Trofi Liga Champions untuk Menyempurnakan Musim Juventus

Trofi Liga Champions untuk Menyempurnakan Musim Juventus

1

Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Musim Juventus sejauh ini berjalan mengesankan dengan kans treble yang terbuka. Bagi Claudio Marchisio, gelar juara Liga Champions akan menyempurnakannya.

Juve sudah mengamankan dua gelar domestik di musim ini. Selain memenangi scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun, Juve juga mempertahankan gelar Coppa Italia.

Juve masih berpeluang menambah gelar di Liga Champions sekaligus merangkai treble winners. Bianconeri sukses melangkah hingga ke final Liga Champions dan akan menghadapi Real Madrid pada hari Sabtu (3/6/2017) mendatang.

“Hanya sedikit pemain yang bisa bilang mereka ada di final Liga Champions dan ini bukan kesempatan yang ingin kami buang lagi,” ujar Marchisio seperti dilansir situs resmi klub.

“Musim seperti ini pantas berakhir dengan salah satu trofi terbesar. Kami menantikan satu pertandingan menentukan di hari Sabtu malam, di mana kami harus mematikan pemain-pemain kunci mereka dan memberi kami kesempatan untuk memenangi pertandingan.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Miralem Pjanic. Gelandang Juve asal Bosnia dan Herzegovina itu menilai trofi Liga Champions akan jadi penutup terbaik untuk musim ini.

“Kami meraih hasil-hasil luar biasa dan musim berjalan bagus sejauh ini. Kami ingin menyempurnakannya dengan memenangi Liga Champions,” kata Pjanic. Link Alternatif Sbobet

Cara FC Copenhagen Membagi Kebahagiaan dengan Suporter di Atas Kursi Roda

Cara FC Copenhagen Membagi Kebahagiaan dengan Suporter di Atas Kursi Roda

1

Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Sukses FC Copanhagen merayakan gelar juara Danish Cup tak berhenti dengan mengangkat trofi. Mereka secara khusus mengapresiasi seorang suporter istimewa.

FC Copenhagen mengunci gelar juara Danish Cup pada 25 Mei. Mereka mengalahkan Brondby dengan skor 3-1 pada final yang digelar di Parken Stadium, Kopenhagen.

Sukses itu melengkapi keberhasilan FC Copenhagen yang juga menjadi juara liga Denmark musim 2016/2017. FC Copenhagen meraih titel Superliga dengan mengantongi 64 poin dari 26 pertandingan yang dilakoni sepanjang musim.

Usai kemenangan di Piala Danish itu, para pemain merayakan trofi dengan suporter yang memenuhi stadion. Namun, tak hanya itu. Ada ada satu momen yang menunjukkan betapa ikatan FC Copenhagen dengan suporter begitu erat. Mereka menunjukkan diri kalau suka cita itu wajib dirasakan oleh seluruh warga Kopenhagen tanpa kecuali.

Para pemain menyerahkan trofi kepada seorang pemuda yang ada di tribun penonton. Si pemuda itu membawa lari trofi menuju tribun yang letaknya lebih atas dan makin jauh dari para pemain yang ada di lapangan.

Trofi itu kemudian diserahkan kepada seorang penonton yang duduk di atas kursi roda. Dari rekaman video tampak si suporter bahkan tak mampu memegang trofi itu dengan tangannya tanpa bantuan suporter lainnya.

Aksi tersebut seolah menjadi lanjutan bukti ikatan erat sebuah tim sepakbola dengan para masyarakat di mana home base mereka berada. Sebelumnya, Manchester United dan Manchester City bersatu untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban teror bom Manchester. Link Alternatif Sbobet

“Kami sedih dengan tragedi itu. Kami tak bisa menjauhkan pikiran dan hati dari para korban dan keluarga mereka. penerbangan kami ke Swedia semestinya dipenuhi kegembiraan seperti saat kami akan menghadapi pertandingan besar, tapi tidak kali ini,” tutur Mourinho sebelum MU terbang ke Stockholm untuk menghadapi final Liga Europa.

‘Si Nyonya Besar’ Dibayangi Rekor Buruk

‘Si Nyonya Besar’ Dibayangi Rekor Buruk

1

Bandar Bola – Juventus menantang juara bertahan Real Madrid di final Liga Champions. Sebuah rekor final yang buruk menjadi tantangan tersendiri bgi pasukan Turin.

