Apakah Firmino Penerus Nomor 9 yang Sudah Lama Dinantikan Liverpool?

Apakah Firmino Penerus Nomor 9 yang Sudah Lama Dinantikan Liverpool?

2

Bandar Bola – Roberto Firmino akan mengenakan nomor punggung 9 setelah Liverpool kedatangan Mohammed Salah. Sejak ditinggalkan Fernando Torres, belum ada striker yang sukses dengan nomor tersebut.

Firmino telah merelakan nomor punggung 11 yang dia pakai musim lalu kepada Salah. Nantinya, pesepakbola asal Brasil itu akan menggunakan nomor punggung 9 untuk tampil di musim 2017/2018.

Di era Premier League, Ian Rush jadi pemain pertama yang bisa dikatakan sukses dengan nomor punggung 9 di Liverpool. Setelah Rush hengkang, nomor 9 jatuh kepada Robbie Fowler. Namun, kedua pemain itu tak ada yang mampu membantu The Reds memenangkan gelar Premier League.

Fernando Torres, pemilik nomor 9 terakhir yang sukses di Liverpool
Fernando Torres, pemilik nomor 9 terakhir yang sukses di Liverpool Foto: Clive Brunskill/Allsport

Di musim 2007/2008 nomor punggung 9 di Liverpool kembali bertaji saat kedatangan Fernando Torres. Dia mampu mencetak 65 gol dari 102 penampilan di Premier League bersama ‘Si Merah’.

Namun, selepas itu tak ada lagi sosok striker yang bisa jadi mesin gol dengan nomor punggung 9. Pada musim lalu, nomor 9 tak ada yang memakainya di Liverpool. Sadio Mane (nomor 19) dan Philippe Coutinho (10) jadi mesin gol di Premier League dengan masing-masing 13 gol di musim 2016/2017.

Lantas siapa saja mereka yang gagal di Liverpool saat menggunakan nomor punggung 9 setelah Torres menjadi mesin gol?

Andy Carroll

Carroll resmi menjadi striker Liverpool pada 31 Januari 2011 setelah diboyong dari Newcastle United dengan harga 35 juta poundsterling. Harga itupun menjadikan dirinya sebagai striker termahal The Reds sepanjang masa saat itu.

Sial bagi Carroll, dia tidak mampu membuktikan kualitas terbaiknya setelah cuma mencetak enam gol dari 44 penampilan di Premier League.

Iago Aspas

Di musim 2013/2014, nomor punggung 9 jatuh ke tangan Aspas. Namun, dia gagal membuktikan diri setelah tak mencetak satupun gol dari 14 penampilan di Premier League.

Ketika itu Aspas harus bersaing di lini depan dengan adanya Luis Suarez dan Daniel Sturridge. Tak sanggup bersaing, dia pun dipinjamkan ke Sevilla di musim selanjutnya untuk kemudian di bawa pulang Celta Vigo.

Rickie Lambert

Lambert jadi striker pesakitan selanjutnya setelah menggunakan nomor punggung 9 di Liverpool. Dia tercatat cuma bisa bertahan satu musim (2014/2015) dengan mengemas 2 gol dari 25 penampilan di Premier League.

Padahal, sebelum berlabuh ke Liverpool dia bisa mencetak 28 gol dari 75 penampilan di Premier League bersama Southampton. Setelah gagal di Liverpool, Lambert berkelana ke West Bromwich Albion dan Cardiff City. Sampai saat ini dia cuma mencetak lima gol untuk kedua klub itu di seluruh ajang.

Christian Benteke

Christian Benteke bersama Juergen Klopp
Christian Benteke bersama Juergen Klopp Foto: Getty Images/Dennis Grombkowski

Benteke jadi pemain dengan nomor punggung 9 terakhir di Liverpool yang mengalami kegagalan. Dia cuma bisa menyumbang sembilan gol dari 29 penampilan di Premier League. Link Alternatif Sbobet

Padahal, dia diboyong dari Aston Villa dengan harga 32,5 juta poundsterling setelah mampu mencetak 42 gol dari 89 penampilan liga bersama Villa. Namun, saat ini Benteke sudah mulai kembali ke performa terbaiknya. Dia berhasil membuat 15 gol dari 36 penampilannya di Premier League bersama Crystal Palace.

