah memikirkan langkah berikutnya. Milner menyebut memenangi trofi akan penting untuk menambah kepercayaan diri tim.

Berkaca dari pengalamannya bersama Manchester City saat sedang membangun tim, gelar Piala FA pada 2010/2011 disebutnya amat krusial. Itu adalah gelar pertama di bawah investor Abu Dhabi yang membuka jalan untuk gelar-gelar lainnya.

“Secara personal, hal terbesar untuk kami waktu di City adalah memenangi Piala FA. Mendapatkan trofi pertama itu, memenangi sesuatu, memberikan Anda keyakinan. Liga Champions adalah sesuatu yang berjalan seiring waktu kala itu,” kata Milner.

“Musim kemarin kami (Liverpool) hampir memenangi trofi tapi tidak bisa meraihnya. Tapi bermain di kesempatan-kesempatan semacam itu dan laga-laga besar seperti itu adalah penting.”

“Ini adalah masa-masa menarik untuk klub ini dan sesuatu yang ingin saya rasakan ketika saya tiba ke sini. Semoga sekarang kami bisa menempatkan beberapa trofi di lemari kami. Itulah langkah berikutnya,” tandasnya.

Musim ini Liverpool cuma sampai babak keempat Piala FA dan tersingkir di semifinal Piala LIga Inggris. Sementara musim lalu mereka menjejak dua final, yakni di Piala Liga Inggris dan Liga Europa, tapi kandas di dua laga puncak itu. Link Alternatif Sbobet

Gabigol Minta Maaf Atas Aksi Ngeloyornya

Gabigol Minta Maaf Atas Aksi Ngeloyornya

1

Bandar Bola – Gabriel Barbosa disorot atas aksi ngeloyornya di laga kontra Lazio lalu. Penyerang Inter Milan itu pun lantas meminta maaf.

Inter berhasil menuntaskan puasa kemenangannya di Serie A usai menang 3-1 di kandang Lazio, Senin (22/5/2017) dinihari WIB kemarin. Hasil yang mana disambut gembira para pemain Inter.

Tapi ada satu pemain yang tampaknya tidak puas yakni Gabigol. Ini disebabkan dia tidak dapat kesempatan bermain sama sekali meski sudah melakukan pemanasan.

Usai pergantian ketiga Inter, Gabigol langsung meninggalkan bench dan ngeloyor ke ruang ganti. Hal ini lantas jadi sorotan dan caretaker Stefano Vecchi menyebut pihak klub akan mengambil tindakan.

Tanpa menunggu lama, Gabigol yang merasa bersalah pun meminta maaf atas sikapnya tersebut yang didasari emosi berlebihan.

“Rekan-rekan setim dan fans Inter, pada laga Lazio vs Inter kemarin memang saya tidak berpikir dan bertindak di luar batas ketika meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir,” ujar Gabigol di akun Facebook resmi.

“Setelah ketegangan usai laga mencair, dalam kondisi yang tenang dan dengan dukungan keluarga, saya melihat tindakan itu tidak semestinya dilakukan dan tidak profesional.”

“Saya mengakui kesalahan saya dan meminta maaf kepada seluruh fans Nerazzurri yang selalu mendukung saya serta rekan-rekan setim.”

Musim debut Gabigol berjalan tidak mulus karena dia hanya tampil sembilan kali di Serie A yang semuanya dijalani sebagai pemain pengganti. Hanya satu gol dibuatnya. Link Alternatif Sbobet

Allegri Baru Tiga Musim di Juve, Sudah Dua Kali Punya Kans Treble

Allegri Baru Tiga Musim di Juve, Sudah Dua Kali Punya Kans Treble

1Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Karier melatih Massimiliano Allegri tak selalu mulus. Tapi saat ini ia setidaknya sudah kembali mampu mendekatkan Juventus ke kans meraih treble.

Juventus sudah memastikan Scudetto sebagai penanda kampiun Serie A 2016-17. Itu merupakan Scudetto ketiga beruntun persembahan Allegri buat ‘Nyonya Tua’ semenjak datang di awal musim 2014–15.

