Kalahkan City Jadi Titik Kepercayaan Leicester

Kalahkan City Jadi Titik Kepercayaan Leicester

Bandar Casino – Leicester City berhasil memastikan diri keluar sebagai kampiun Premier League musim 2015-2016. Klub asuhan Claudio Ranieri menjadi juara saat Premier League masih menyisakan dua pertandingan atau tepatnya di pekan 36.

Awalnya banyak pihak yang tidak menyangka klub seperti Leicester bisa menjadi kampiun di salah satu kompetisi tersebesar di dunia. Terlebih, The Foxes tidak memiliki daftar skuad yang menjanjikan untuk menjadi juara.

Bahkan para pemain serta Ranieri hanya menargetkan Leicester meraih 40 poin di awal musim. Termasuk Jamie Vardy yang tidak yakin timnya akan menjuarai Premeier League.

Namun saat berhasil mengalahkan Manchester City dengan 1-3 di Etihad, Vardy mengaku saat itu menjadi titik balik kepercayaan dirinya untuk bisa menjuarai Premier League. Bahkan saat itu penyerang berpaspor Inggris mengatakan tidak ada yang percaya mereka bisa memenangkan pertandingan.

“Tidak ada yang memberi kami kesempatan untuk memenangkan pertandingan hari itu dan kami berhasil mendominasi mereka di kandang mereka sendiri,” jelas Vardy.

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

 

 

Klopp di Ambang Laga ke-50 dengan Liverpool

Banda Judi – Juergen Klopp akan menjalani pertandingan ke-50 sebagai manajer Liverpool dinihari nanti. Klopp tampak sukar percaya sudah sampai ke angka itu.

Klopp didatangkan ke Anfield pada 8 Oktober 2015 lalu untuk menempati posisi yang sebelumnya ditempati oleh Brendan Rodgers. Sejauh ini peracik taktik asal Jerman itu sudah menjalani 49 laga di posisinya.

Dari 49 pertandingan sebagai manajer The Reds, mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund itu mencatatkan 23 kemenangan, dalam persentase 46,9%, selain 15 hasil seri dan 11 kekalahan.

Partai ke-50 sebagai manajer Liverpool akan dijalani Klopp dalam sebuah laga kandang ketika menjamu Chelsea dalam partai Premier League, Kamis (16/5/2016) dinihari WIB.

“Untuk 50 pertandingan biasanya Anda butuh 1,5 musim dan kami masih punya laga sisa di musim ini. Anda tetap terjaga berkat apa yang harus dilakukan,” ucap Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Sejauh ini perjalanannya intens tapi juga menyenangkan. Segalanya baru, yang senantiasa menarik dan saya tak percaya waktu berlalu sedemikian cepat. Saya takkan punya masalah untuk liburan, tapi saya juga menantikan tiga pertandingan berikutnya,” sebutnya.

Selain lawan Chelsea, Liverpool musim ini masih akan menghadapi West Bromwich Albion yang jadi laga penutupnya di Premier League 2015-16. Satu partai lain dijalani di final Liga Europa lawan juara bertahan dua kali Sevilla.

Barca Masih Tentukan Nasibnya Sendiri di Perburuan Gelar Juara Liga Spanyol’

Barca Masih Tentukan Nasibnya Sendiri di Perburuan Gelar Juara Liga Spanyol’

 

Barca Masih Tentukan Nasibnya Sendiri di Perburuan Gelar Juara Liga Spanyol

Agen Maxbet – Barcelona berhasil mempertahankan posisi pertama di klasemen Liga Spanyol. Mereka masih menjadi penentu nasibnya sendiri untuk mengamankan gelar juara.

Saat melakoni laga melawan Espanyol di Camp Nou, Minggu (8/5/2016) malam WIB, Los Cules memetik kemenangan dengan skor akhir 5-0. Di pertandingan itu, Lionel Messi, Luis Suarez (dua gol), Rafinha, dan Neymar, menjadi pencetak golnya.

Dengan kemenangan ini, Barca tetap menempati posisi pertama klasemen dengan raihan sebanyak 88 poin. Mereka unggul satu angka dari Real Madrid yang ada di posisi kedua.

Liga Spanyol musim ini masih menyisakan satu laga lagi. Dengan begitu, raihan angka Barca pun masih bisa disalip Madrid andai mereka terpeleset di pekan terakhir.

Barca akan berhadapan dengan Granada, sementara Madrid akan menghadapi Deportivo La Coruna.

Penggawa lini tengah Barca, Ivan Rakitic, menyebutkan bahwa Azulgrana masih menjadi penentu nasibnya sendiri dalam perburuan gelar juara.