950 Juta Poundsterling, Salah, dan Ambisi Gelar Premier League Liverpool

950 Juta Poundsterling, Salah, dan Ambisi Gelar Premier League Liverpool

3

Bandar Bola – Liverpool tercatat sudah 18 kali keluar sebagai juara liga dengan terakhir kali mereka rasakan pada 1990. Seluruh gelar juara itu didapat The Reds saat kompetisi tertinggi masih bernama Football League First Division.

Di tahun 1992 Football League First Division berubah menjadi Premier League, yang pada saat itu klub-klub mulai mendapatkan untung besar lewat pembagian hak siar televisi. Namun, pada saat itu pula Liverpool menjadi tak bertaring.

Mereka sampai saat ini tak kunjug keluar sebagai juara meski sudah banyak membuang-buang uang guna membangun tim. Rombak pasang tim dengan melakukan transfer besar-besaran.

[Baca Juga: Liverpool Tuntaskan Transfer Salah]

Musim 1999/2000 mungkin jadi momen saat di mana Liverpool mulai serius membangun tim. Sebab, pada waktu itu mereka menghabis uang sebesar 35,3 juta poundsterling untuk mendatangkan tujuh pemain. Emile Heskey jadi pembelian termahal dengan bandrol 11 juta poundsterling.

Namun, dari jumlah uang tersebut mereka belum juga bisa merebut gelar liga setelah cuma finis di posisi keempat. Lebih buruknya lagi, mereka tak bisa merebut gelar Piala FA dan Piala Liga.

Di musim 2004/2005, Liverpool membelanjakan uangnya lebih besar lagi. Mereka menghabiskan 42 juta poundsterling untuk mendatangkan tujuh pemain. Djibril Cisse jadi pembelian termahal dengan harga 14,5 juta poundterling.

Musim tersebut jauh lebih baik daripada yang sebelum-sebelumnya. Liverpool bisa meraih gelar Liga Champions untuk yang kelima kalinya setelah menang adu penalti atas AC Milan.

Liverpool kembali mengeluarkan uang yang lebih besar lagi untuk belanja pemain. Di musim 2007/2008 mereka membelanjakan 76,1 juta poundsterling untuk merekrut 11 pemain, termasuk Fernando Torres yang dibandrol paling mahal dengan 20,2 juta poundsterling.

Sial untuk Liverpool. Mereka kembali gagal merebut gelar liga setelah cuma finis di posisi keempat dan menutup musim 2007/2008 tanpa gelar.

Liverpool tidak juga kapok. Di musim 2010-2011 mereka mengeluarkan uang lebih besar lagi untuk mengejar ambis juara liga. 81 juta poundsterling dikeluarkan untuk membeli delapan pemain.

Pemain setengah matang pun kala itu dibeli dengan harga selangit. Sebut saja Andy Carroll, yang dibeli dengan harga 35 juta poundsterling dari Newcastle United dan cuma bisa mencetak enam gol dalam 44 laga di Premier League bersama The Reds.

Luis Suarez mungkin jadi pembelian tersukses Liverpool di musim itu. Striker asal Uruguay setidaknya mampu mencetak 69 go dari 110 penampilan di Premier League. Namun, tak ada juga gelar liga yang dihasilkan.

Selanjutnya, Liverpool makin ‘kesetanan’. Mereka terus mengeluarkan uang untuk coba merengkuh gelar juara liga di era Premier League. 116,8 juta poundsterling dihabiskan untuk membeli delapan pemain di musim 2014/2015, 93,6 juta poundsterling untuk belanja tujuh pemain di musim 205/2016, dan 61,9 juta poundsterling dihabiskan untuk belanja empat pemain di musim 2016/2017. Gelar liga juga belum bisa digapai.