Final Liga Champions antara Juventus melawan Madrid akan digelar di Cardiff, akhir pekan ini. Kedua tim sama-sama mengincar sejarah; Juve membidik treble pertamanya sementara Los Blancos berharap jadi klub pertama di era Liga Champions, yang mampu meraih dua gelar juara beruntun.

Namun demikian, sebuah rekor yang tidak menyenangkan membayangi Juventus. Di kompetisi Eropa, Juve tercatat baru dua kali menang dari delapan penampilan di final.

Terakhir kali, Juventus disingkirkan oleh Barcelona di final Liga Champions 2015.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menegskan bahwa rekor buruk di final bukan alasan bagi timnya untuk tidak memberikan performa terbaik.

“Ini adalah laga penting dan kami harus tampil seperti penampilan kami di sepanjang musim,” ungkap Allegri di Soccer Way. “Hal-hal yang negatif menular. Ketika kami kami mencapai di sini, atmosfernya mengerikan dan saya masih bisa mengingatnya ketika orang-orang berbicara tentang final-final yang mana kami kalah.”

“Juventus tidak kalah enam kali, melainkan kami sudah delapan kali maju ke final. Lolos ke final saja sudah luar biasa,” sambung dia.

“Hanya ada satu Liga Champions seperti hanya ada satu Super Bowl dan apa yang penting adalah berada di tempat seperti sekarang. Saya gembira bisa berada di final dan saya merasa beruntung memimpin tim di Cardiff pada hari Sabtu.”

Meskipun punya rekor buruk di final kompetisi Eropa, Juve memenangi duel terakhirnya melawan Madrid yang terjadi di semifinal pada Mei 2015 dengan keunggulan agregat 3-2.  Link Alternatif Sbobet

Salam Perpisahan dari Joe Hart untuk Torino

Salam Perpisahan dari Joe Hart untuk Torino2

Bandar Bola – Selesai sudah masa peminjaman Joe Hart di Torino. Kiper milik Manchester City itu pun menyampaikan salam perpisahannya untuk Il Toro seraya mengucapkan terima kasih.

Hart terpaksa pergi dari City karena Pep Guardiola tak menginginkannya. Penjaga gawang timnas Inggris itu kemudian bertualang ke Italia dan bergabung dengan Torino sebagai pemain pinjaman.

Selama memperkuat Torino, penampilan Hart tak bisa dibilang istimewa. Dia hanya mencatat lima clean sheet dalam 37 pertandingan dan kemasukan total 64 gol.

Meskipun demikian, Hart adalah salah satu pemain kesayangan tifosi Torino. Dia merasa diperlakukan sangat baik selama bermukim di Italia.

“Terima kasih Torino …” tulis Hart mengawali salam perpisahannya untuk Torino, sebagaimana dia tulis di akun Instagram-nya.

“Aku sangat bangga telah bermain untuk klub spesialmu. Caramu memperlakukanku dan keluargaku adalah sesuatu yang tak akan pernah kulupakan. Aku akan mendukung Torino selamanya di sisa hidupku.

“Aku sudah bertemu begitu banyak orang spesial dan ini adalah salah satu pengalaman terhebat dalam hidupku. Aku suatu hari nanti akan kembali untuk bertemu kalian semua, jadi selamat tinggal untuk sekarang. Nikmatilah musim panas yang menakjubkan,” kata Hart.

Belum jelas di mana Hart akan bermain pada musim depan. Torino tak sanggup membelinya dari City, sementara City juga tak lagi membutuhkan jasanya. Hart sendiri tak mau dipinjamkan lagi. Link Alternatif Sbobet

Cedera Ligamen Lutut, Reus Absen Beberapa Bulan

Cedera Ligamen Lutut, Reus Absen Beberapa Bulan

3

Bandar Bola – Borussia Dortmund mengonfirmasi cedera yang dialami oleh Marco Reus. Dortmund menyebut Reus mengalami cedera lutut dan si pemain akan absen selama “beberapa bulan”.

Reus mendapatkan cedera di ligamen lutut kanannya saat Dortmund mengalahkan Eintracht Frankfurt di final DFB-Pokal, Sabtu (27/5/2017) lalu. Pada laga tersebut, Reus cuma main di babak pertama dan kemudian digantikan Christian Pulisic.

