Data dan Fakta Madrid vs Atletico Dinihari Nanti

Data dan Fakta Madrid vs Atletico Dinihari Nanti

 

Data dan Fakta Madrid vs Atletico Dinihari Nanti

Bandar Bola – Final Liga Champions 2015-16 akan menghadapkan Real Madrid dengan Atletico Madrid, Minggu (28/5/2016) dinihari WIB. Ini data dan fakta seputar laga itu.

Stadion San Siro di kota Milan bakal menjadi tempat beradunya kedua tim asal kota Madrid tersebut–memunculkan sebuah El Derbi Madrileno.

Baru dua tahun lalu Madrid dan Atletico juga bertemu di babak serupa. Saat itu El Real berjaya atas Los Colcheros; Madrid meraih titel ke-10 di ajang tersebut dan Atletico pun harus rela jadi runner-up lagi untuk kali kedua dalam sejarah klubnya.

Berikut data dan fakta yang dirangkum BBC seputar laga dinihari WIB nanti.

– Real Madrid sudah menembus final Piala/Liga Champions untuk kali ke-14, lebih banyak daripada tim-tim lain. Mereka sudah memenangi 10 di antaranya, juga sebuah rekor, termasuk empat final terakhirnya.

– Ini merupakan kali ketiga dalam empat tahun terakhir sebuah final Liga Champions menghadirkan dua tim dari satu negara (Jerman 2013, Spanyol 2014, Spanyol 2016).

– Termasuk 2016, wakil kota Madrid sudah mencatatkan 17 penampilan di final Piala/Liga Champions (14 dari Real Madrid, tiga dari Atletico Madrid). Jumlah itu lebih banyak daripada kota lain (Milan memiliki 16).

– Atletico Madrid sudah memenangi tujuh dari 16 pertandingan terakhirnya lawan Real Madrid di seluruh kompetisi (lima seri, empat kalah). Sebelum itu mereka sempat gagal menang satu kali pun dalam 25 pertemuan lawan Real Madrid (enam seri, 19 kalah).

– Empat partai kompetitif terakhir antara Real Madrid dengan Atletico Madrid memunculkan empat gol saja (masing-masing dua).

– Ini adalah musim ketiga secara berturut-turut seorang manajer menembus final Liga Champions di musim pertamanya kompetisi tersebut (Diego Simeone 2014, Luis Enrique 2015, Zinedine Zidane 2016).

– Atletico Madrid sudah membuat 15 clean sheet dalam 21 partai terakhirnya di Liga Champions, termasuk empat dalam enam partai knockout musim ini.

Juventus Lepas Caceres

Juventus Lepas Caceres

 

Juventus Lepas Caceres

Agen Bola – Martin Caceres tak akan berkostum Juventus lagi pada musim depan. Bek asal Uruguay itu akan angkat kaki dari Turin di musim panas ini.

Kontrak Caceres dengan Juventus akan habis pada akhir bulan depan. Karena Bianconeri tidak akan menawarkan kontrak baru, pemain berusia 29 tahun itu pun bebas pergi ke klub mana pun tanpa biaya transfer.

Beberapa tim rival Juventus di Serie A kabarnya siap menampung Caceres. Napoli, AS Roma, dan AC Milan dilaporkan siap memperebutkan si pemain.

“Caceres menutup hubungannya dengan kami pada 30 Juni,” jelas CEO Juventus, Giuseppe Marotta, kepada Tuttomercatoweb.

“Dia selalu bekerja dengan profesional. Tapi, saya tidak tahu apakah dia akan pergi ke Napoli atau tempat lainnya,” kata Marotta.

Caceres pertama kali bergabung dengan Juventus pada Agustus 2009 silam. Saat itu, Juve meminjamnya dari Barcelona selama satu musim.

Sempat membela Sevilla selama satu setengah musim, Caceres kembali ke Juve pada Januari 2012 dengan status pinjaman. Tak berselang lama, Juve mengontraknya secara permanen.

Caceres tak bisa memberi kontribusi maksimal untuk Juventus karena sering diganggu cedera, beberapa di antaranya cedera parah. Pada bulan Februari lalu, dia mendapatkan cedera Achilles, yang memaksanya absen hingga akhir musim.

Caceres tampil pada 110 pertandingan untuk Juventus dan menyumbangkan tujuh gol.