“Kami masih menjadi penentu nasib kami. Kami masih lapar untuk memenangi dua ajang, liga dan Copa del Rey,” kata Rakitic di situs resmi Barca.

“(Barca harus) masuk ke lapangan dengan intensias karena kami akan bermain untuk mengamankan gelar juara,” imbuhnya.

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Guardiola Bukan Pelatih Gagal di Bayern

Bandar Poker Kinerja Josep Guardiola bersama Bayern Munich memang sedang berada dalam sorotan dalam beberapa hari terakhir. Sebab pria asal Spanyol itu kembali gagal menyumbangkan gelar Liga Champions untuk skuad Die Rotten.

Seperti diketahui sejak kedatangannya pada musim panas 2013, Guardiola memang mampu membuat Bayern tak tersentuh di kompetisi domestik. Ia sukses mengantarkan Thomas Muller dan kolega menjadi juara Bundesliga untuk tiga musim serta DFB pokal dua tahun beruntun.

Akan tetapi dalam tiga musim keberadaannya di Allianz Arena, Guardiola gagal membuat Bayern menjadi penguasa Eropa seperti ketika ia bersama Barcelona. Sebab prestasi Bayern di turnamen antar klub paling di Eropa tersebut mandek hanya di babak semfinal.

Melihat kondisi tersebut mendapatkan tanggapan dari mantan pelatih Bayern, Ottmar Hitzfeld. Ia membantah tanggapan banyak kalangan yang menilai bahwa karier Guardiola bersama Bayern penuh dengan kegagalan.

“Tidak, Pep tak gagal. Ia hanya tidak diperlakukan dengan adil. Ia membuat Bayern lebih baik dan juga Bundesliga. Semua yang tidak mengakui sensasionalnya Guardiola dalam membuat tim lolos ke tiga semifinal Liga Champions secara beruntun, tidak tahu apapun,” ucap Hitzfeld seperti dikutip dari Bild, Minggu (8/5/2016).

“Sebuah tim yang memenangkan treble akan mengalami penurunan. Mereka tidak lagi lapar dan cenderung menanggap remeh. Namun Pep mampu melindungi Bayern dalam kasus ini, ia membuat para pemain terus lapar. Ia membuat mereka bermain dengan level yang tertinggi,” tutupnya.

‘Para Pemain Milan Akan Berjuang Demi Masa Depannya di San Siro’

‘Para Pemain Milan Akan Berjuang Demi Masa Depannya di San Siro’

 

Para Pemain Milan Akan Berjuang Demi Masa Depannya di San Siro

Poker Online – AC Milan masih mempunyai dua pertandingan yang harus dilakoni di Liga Italia. Mereka disebut akan berjuang demi masa depannya masing-masing di San Siro.

Laga melawan Bologna dan AS Roma menjadi dua pertandingan yang harus dilakoni oleh Milan musim ini. Laga melawan Gialorossi akan menjadi penutup musim ini, sekaligus menjadi laga terakhir di San Siro di musim ini.

Bagi Milan, dua pertandingan itu memang seperti sudah tak berarti apa-apa lagi. Mereka sudah amat sulit untuk meraih tiket Liga Europa musim ini. Rossoneri ada di posisi tujuh klasemen dengan raihan 54 poin, berjarak enam poin dari Fiorentina yang ada di posisi lima klasemen.

Kendati demikian, pelatih Milan, Cristian Brocchi, menegaskan bahwa tim besutannya mesti tetap tampil habis-habisan.

“Para pemain akan bermain untuk masa depannya di Milan,” kata Brocchi di Football Italia.

“Setiap orang dari mereka mempunyai ceritanya masing-masing. Tapi, jika Anda ingin menjadi pemain yang sebenarnya, maka Anda harus menunjukkan penampilan yang bagus. Saat saya masih mengenakan seragam Milan saya selalu merasa bersyukur.”

“Saya ulangi: saya ingin mereka menunjukkan kepada saya apa yang sudah mereka perlihatkan pada saya sepanjang pekan ini. Selama mereka melakukan itu, maka saya akan membela mereka,” tambahnya.

Gameiro Bawa Sevilla Unggul

Gameiro Bawa Sevilla Unggul

Gameiro Bawa Sevilla Unggul

Bandar Judi Online – Laga baru bejalan sembilan menit, Sevilla sudah unggul 1-0 via Kevin Gameiro. Penyerang asal Prancis itu memanfaatkan defensive error salah satu bek Shakhtar Donetsk.