Kini, mereka melakukan transfer besar lagi. Salah diboyong dari Roma dengan harga 39 juta poundsterling sekaligus jadi pemain termahal Liverpool. Namun, pemain asal Mesir itu punya catatan kurang oke saat tampil di Premier League, Salah mencetak dua gol dari 13 kali penampilan bersama Chelsea pada 2013 sampai 2015.

Dan saat ini, dengan kedatangan Salah, Liverpool sudah menghabiskan uang sekitar 950 juta poundsterling sejak era Premier League. Salah pun menjadi harapan baru untuk bisa membantu The Reds membawa trofi liga ke Anfield. Link Alternatif Sbobet

Apa bisa, Salah?

Sevilla Ingin Bawa Pulang Bacca

Sevilla Ingin Bawa Pulang Bacca

1

Bandar Bola – Masa depan Carlos Bacca saat ini tengah kencang dispekulasikan. Mantan klubnya, Sevilla, tertarik untuk memboyongnya pulang. Bagaimana, Bacca?

Bacca menjalani musim lalu dengan kurang menyenangkan bersama AC Milan. Dia sempat berselisih dengan pelatih Vincenzo Montella dan membuatnya diparkir dalam beberapa pertandingan.

Padahal Bacca dalam dua musim terakhir menjadi andalan Rossoneri dalam mengoyak gawang lawan dengan torehan 34 gol, dengan 31 di antaranya dibuat di Serie A.

Ditambah Milan baru saja mendatangkan Andre Silva dari FC Porto dengan banderol 36 juta euro, maka makin tidak jelas masa depan Bacca di klub tersebut.

Beberapa klub diisukan akan mendekati Bacca. Mulai dari West Ham United, Paris St-Germain, dan kini giliran Sevilla yang merupakan mantan klubnya. Sevilla yang bakal ditinggal Vitolo ke Atletico Madrid tentu butuh pemain baru di lini depan.

Melihat adanya pemilik baru yang datang ke Milan, Sevilla pun lantas coba memanfaatkan kondisi tersebut.

“Ya itu benar, Bacca itu mungkin kami datangkan,” ujar Direktur Sevilla, Oscar Arias, seperti dikutip Football-Espana.

“Kami yakin dia ada di pasaran dan akan dijual musim panas ini, jadi para pemain dengan kualitas seperti ini memang selalu menarik untuk kami,” sambungnya.

“Terkait kepemilikan baru di Milan dan akan ada perubahan dalam skuat, maka wajar saja ada pemain yang bakal dijual dan kami pun mengamatinya,” tutup Arias.

Bacca menyumbangkan dua gelar Liga Europa selama memperkuat Sevilla sedari 2013 hingga 2015 dengan torehan 49 gol dari 108 penampilan. Link Alternatif Sbobet

Rashford Dulu Pernah Ingin Main seperti Pirlo

Rashford Dulu Pernah Ingin Main seperti Pirlo

2

Bandar Bola – Saat ini Marcus Rashford dikenal sebagai penyerang muda Manchester United. Padahal dulu di masa lalu ia justru pernah ingin main di lini tengah seperti Andrea Pirlo.

Rashford memulai debut profesionalnya pada 25 Februari 2016 saat MU mengalahkan Midtjylland 5-1 di ajang Liga Europa. Dia menyumbang dua gol di laga itu dan sejauh ini penyerang 19 tahun tersebut terus jadi mengisi sektor depan ‘Setan Merah’.

Menariknya, sebagaimana diungkap Paul McGuinness yang pernah melatih Rashford di tim junior MU, pada satu waktu pemain bersangkutan justru memiripkan cara mainnya dengan Pirlo yang seorang kreator di lini tengah.