Ramos Mengenang Momen untuk Anak Cucunya

Ramos Mengenang Momen untuk Anak Cucunya

 

Ramos Mengenang Momen untuk Anak Cucunya

Bandar Bola – Pemain sekaliber Sergio Ramos pasti punya banyak momen tak terlupakan dalam karier sepakbolanya yang gemerlapan. Satu yang terbaik adalah yang terjadi di Lisbon.

Kala itu, pada 24 Mei 2014, Real Madrid bertarung melawan Atletico Madrid di final Liga Champions di Stadion Luz. Madrid tertinggal sejak menit 36 oleh gol Atletico yang dicetak Diego Godin.

Menit demi menit berlalu, Madrid tak kunjung berhasil mencetak gol balasan, sampai menit ke-90 pun terlewati. Akan tetapi, di menit ketiga injury time, Ramos jadi pahlawan. Ia melompat tinggi untuk menyambut bola lambung dari sepak pojok Luka Modric. Sundulannya mengarah ke sisi kanan kiper Thibaut Courtois dan menembus gawang.

Puluhan ribu suporter Madrid “meledakkan” stadion. Komentator siaran langsung mengatakan, “”Sergio Ramos menyelamatkan Real….”

Gol itu memang menyelamatkan Los Blancos dan menjadi bahan bakar baru untuk menyerang balik Atletico. Di babak tambahan 2 x 15 menit, Madrid berhasil mengukir tiga gol melalui Gareth Bale, Marcelo, dan Cristiano Ronaldo. Mereka menang “mutlak” 4-1 dan meraih gelar ke-10 mereka di Eropa

Torres Menutup Musim dengan Cara Terbaik

Torres Menutup Musim dengan Cara Terbaik

 

Torres Menutup Musim dengan Cara Terbaik

Casino Online – Penyerang Atletico Madrid, Fenando Torres, menutup musim ini dengan catatan gol. Dia pun mengaku sudah menyudahi musim ini dengan cara yang paling bagus.

Atletico memetik kemenangan dengan skor akhir 2-0 saat melakoni pertandingan melawan Celta Vigo di laga pamungkas laga La Liga musim ini. Di pertandingan yang berlansung di Vicente Calderon itu, Torres menjadi pemecah kebuntuan Atletico dengan gol yang dicetak pada menit 51.

Berawal dari satu tendangan sudut, Torres melepaskan sebuah sepakan first time kaki kanan. Bola sepakannya masuk dengan mulus ke gawang Celta Vigo.

Torres bisa saja mencetak satu gol lagi andai tendangan akrobatiknya tiga menit kemudian tak membentur mistar. Bola rebound itu yang berbuah menjadi gol dari Antoine Griezmann.

Dengan gol itu, Torres pun mencatatkan sebanyak 10 gol untuk Atletico di ajang La Liga. Catatan itu merupakan torehan terbaiknya sejak musim 2010-11.

Oleh karena itu, pantas kalau Torres lalu mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang sudah ditunjukkan oleh seluruh bagian klub ibukota Spanyol itu.

“Menyudahi La Liga dengan cara yang terbaik. Terima kasih pada para pendukung untuk dukungan tulus Anda. Sampai jumpa di Milan,” ujar Torres di akun Twitter pribadinya, @Torres.

Bersama Atletico, Torres masih mempunyai satu laga lagi yang harus dilakoni. Mereka akan mementaskan laga final Liga Champions melawan Real Madrid dalam laga yang berlangsung di San Siro pada 28 Mei mendatang.

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

 

 

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Banda Judi – Juergen Klopp akan menjalani pertandingan ke-50 sebagai manajer Liverpool dinihari nanti. Klopp tampak sukar percaya sudah sampai ke angka itu.

Klopp didatangkan ke Anfield pada 8 Oktober 2015 lalu untuk menempati posisi yang sebelumnya ditempati oleh Brendan Rodgers. Sejauh ini peracik taktik asal Jerman itu sudah menjalani 49 laga di posisinya.

Dari 49 pertandingan sebagai manajer The Reds, mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund itu mencatatkan 23 kemenangan, dalam persentase 46,9%, selain 15 hasil seri dan 11 kekalahan.

Partai ke-50 sebagai manajer Liverpool akan dijalani Klopp dalam sebuah laga kandang ketika menjamu Chelsea dalam partai Premier League, Kamis (16/5/2016) dinihari WIB.

“Untuk 50 pertandingan biasanya Anda butuh 1,5 musim dan kami masih punya laga sisa di musim ini. Anda tetap terjaga berkat apa yang harus dilakukan,” ucap Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Sejauh ini perjalanannya intens tapi juga menyenangkan. Segalanya baru, yang senantiasa menarik dan saya tak percaya waktu berlalu sedemikian cepat. Saya takkan punya masalah untuk liburan, tapi saya juga menantikan tiga pertandingan berikutnya,” sebutnya.