“Marco Reus akan absen selama beberapa bulan setelah mengalami robekan di ligamentum cruciatum di lutut kanannya dalam laga final Piala DFB melawan Eintracht Frankfurt di Olympiastadion, Berlin, Sabtu malam,” tulis Dortmund dalam penjelasan di situs resmi mereka.

Dortmund masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Reus dalam beberapa hari ke depan. Dari pemeriksaan tersebut, Die Borussen akan memutuskan langkah-langkah perawatan yang harus dilakukan.

Oleh karena itulah, Dortmund belum bisa memberikan estimasi yang lebih detail mengenai berapa lama Reus akan absen.

“BVB mendoakan pahlawan mereka di Piala DFB itu agar pulih sesegera mungkin,” tulis Dortmund.

Reus sulit melepaskan diri dari jeratan cedera dalam beberapa waktu terakhir. Penyerang berusia 27 tahun itu cuma tampil pada 24 pertandingan musim ini dan menyumbangkan 13 gol serta delapan assist. Link Alternatif Sbobet

Juventus: Agar Tak Runner-up Lagi, Juga Wujudkan Treble

Juventus: Agar Tak Runner-up Lagi, Juga Wujudkan Treble

1

Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Akhir pekan ini Juventus tentu tak mau cuma jadi runner-up Liga Champions lagi. Apalagi kali ini ada iming-iming pencapaian treble.

Dalam sejarah Piala/Liga Champions, Bianconeri saat ini sudah menyandang predikat tim paling sering jadi runner-up. Dari delapan kali menembus final, Juventus punya hasil akhir dua kali juara dan enam kali jadi runner-up.

Baru dua tahun lalu La Vecchia Signora menambah koleksi runner-up itu ketika dikalahkan Barcelona 1-3 dalam partai final Liga Champions 2015 yang dihelat di Berlin.

Kenangan dua tahun lalu itu akan coba dihindari dalam final Liga Champions musim ini, saat menghadapi Real Madrid di Cardiff pada tanggal 3 Juni mendatang.

Motivasi buat Juventus bakal bertambah karena pertandingan tersebut turut menghadirkan peluang treble, setelah sebelumnya menjuarai Coppa Italia dan Serie A.

Menurut UEFA.com, Juventus bisa jadi tim keenam, dan klub kelima (karena Barca pernah dua kali melakukannya), yang mampu merangkai treble (titel dobel domestik) dan trofi Liga Champions.

Jika treble itu terwujud maka Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus juga akan masuk jajaran pelatih top yang pernah melakukannya seperti Sir Alex Ferguson, Josep Guardiola, José Mourinho, Jupp Heynckes, dan Luis Enrique. Kapten Gianluigi Buffon pun berkesempatan jadi pemain tertua (39 tahun dan 126 hari) yang jadi juara di final Liga Champions.

“Tak ada banyak hal yang harus dipersiapkan — kami cuma harus memenanginya,” ujar Allegri di Juventus.com.

Bek Andrea Barzagli menambahkan, “Kami disarati kepercayaan diri dan kami akan menuju Wales dengan fokus mengulangi penampilan kami di beberapa laga sebelumnya di Liga Champions.” Link Alternatif Sbobet

Totti: 786 Penampilan, 307 Gol, 1 Roma

Totti: 786 Penampilan, 307 Gol, 1 Roma

3

Bandar Bola – Francesco Totti akhirnya menutup kariernya di AS Roma. Dua puluh lima tahun karier bersama satu klub meninggalkan beragam torehan.

Totti memainkan laga terakhirnya dalam seragam Roma di giornata 38 Serie A 2016/2017. Dalam pertandingan melawan Genoa di Stadion Olimpico, Minggu (28/5/2017) malam WIB, Totti masuk di menit ke-54 sebagai pemain pengganti.

Tampil selama kurang lebih 40 menit, Totti membantu Roma menang 3-2 atas Genoa. Kemenangan itu sekaligus memastikan Giallorossi finis di posisi dua dan lolos ke fase grup Liga Champions musim depan.

Mengawali karier profesionalnya di Roma pada 1992, Totti kemudian tak pernah berganti klub sampai akhir kariernya. Meski sempat mendapat sejumlah tawaran dari beberapa klub besar Eropa saat masih muda, Totti menolak dan memilih bertahan di ibu kota Italia.

Selama berseragam Roma, Totti memenangi satu scudetto pada 2000/2001. Selain itu, Totti juga memenangi dua gelar Coppa Italia dan dua gelar Piala Super Italia.