“Kami memutuskan, diri saya, Warren Joyce, dan Colin Little, bahwa dia sangat oke. Dia bisa menjadi pemain No 10, seorang pemain sayap, melewati pemain lawan, dia juga biasa turun ke lini tengah,” kata McGuiness kepada Manchester Evening News.

“Ada satu turnamen ketika dia ingin bermain seperti Pirlo. Tapi kami melihat potensinya menjadi striker. Kami menempa bentuk tubuhnya, menyesuaikan dengan gaya-gaya lari berbeda.

“Dia benar-benar pemuda cerdas dalam hal sepakbola. Ia meningkat pesat. Colin Little memoles penyelesaian akhirnya. Kami memulainya di laga tandang. Ia terus berusaha mengasahnya sepanjang waktu,” bebernya. Link Alternatif Sbobet

Leipzig Bersikeras Takkan Jual Fosberg dan Keita

Leipzig Bersikeras Takkan Jual Fosberg dan Keita

3

Bandar Bola – Dua pemain RB Leipzig, Emil Fosberg dan Naby Keita, kencang diisukan bakal hengkang. Untuk kesekian kalinya, Leipzig menegaskan keduanya takkan dijual.

Forsberg dan Keita jadi alasan mengapa Leipzig sempat memuncaki klasemen, bersaing dengan Bayern Munich dalam perebutan gelar juara sebelum akhirnya finis runner-up. Padahal musim lalu adalah musim perdana klub itu di Bundesliga.

Forsberg sebagai andalan di lini tengah mampu menjalankan perannya sebagai gelandang serang dengan torehan delapan gol dan 19 assist. Sementara Keita adalah “dinamo” di lini tengah, bertugas menjaga keseimbangan Leipzig dan dia mampu bikin delapan gol serta delapan assist.

Wajar saja dengan performa cemerlang itu, Forsberg dan Keita diminati banyak klub besar Eropa. Forsberg sudah dibidik AC Milan dan Arsenal yang siap menggelontorkan dana lebih dari 30 juta euro.

Sementara itu Keita jadi incaran utama Liverpool, setelah Mohamed Salah, yang kabarnya bakal mengeluarkan dana hingga 50 juta euro untuk memboyongnya ke Anfield.

Leipzig tentu tahu kalau dua pemainnya itu kini jadi incaran. Tapi karena kondisi keuangan klub yang sehat plus bakal tampil di Liga Champions, maka Leipzig menegaskan takkan menjual Forsberg dan Keita.

“Tentu saja kami tidak bodoh dengan membiarkan salah satu dari pemain top kami pergi,” ujar chief executive, Oliver Mintzlaff, kepada Bild.

“Emil dan Naby adalah pemain yang punya talenta luar biasa serta sangat menjanjikan. Kami sebagai klub senang mampu membantu perkembangan mereka dan kami kini ingin membuktikan diri di Liga Champions,” sambungnya.

“Belum ada tawaran serius memang. Tapi tentu saja para pemain itu menarik perhatian karena performa mereka. Itu wajar, tapi kami tidak akan menjual mereka,” tutupnya. Link Alternatif Sbobet

Saran agar Arsenal Juara: Pertahankan Sanchez dan Oezil, Beli Lacazette dan Mbappe

Saran agar Arsenal Juara: Pertahankan Sanchez dan Oezil, Beli Lacazette dan Mbappe

1

Bandar Bola – Arsenal belum melakukan manuver berarti di bursa transfer musim panas ini. Robert Pires pun memberikan saran demi melihat mereka juara lagi.

Arsenal baru mendapatkan satu pemain di bursa transfer sejauh ini yakni Sead Kolasinac. Itupun didapatkan secara cuma-cuma setelah kontrak bek kanan itu di Schalke 04 habis.

Sebagai eks pemain, Pires menekankan pentingnya untuk menjaga skuat dan memperkuatnya. Oleh karena itu Arsenal diharapkan bisa mempertahankan dua pemain kuncinya, Alexis Sanchez dan Mesut Oezil.