Selain lawan Chelsea, Liverpool musim ini masih akan menghadapi West Bromwich Albion yang jadi laga penutupnya di Premier League 2015-16. Satu partai lain dijalani di final Liga Europa lawan juara bertahan dua kali Sevilla.

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Sakho Buka Keunggulan West Ham

Casino OnlineDiafra Sakho berhasil membuka keunggulan West Ham United atas Manchester United saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Memanfaatkan umpan tarik Manuel Lanzini, dengan sekali kontrol, Sakho melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang De Gea.

Susunan Pemain:

West Ham United: Randolph; Antonio, Reid, Ogbonna, Cresswell; Noble, Kouyate, Lanzini, Payet; Sakho, Carroll

Manchester United: De Gea, Valencia, Smalling, Blind, Rojo, Herrera, Schneiderlin, Rooney, Mata, Rashford, Martial

Cavani Opsi Cadangan jika Morata Tinggalkan Juventus

Cavani Opsi Cadangan jika Morata Tinggalkan Juventus

Cavani Opsi Cadangan jika Morata Tinggalkan Juventus

Agen Maxbet Direktur Juventus, Giuseppe “Beppe” Marotta, menyatakan Edinson Cavani bukanlah target utama timnya dalam bursa transfer musim panas nanti. El Matador –julukan Cavani– hanya akan dibeli apabila Alvaro Morata hengkang.

Cavani masih memiliki kontrak dengan Paris Saint-Germain (PSG) yang baru akan kedaluwarsa pada Juni 2018. Akan tetapi, penyerang berkebangsaan Uruguay tersebut tetap saja selalu dikabarkan bakal merapat ke Juventus.

Agen Cavani, Walter Guglielmone, sempat menyatakan transfer yang melibatkan kliennya itu bisa saja terjadi pada musim panas. Sementara Cavani sendiri sedang mempertimbangkan masa depannya bersama Les Parisiens.

“Tahun lalu kami menginvestasikan banyak uang untuk lini depan dengan membeli tiga pemain, padahal sudah memiliki Morata. Lini depan adalah area yang melebihi standar kami. Kami hanya akan membeli jika ada pemain yang hengkang,” kata Marotta, seperti dilansir Soccerway, Senin (9/5/2016).

“Terdapat banyak nama sehingga kami bisa membangun tim baru. Tapi, (Massimiliano) Allegri menyatakan bahwa tim tidak akan direvolusi. Juventus adalah klub prestisius dan sangat jarang kami menjual pemain penting. Allegri hanya membutuhkan beberapa pemain untuk menguatkan skuad,” jelasnya.

Zidane: La Liga Dulu, Baru Final Liga Champions

Zidane: La Liga Dulu, Baru Final Liga Champions

 

Zidane: La Liga Dulu, Baru Final Liga Champions

Agen Maxbet – Real Madrid masih punya kans untuk meraih dua trofi juara musim ini. Los Blancos akan fokus satu-satu: La Liga dulu, baru Liga Champions.

Madrid akan lebih dulu menghadapi Deportivo La Coruna di Riazor pada 15 Mei 2016. Pada pekan terakhir La Liga tersebut, Madrid wajib untuk meraih kemenangan. Namun, ini bukanlah satu-satunya syarat. Untuk menjadi juara La Liga hari itu, Los Blancos juga harus mengharapkan Barcelona terjungkal ketika menghadapi Granada.

Madrid saat ini duduk di posisi kedua klasemen dengan nilai 87. Mereka tertinggal satu poin di belakang Barcelona. Kedua kesebelasan akan menjalani laga tandang pada pekan terakhir nanti.

Tiga belas hari setelah laga melawan Deportivo, tepatnya pada 28 Mei 2016, Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di final Liga Champions, yang akan berlangsung di Milan. Jeda sekitar dua pekan itu cukup bagi skuat Madrid untuk memilah fokus.

“Kami akan merotasi tim, tapi saat ini yang kami pikirkan hanyalah Deportivo,” ujar pelatih Madrid, Zinedine Zidane, seperti dilansir Soccerway.

“Setelahnya, kami punya waktu 15 hari [sic] untuk mempersiapkan diri menghadapi final Liga Champions. Kami akan berjuang sampai menit terakhir.”