Titel Serie A kali ini melengkapi gelar juara Coppa Italia yang beberapa hari sebelumnya juga telah direngkuh skuat Allegri. Kini masih ada satu final lagi yang mesti dihadapi Juventus musim ini: final Liga Champions lawan Real Madrid awal Juni depan.

Menariknya, ini merupakan kali kedua Allegri memiliki kesempatan mewujudkan treble bersama Juventus. Di musim pertamanya ia punya peluang serupa, kendatipun akhirnya harus puas dengan dua piala; Serie A dan Coppa Italia. Artinya, dalam tiga musim saja sudah dua kali peracik taktik berusia 49 tahun itu mampu membawa Juventus memiliki kans mewujudkan treble.

Situasi Allegri itu kian menarik karena kedatangannya ke Turin pada awalnya justru tak mendapat sambutan yang hangat-hangat amat dari suporter Bianconeri. Apalagi sepanjang kariernya Allegri pun terbilang tak asing dengan pemecatan.

Karier melatih Allegri diawali ketika menangani klub Serie C2, Aglianese, yang juga tim terakhirnya sebagai pemain. Performanya saat itu sukses membuat klub Serie C1 Grosseto melirik — dan lantas merekrutnya. Tapi di musim kedua Allegri sudah dipecat Grosseto lantaran cuma mampu mengantar tim itu meraih enam kemenangan dari 28 laga.

Pemecatan itu membawa Allegri kembali kepada Giovanni Galeone selaku mentornya. Pria yang lahir di Livorno itu kemudian masuk ke dalam jajaran staf pelatih Galeone di Udinese selama semusim. Di sanalah dia menyerap banyak ilmu dari klub yang main di Serie A.

Musim selanjutnya Allegri kembali “berdiri sendiri”. Dia menerima pinangan Sassuolo pada Agustus 2007 dan pada prosesnya memperlihatkan hasil tangan dinginnya dengan membawa Sassuolo promosi ke Serie B sebagai juara Serie C1.

Berikutnya, pada 29 Mei 2008, Allegri memulai petualangan di Serie A dengan Cagliari yang di akhir musim finis di posisi sembilan. Kiprahnya itu membuatnya dapat penghargaan Panchina d’Oro, gelar pelatih terbaik yang dipilih pelatih Serie A lainnya. Allegri sekaligus mengalahkan Jose Mourinho.

Akan tetapi, di musim selanjutnya langkah Allegri bersama Cagliari akhirnya terhenti. Dia dipecat sebelum musim 2009/2010 usai. Tapi ini tampak seperti berkah terselubung karena setelah itu justru datang tawaran dari AC Milan.

Bersama Rossoneri, Allegri langsung mempersembahakan gelar Scudetto di musim pertamanya. Awal indah ini tak berlanjut ke musim-musim berikutnya. Penurunan yang terjadi membuatnya dipecat di tengah-tengah musim keempat.

Ini lagi-lagi tak menyurutkan klub lain dalam menggunakan jasanya. Adalah Juventus yang lantas menggaet Allegri, dengan kisahnya dengan La Vecchia Signora sejauh ini tampak masih penuh dengan kisah-kisah indah.

“Pagi ini masa lalu melintas di benak saya, tempat saya berada 10 tahun lalu, dari Sassuolo sampai Cagliari. Saya sangat senang bisa meraih piala di Milan dan Juventus, tapi ada jalan yang panjang di depan saya,” kata Allegri seperti dikutip Football Italia. Link Alternatif Sbobet

Real Madrid yang Terus Bobol Gawang Lawan Dalam 38 Pertandingan

Real Madrid yang Terus Bobol Gawang Lawan Dalam 38 Pertandingan

1

Bandar Bola – Catatan oke menyertai keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Spanyol 2016/2017. El Real tak pernah absen menjebol gawang lawan dalam 38 pertandingan.

Madrid mengunci gelar juara Liga Spanyol yang ke-33 setelah memenangi laga terakhir melawan Malaga dengan skor akhir 2-0. Dalam pertandingan yang berlangsung di La Rosaleda, Senin (22/5/2017) dini hari WIB, gol Los Blancos tercatat atas nama Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Madrid menjadi juara Liga Spanyol dengan raihan 93 poin, atau unggul tiga poin dari Barcelona.