Dua dekade lebih memperkuat Roma, Totti tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan paling banyak untuk I Lupi. Sejauh ini, dia juga merupakan top skorer sepanjang masa Roma. Link Alternatif Sbobet

Berikut adalah angka-angka di balik karier Totti bersama Roma seperti dirangkum BBC:

786 – jumlah penampilan di laga kompetitif untuk Roma di semua kompetisi (rekor klub)

307 – jumlah gol di laga kompetitif untuk Roma di semua kompetisi (rekor klub)

25 – jumlah musim selama berkarier di Serie A, sejajar dengan Paolo Maldini (AC Milan)

23 – jumlah musim di mana Totti mencetak gol di Serie A (rekor)

32 – jumlah gol terbanyaknya dalam satu musim (2006/2007). Dia memenangi Sepatu Emas Serie A dengan 26 gol musim itu dan Sepatu Emas Eropa

16 – usia ketika dia melakukan debut untuk Roma

40 – usia ketika dia melakukan penampilan terakhir untuk Roma

22 – usia ketika dia menjadi kapten Roma, yang termuda di sejarah Serie A

1 – gelar Serie A pada 2000/2001

9 – runner-up Serie A

16 – kartu merah selama kariernya

Inter Menang Telak di Pekan Terakhir

Inter Menang Telak di Pekan Terakhir

2

Bandar Bola – Inter Milan ‘mengamuk’ di pekan terakhir Liga Italia 2016/2017. Nerazzurri menutup musim dengan menggasak Udinese 5-2.

Menjamu Udinese di Giuseppe Meazza, Senin (29/5/2017) dinihari WIB, Inter bahkan sempat unggul empat gol lebih dulu.

La Beneamata yang sudah dipastikan gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan, bermain lepas sejak awal. Gol cepat pun berhasil mereka ciptakan.

Eder membawa tuan rumah memimpin pada menit kelima. Mendapat umpan manis dari Davide Santon, Eder tanpa kesulitan menaklukkan kiper Udinese, Simone Scuffet.

Di menit ke-18, Inter menggandakan kedudukan. Kali ini Ivan Perisic yang mencatatkan namanya di papan skor, usai menyambar crossing mendatar Eder dari sisi kanan.

Keunggulan Inter melebar setelah Marcelo Brozovic ikutan mencetak gol di menit ke-36. Sepakan kaki kirinya memanfaatkan umpan tarik Perisic memaksa Scuffet memungut bola untuk ketiga kalinya. Skor 3-0 untuk keunggulan Inter menutup jalannya babak pertama.

Di babak kedua, Inter menambah gol dan mengubah skor menjadi 4-0 pada menit ke-54. Eder mencetak gol keduanya dengan sepakan setengah voli memanfaatkan umpan Perisic.

Udinese sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-76 setelah Andrija Balic mencetak gol dari luar kotak penalti. Skor jadi 4-1 untuk sementara.

Namun Inter langsung membalas tiga menit berselang, dengan memaksa Udinese mencetak gol bunuh diri. Kesalahan Gabriele Angella mengantisipasi umpan Geoffrey Kondogbia membuat bola meluncur ke gawang sendiri. Inter memimpin 5-1.

Di masa injury time, Udinese mendapat gol keduanya lewat kaki Duvan Zapata. Skor 5-2 untuk kemenangan Inter pun jadi hasil akhir pertandingan.

Kemenangan ini tak berpengaruh terhadap posisi Inter di klasemen. Mereka tetap di posisi tujuh, menuntaskan musim dengan nilai 62 dari 38 pekan. Sedang Udinese ada di posisi 13 dengan 45 poin.
Link Alternatif Sbobet
Susunan Pemain

Inter Milan: Juan Pablo Carrizo, Danilo D’Ambrosio, Gary Medel (Yuto Nagatomo 46′), Marco Andreolli, Davide Santon (Trent Sainsbury 71′), Roberto Gagliardini, Geoffrey Kondogbia, Antonio Candreva, Marcelo Brozovic, Ivan Perisic (Rodrigo Palacio 56′), Eder

Udinese: Simone Scuffet, Felipe, Gabriele Angella, Thomas Heurtaux (Matos 28′), Gabriel Silva, Jakub Jankto (Emmanuel Agyemang-Badu 46′), Emil Halffredsson ( Lucas Evangelista 60′), Andrija Balic, Silvan Widmer, Cyril Thereau, Duvan Zapata

Crotone Selamat dari Degradasi, Empoli Turun Kasta

Crotone Selamat dari Degradasi, Empoli Turun Kasta

1

Bandar Bola – Akhir dramatis mewarnai pekan pamungkas Serie A 2016/2017. Crotone selamat dari degradasi usai menang atas Lazio. Sebaliknya, Empoli harus turun ke Serie B.