Setelah itu, Arsene Wenger perlu merekrut pemain-pemain yang bisa meningatkan kualitas tim secara signifikan. Untuk lini serang, Pires menyebut Alexandre Lacazette dan Kylian Mbappe adalah pilihan terbaik saat ini.

“Hal terpentingnya adalah mempertahakan Sanchez dan Oezil, dan kalau mereka membeli Lacazette dan Mbappe. Arsenal bisa melakukan keduanya,” kata Pires dikutip Standard.

“Mereka bisa memperpanjang kontrak Sanchez dan Oezil, dan kenapa tidak membeli dua atau tiga pemain. Kalau Arsene membeli sejumlah pemain, mereka bisa mengangkat trofi Premier League,” imbuhnya.

Sementara jalan untuk merekrut Lacazette amat terbuka karena si pemain menginginkan tantangan baru, merekrut Mbappe jelas jauh lebih sulit. Pemain 18 tahun ini dihargai amat mahal oleh AS Monaco, kabarnya sampai menembus 100 juta euro.

Tapi bagi Pires, mendapatkan Lacazette sudah akan cukup bagus untuk Arsenal. Sementara nama lain yang bisa dipertimbangkan adalah Ousmane Dembele.

“Mbappe adalah pemain bagus yang punya potensi bagus. Tentu saja dia sangat mahal, tapi sekarang di Inggris segalanya mungkin terjadi,” sambungnya.

“Lacazette juga pemain bagus. Dan saya juga suka Ousmane Dembele di Dortmund,” demikian Pires.  Link Alternatif Sbobet

Agen: Deulofeu Mustahil Bertahan di Milan

Agen: Deulofeu Mustahil Bertahan di Milan

2

Bandar Bola – Gerard Deulofeu memang ingin terus bertahan di AC Milan musim depan. Tapi menurut sang agen, hal itu akan sulit terwujud. Kenapa?

Winger berusia 23 tahun itu menjalani paruh musim kedua dengan Milan dengan status pemain pinjaman dari Everton. Deulofeu tercatat bermain 29 kali dengan sumbangan empat gol dan tiga assist dalam 17 penampilannya di Serie A.

Rossoneri terkesan dengan performa Deulofeu sehingga ingin mempermanenkannya. Namun, Everton selaku klub pemilik Deulofeu, terikat dengan klausul yang menyatakan bahwa Barcelona berhak untuk mengajukan penawaran pertama apabila ada klub lain yang mengajukan tawaran kepada The Toffees.

Hal inilah yang lantas membuat Milan dalam posisi sulit meski diakui mereka punya dana besar untuk menggaet Deulofeu. Barca kabarnya sudah siap membawa pulang lagi Deulofeu ke Camp Nou musim depan setelah melihat performa apiknya bersama Milan. Link Alternatif Sbobet

“Keputusan bukan ada di saya – ini semua tergantung Everton dan Barcelona soal masa depan si pemain. Saya sama sekali tidak tahu, kami harus menunggu dulu,” ujar agen Deulofeu, Gines Carvajal, seperti dikutip TuttoMercatoWeb.

“Saya bisa katakan seperti itu (peluang Milan mendapatkan Deulofeu hampir tertutup). Benar-benar pilihan yang sangat sulit,” sambungnya.

Milan sendiri sudah menghabiskan hampir 100 juta euro untuk mendatangkan Mateo Musacchio, Franck Kessie, Ricardo Rodriguez, dan Andre Silva. Masiah ada beberapa pemain yang bakal didatangkan seperti Lucas Biglia, Andrea Conti, dan Nikola Kalinic.

Terluka Karena Harus Jual Milan, Berlusconi: Aku Tetap Fans Nomor Satu

Terluka Karena Harus Jual Milan, Berlusconi: Aku Tetap Fans Nomor Satu

3

Bandar Bola – Silvio Berlusconi telah mengakhiri rezimnya di AC Milan setelah 31 tahun. Tapi dia menegaskan cintanya selalu ada untuk Rossoneri.