Di musim ini, produktivitas gol Madrid memang bukan yang terbanyak. Mereka mencetak 106 gol, atau lebih sedikit 10 gol dari Azulgrana.

Tapi, Madrid lebih konsisten mencetak gol di sepanjang musim. Dalam data yang dilansir Opta, mereka selalu mencetak gol dalam 38 pertandingan. Sementara itu, Barca dua kali gagal mencetak gol saat berhadapan dengan Malaga baik kandang maupun tandang.

Ronaldo masih menjadi penyumbang gol terbanyak untuk Madrid dengan catatan 25 kali membobol gawang lawan di Liga Spanyol. Sementara itu, Alvaro Morata menyusul di belakangnya dengan koleksi 15 gol. Secara keseluruhan, ada 19 pemain berbeda di skuat Madrid yang menyumbangkan gol untuk tim.Link Alternatif Sbobet

Zidane Ikuti Jejak Valdano, Del Bosque, dan Schuster

Zidane Ikuti Jejak Valdano, Del Bosque, dan Schuster

2

Bandar Bola – Keberhasilan Real Madrid menjuarai liga menciptakan torehan tersendiri bagi Zinedine Zidane. Si pelatih kini masuk sebuah daftar yang berisikan enam orang saja.

Madrid menjadi kampiun La Liga 2016-17, setelah mengalahkan Malaga 2-0 di La Rosaleda, Senin (22/5/2017) dinihari WIB. Atas kemenangan tersebut, Los Blancos menutup musim ini dengan raihan 93 poin, unggul tiga poin dari rival abadinya Barcelona di tempat kedua.

Link Alternatif SbobetBagi Zidane, ini adalah titel liga pertamanya sebagai pelatih setelah meraihnya pada 2002-03 saat masih bermain. GracenoteLive mencatat, pelatih Prancis itu menjadi orang keenam yang memenangi La Liga sebagai pemain dan pelatih Madrid.

Zidane mengikuti jejak pendahulunya seperti Miguel Munoz, Luis Molowny, Jorge Valdano, Vicente del Bosque, dan Bernd Schuster.

Sebagai pemain Munoz meraih empat titel liga di era 50an. Lalu ketika menjadi nakhoda Madrid di era ’60an, Munoz meraih sembilan medali juara liga lainnya.

Molowny bermain untuk Madrid selama 11 tahun mulai 1946 dengan meraih dua gelar La Liga. Kemudian, dia kembali ke Madrid selama empat periode di antara 1974-1986 dengan menyabet tiga titel juara.

Semasa jadi pemain, Valdano hanya tiga musim berseragam Madrid tapi berhasil meraih dua juara liga pda pertengahan ’80an. Sedekade kemudian dia kembali sebagai pelatih dan mengantar timnya sekali juara di awal ’90an.

Sedangkan Del Bosque pernah lama menjadi pemain Madrid di natara 1968 hingga 1984, dengan menjuarai lima titel La Liga. Del Bosque kemudian melatih Los Blancos tiga kali di antara 1994-2003 dan mempersembahkan dua titel liga.

Sementara itu Schuster pernah dua tahun berseragam Madrid di akhir era ’80an dengan menjuarai liga dua kali. Pria Jerman itu kemudian ditunjuk sebagai pelatih di 2007-08 dan sukses membawa Madrid menjuarai musim itu.

“Saya begitu gembira,” ungkap pelatih Madrid ini di Marca. “38 hari dan di akhir semuanya, ini adalah yang paling sulit dan indah. Liga Spanyol adalah yang terbaik menurut saya dan bisa memenangi di pertandingan ini adalah luar biasa. Saya amat gembira.”

“Sangat penting [memenangi liga], setelah bertahun-tahun gagal juara dan kami tahu liga adalah segalanya dan ketika Anda memenanginya, ini amat penting. Dan untuk Real Madrid, itu adalah klub terbaik di dunia, kami harus mengimbanginya dengan titel liga ini,” lugas Zidane.