Seusai pekan 37 lalu, Crotone masih berada di zona merah dengan menempati posisi 18 setelah baru mengumpulkan 31 poin. Tepat satu tingkat di atas mereka, Empoli juga masih berusaha untuk melepaskan diri dari jerat degradasi dengan selisih hanya satu poin.

Di giornata 38, Crotone akhirnya memenangi persaingan untuk tetap bertahan di Serie A. Crotone meraih kemenangan dengan mengalahkan Lazio 3-1.

Bertanding di Stadio Ezio Scida, Senin (29/5/2017) dinihari WIB, Crotone membuka keunggulan lewat Andrea Nalini di menit ke-14 sebelum digandakan Diego Falcinelli delapan menit kemudian. Di menit ke-26, Lazio sempat menipiskan ketinggalan melalui eksekusi penalti Ciro Immobile.

Nalini sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-60 untuk memantapkan kemenangan Crotone. Kemenangan ini mengangkat Crotone ke peringkat 17 dengan 34 poin.

Di saat bersamaan, Empoli justru takluk 1-2 di tangan Palermo. Hasil itu membuat Empoli turun ke peringkat 18 dengan 32 poin. Dengan demikian, Empoli menyusul Palermo dan Pescara turun ke Serie B.

Keberhasilan Crotone menyelamatkan diri dari degradasi tak lepas dari laju apik mereka dalam sembilan pertandingan terakhir. Tim arahan Davide Nicola itu mengumpulkan 20 poin dari total 27 poin yang bisa diraih.

Sementara itu, laju Empoli tersendat dalam beberapa laga terakhir. Mereka menelan empat kekalahan dan hanya sekali menang dalam lima pertandingan terakhirnya di Serie A. Link Alternatif Sbobet

Candaan Balotelli Soal Cara Akhiri Dominasi Messi-Ronaldo di Ballon d’Or

Candaan Balotelli Soal Cara Akhiri Dominasi Messi-Ronaldo di Ballon d’Or

1Agen Judi Bola Terpercaya – topbet999.com – Sejak 2008 hingga kini, penghargaan Ballon d’Or selalu jatuh ke tangan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Sambil bercanda, Mario Balotelli mengungkapkan sebuah rencana jahat demi memenangi Ballon d’Or.

Dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir, Messi sudah lima kali meraih penghargaan Ballon d’Or. Sementara itu, Ronaldo sudah empat kali mendapatkan penghargaan yang sama. Hal itu tak terlalu mengherankan karena dua pemain itu sampai sekarang selalu disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.

“Duopoli” yang dilakukan oleh Messi dan Ronaldo membuat kehebatan pemain-pemain lainnya seolah-olah tertutup dan untuk meraih Ballon d’Or pun terasa amat sulit selama Messi dan Ronaldo masih berada di puncak permainan.

Balotelli juga berharap suatu saat nanti akan memenangi Ballon d’Or. Dia punya rencana agar hal itu bisa terwujud tanpa menunggu Messi dan Ronaldo menurun.

“Saya harus membunuh mereka berdua untuk memenanginya,” kata Balotelli sambil bercanda kepada Bresciaoggi seperti dikutip Daily Mail.

Meski bergurau untuk membunuh Messi dan Ronaldo, Balotelli menyadari bahwa dirinya masih harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai level dua pemain itu.

Jika Messi dan Ronaldo sangat konsisten di timnya masing-masing, Balotelli masih angin-anginan. Dia gagal total di Liverpool, tapi kemudian bangkit setelah bergabung dengan Nice pada musim ini. Link Alternatif Sbobet

“Apa yang telah saya lakukan sejak memulai karier belum cukup. Saya harus berbuat lebih,” katanya.

Balotelli mencetak 17 gol dalam 28 pertandingan bersama Nice pada musim ini. Dia ikut membantu klub Prancis itu lolos ke Liga Champions musim depan.