Berlusconi resmi melepas kepemilikannya atas Milan usai menjual sahamnya kepada konsorsium China pada April tahun ini. Setelah berkuasa sejak 1986, Berlusconi pun menyerahkan Milan ke pemilik baru yakni Li Yonghong.

Menjual klub kesayangannya tentu saja menyisakan luka mendalam untuk Berlusconi. Tapi kondisi finansial Diavolo Rosso dalam beberapa tahun belakangan memang memaksanya untuk mengambil langkah itu, demi mengembalikan klub ke kejayaan.

“Itu menyentuh saya, saya luar biasa menderita untuk apa yang terpaksa saya lakukan. Tapi tetap, kami punya 30 tahun berisi kejayaan di belakang kami dan saya rasa tahun-tahun ini akan selalu diingat oleh semua penggemar Milan,” kata Berlusconi kepada Telelombardia.

“Saya menjadi presiden dari klub nomor 1, yang sudah memenangi lebih banyak gelar dari yang lainnya dalam sejarah. Untuk pemilik baru, secara logika saya tak mau diri saya menilai mereka.”

“Tapi saya berharap mereka bertindak demi kepentingan terbaik klub, untuk memperkuat Milan dengan pandangan terhadap komitmen ganda untuk Italia dan Eropa yang saya katakan harus kami hormati,” sambung mantan Perdana Menteri Italia ini. Link Alternatif Sbobet

“Saya mengatakan ini meski saya tak punya urusan apa-apa lagi dengan klub dan tim. Saya adalah dan akan selalu jadi penggemar Milan nomor 1. Saya akan terus mendukung dalam suka cita dan kesusahan, seperti yang sudah selalu saya lakukan.”

“Seperti ketika ayah membawa saya ke stadion sebagai seorang bocah dan mengajari, bahwa setelah setiap kesuksesan, saya harus bersiap untuk tantangan baru, dan setelah setiap kekalahan, kami harus bangkit dan berjuang untuk menang lagi,” tandas Berlusconi seperti dikutip Football Italia.

Di bawah Berlusconi, Milan total memenangi 28 gelar termasuk lima titel Liga Champions.

Perez: Terima Kasih untuk Asensio-nya, Nadal

Perez: Terima Kasih untuk Asensio-nya, Nadal

1

Bandar Bola – Marco Asensio tampil cemerlang di musim debutnya bersama Real Madrid. Atas pencapaian Asensio, Presiden Florentino Perez berterima kasih kepada Rafael Nadal.

Asensio baru memainkan debutnya bersama Madrid musim lalu meski dia sudah digaet sejak Desember 2014. Namun Madrid memilih meminjamkan dulu Asensio ke Mallorca dan Espanyol agar si pemain mendapat jam terbang.

“Sekolah” Asensio itu membawa rapor bagus ketika dia menjelma sebagai super-sub Madrid sepanjang musim 2016/2017. Dia selalu bikin gol pada laga debutnya di setiap kompetisi bersama Madrid, baik itu Super Spanyol, La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Asensio pula yang membuat gol pertama dan terakhir Madrid musim lalu, termasuk ke gawang Juventus pada partai final Liga Champions. Performa apik di level klub diteruskan Asensio saat mencetak hat-trick pada laga debutnya di Piala Eropa U-21 bersama Timnas Spanyol.

Tak pelak Asensio pun dianggap sebagai unsung hero Madrid musim lalu dan atas pencapaiannya itu, Perez mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada Nadal, petenis top Spanyol yang menjadi fans berat Madrid.

Sama-sama berasal dari Mallorca, Nadal-lah yang mempromosikan Asensio kepada Perez sehingga Madrid mau membeli Asensio saat belum setenar sekarang.

“Saya menelepon Rafa Nadal dan memintanya berbicara kepada Miguel Angel, direktur olahraga Mallorca,” tutur Perez kepada Onda Cero.