Zidane juga mengomentari kondisi penyerang timnya, Karim Benzema. Pada laga melawan Valencia, Minggu (8/5/2016), Benzema bermain selama 65 menit sebelum akhirnya digantikan Mateo Kovacic.

Kendati sudah bisa bermain lebih dari satu jam dan kondisinya lebih baik, Zidane menyebut Benzema masih belum bugar betul. Sisi positifnya, Benzema sudah tidak merasakan sakit di hamstring-nya.

“Ini tidak mudah buatnya karena kondisi fisiknya belum bugar benar, tapi dia sudah lebih baik sekarang dan sudah tidak merasakan sakit lagi,” kata Zidane.

Madrid Akan Habis-Habisan di Dua Laga Penentuan Trofi Musim Ini

Madrid Akan Habis-Habisan di Dua Laga Penentuan Trofi Musim Ini

 

Madrid Akan Habis-Habisan di Dua Laga Penentuan Trofi Musim Ini

Agen Maxbet – Real Madrid masih harus melakoni dua pertandingan di musim ini. Dua pertandingan itu menjadi akan menjadi penentu raihan trofi untuk musim ini.

Saat melakoni pertandingan melawan Valencia di lanjutan Liga Spanyol, Minggu (8/5/2016) malam WIB, Madrid memetik kemenangan dengan skor akhir 3-2.

Cristiano Ronalo mencetak dua gol dalam pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu itu. Satu gol lainnya dikemas oleh Karim Benzema.

Dengan kemenangan ini, Madrid pun menjaga peluang untuk memenangi gelar juara hingga pertandingan terakhir Liga Spanyol. Madrid yang mengumpulkan 87 poin, berjarak satu angka dari pemuncak klasemen, Barcelona. Mereka akan menghadapi Deportivo La Coruna di akhir pekan ini.

Selain itu, satu pertandingan penentuan trofi juara juga mesti dilakoni oleh Madrid di Liga Champions. Mereka akan melakoni pertandingan penentuan juara melawan Atletico Madrid di San Siro pda 28 Mei mendatang.

Penggawa lini belakang Madrid, Marcelo, menegaskan bahwa Los Merengues akan menghadapi laga itu satu demi satu. Misinya adalah untuk terus memenangi pertandingan yang semuanya merupakan pertandingan final.

“Kami selalu percaya bahwa itu masih mungkin. Misi kami adalah untuk selalu menang dan kami juga harus memenangi pertandingan final,” kata Marcelo di situs resmi Madrid.

“Kami tahu itu akan sulit untuk bisa mendapatkan poin itu kembali dan kami harus memetik kemenangan. Dengan kerendahan hati dan kesabaran, kami sudah mampu memperkecil jarak,” imbuhnya.

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Bandar Poker Kinerja Josep Guardiola bersama Bayern Munich memang sedang berada dalam sorotan dalam beberapa hari terakhir. Sebab pria asal Spanyol itu kembali gagal menyumbangkan gelar Liga Champions untuk skuad Die Rotten.

Seperti diketahui sejak kedatangannya pada musim panas 2013, Guardiola memang mampu membuat Bayern tak tersentuh di kompetisi domestik. Ia sukses mengantarkan Thomas Muller dan kolega menjadi juara Bundesliga untuk tiga musim serta DFB pokal dua tahun beruntun.

Akan tetapi dalam tiga musim keberadaannya di Allianz Arena, Guardiola gagal membuat Bayern menjadi penguasa Eropa seperti ketika ia bersama Barcelona. Sebab prestasi Bayern di turnamen antar klub paling di Eropa tersebut mandek hanya di babak semfinal.

Melihat kondisi tersebut mendapatkan tanggapan dari mantan pelatih Bayern, Ottmar Hitzfeld. Ia membantah tanggapan banyak kalangan yang menilai bahwa karier Guardiola bersama Bayern penuh dengan kegagalan.

“Tidak, Pep tak gagal. Ia hanya tidak diperlakukan dengan adil. Ia membuat Bayern lebih baik dan juga Bundesliga. Semua yang tidak mengakui sensasionalnya Guardiola dalam membuat tim lolos ke tiga semifinal Liga Champions secara beruntun, tidak tahu apapun,” ucap Hitzfeld seperti dikutip dari Bild, Minggu (8/5/2016).

“Sebuah tim yang memenangkan treble akan mengalami penurunan. Mereka tidak lagi lapar dan cenderung menanggap remeh. Namun Pep mampu melindungi Bayern dalam kasus ini, ia membuat para pemain terus lapar. Ia membuat mereka bermain dengan level yang tertinggi,” tutupnya.