“Saya minta kepada Nadal untuk bilang kepada pamannya bahwa kami ingin membelinya (Asensio),” sambungnya.

“Dia mengurus segalanya dengan sempurna dan kami pun bisa cepat menuntaskan kesepakatan itu,” tutup Perez.

Asensio, 20 tahun, punya 10 gol dan empat assist dari 38 pertandingan di seluruh kompetisi musim lalu. Link Alternatif Sbobet

Ribut-ribut Maradona dengan Dani Alves

Ribut-ribut Maradona dengan Dani Alves

2

Bandar Bola – Legenda Argentina Diego Maradona tengah bersitegang dengan bek Juventus dan timnas Brasil Dani Alves. Keduanya terlibat perang komentar di media.

Perselisihan itu diawali setelah Alves mengkritik Maradona dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi di Brasil. Saat itu, Alves mengatakan bahwa Maradona tidak bisa dibandingkan dengan Lionel Messi, karena skandal ‘Gol Tangan Tuhan’ di Piala Dunia 1986.

“Anda ingin membandingkan Messi dengan Maradona? Anda tidak bisa membandingkan mereka,” ujar Alves kala itu. “Saya tidak akan bangga mengatakan bahwa saya memenangi Piala Dunia dengan sebuah ‘Tangan Tuhan’.

“Saya tidak akan bisa mengatakannya kepada putra saya bahwa saya memenangi Piala Dunia dengan cara seperti itu, dengan seluruh dunia membicarakannya. ‘Tangan Tuhan’ menipu kita. Seorang olahragawan seperti itu tidak bisa menjadi contoh bagi para pesepakbola muda,” ceplos mantan penggawa Barcelona itu.

Maradona tidak terima dengan komentar pedas Alves. Pria berusia 56 tahun itu membalas dengan mengkritik gaya permainan Alves.

“Dani Alves adalah orang bodoh. Dia membuat 28 operan dan hanya empat yang menemui sasaran,” sahut Maradona kepada TyC Sports. “Sebagai nomor ‘4’ (bek kanan), Cafu dan Maicon bagus. Dani Alves? Buruk sekali.”

“Dia bisa berbicara karena dia bermain di sebuah posisi di atas lapangan di mana bola tidak dimainkan. Mereka (bek kanan) menyentuh bola tiga kali dan membuat delapan pelanggaran di setiap pertandingan,” sembur dia.

Ribut-ribut Maradona dengan Dani AlvesFoto: Gabriele Maltinti/Getty Images
Maradona turut dibela sang putri, Dalma, yang mengunggah sebuah tulisan panjang yang diunggah di Twitter.

“Tuan Dani Alves, saya menulis kepada Anda dengan tujuan menjelaskan siapa ayah saya karena saya mengira saya punya pengetahuan yang tidak Anda punya,” tulis Dalma Maradona. “Saya melihat sebuah kalimat yang Anda katakan bahwa Anda tidak bisa membandingkan Messi dengan ayah saya (saya tidak bisa lebih setuju kali dan saya selalu bilang bahwa hanya orang-orang bodoh yang membuat perbandingan semacam itu) dan, sebagai seorang Argentina, saya mencintai Messi dan saya selalu merayakan kesuksesan dia.”

“Anda bilang Anda tidak bangga memenangi sebuah Piala Dunia dengan sebuah gol handball dan saya bertanya kepada Anda — apakah Anda pernah melihat gol lain yang sudah dicetak ayah saya di pertandingan yang sama?”

“Selain itu Anda bilang bahwa Anda tidak akan menganggap ayah saya sebagai teladan untuk pesepakbola muda dan saya pikir ayah saya akan setuju dengan Anda tentang hal itu karena dia tidak pernah ingin menjadi teladan untuk apapun dan melakukan apa yang dia bisa.” Demikian dilansir ESPN. Link Alternatif Sbobet