Mencuri bola, Gameiro langsung menggiring bola ke kotak 16 lawan dan menaklukkan kiper Andriy Pyatov dengan dingin. Good finish!

Sturridge Bawa Liverpool Unggul

Sturridge Bawa Liverpool Unggul

Sturridge Bawa Liverpool Unggul

Judi Online – Gol untuk Liverpool! Usai ditekan oleh Villarreal, Liverpool melakukan tekanan balik. Umpan tarik gagal diantisipasi dengan baik oleh bek Villarreal dan langsung disambar oleh Daniel Sturridge. Skor 1-0 untuk Liverpool.

Susunan Pemain:

LIVERPOOL: Mignolet, Clyne, Toure, Lovren, Moreno, Can, Milner, Lallana, Firmino, Coutinho, Sturridge.

VILLARREAL CF: Areola; Mario, Musacchino, Victor, Costa; Dos Santos, Pina, Bruno, Suarez; Soldado, Bakambu.

Bandar Judi Sbobet – Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini

Bandar Judi Sbobet – Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini – Bintang muda Manchester United, Anthony Martial, mencetak satu gol ketika membantu timnya menahan Leicester City di pekan lanjutan Premier League 2015-2016, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB. Meski gagal memberikan kemenangan, satu gol tersebut cukup membuat Martial jadi pemain terproduktif United musim ini.

Bandar Judi Sbobet - Martial, Pemain Terproduktif United Musim Ini

Statistik Opta Joe membeberkan, gol ke gawang Leicester adalah gol ke-15 Martial bagi United di seluruh kompetisi musim ini. Jumlah gol tersebut menempatkan pesepakbola berusia 20 tahun itu sebagai pencetak gol terbanyak Setan Merah untuk musim 2015-2016.

“15 – Anthony Martial telah mencetak 15 gol di semua kompetisi musim ini, lebih banyak dari pemain Manchester United mana pun. Devil,” tulis akun Twitter @OptaJoe, Senin (2/5/2016).

Dari 15 gol tersebut, jumlah gol terbanyak dicetak Martial di Premier League yakni sembilan. Sisanya masing-masing dua gol di Liga Champions dan FA Cup, serta masing-masing satu gol di Europa League dan Capital One Cup.

Di bawah Martial ada kapten Wayne Rooney yang sejauh ini sudah mencetak 14 gol. Berikutnya ada Juan Mata yang mencetak delapan gol dan disusul oleh Memphis Depay dan Marcus Rashford dengan masing-masing tujuh gol.

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

 

Inzaghi Dinilai Pantas Dapat Kesempatan Bertahan Lebih Lama di Lazio

Judi Bola – Lazio mendapatkan beberapa hasil positif sejak ditangani oleh Simone Inzaghi. Inzaghi pun dinilai pantas untuk mendapatkan kontrak lebih lama di Biancocelesti.

Inzaghi, yang sekarang berusia 40 tahun, dipercaya melatih Lazio sejak 3 April lalu. Dia dikontrak hingga akhir musim ini untuk menggantikan Stefano Pioli yang dipecat. Sebelum diangkat sebagai pelatih tim utama Lazio, Inzaghi adalah pelatih tim primavera di klub tersebut.

Inzaghi sejauh ini telah memimpin Lazio dalam lima pertandingan. Dia memberi tiga kemenangan dan dua laga lainnya berujung kekalahan. Pada pertandingan terakhir, Lazio mengalahkan Inter Milan 2-0 di Olimpico, Senin (2/5/2016) dinihari WIB, lewat gol-gol Miroslav Klose dan Antonio Candreva.

Lazio sekarang menduduki posisi kedelapan di klasemen sementara Serie A dengan koleksi 51 poin dari 36 partai.

“Kami bekerja keras pekan ini untuk mempersiapkan diri dan saya bangga dengan para pemain saya. Apa artinya kemenangan ini untuk masa depan saya? Saya tak tahu, saya hanya bekerja dengan staf saya demi melakukan yang terbaik,” ujar Inzaghi kepada Mediaset Premium.

Candreva berharap Inzaghi masih akan melatih Lazio pada musim depan. Menurutnya, Inzaghi pantas mendapatkan kesempatan.

“Kami punya tren positif menjelang akhir musim dan pelatih mengirimkan ide-ide bagus ke tim. Dia pantas mendapatkan masa depan cerah,” ujar Candreva.

“Saya bukan orang yang memutuskan apakah dia bertahan atau tidak. Namun, saya berharap dia bertahan karena dia memang pantas,” katanya.

Situs Taruhan Sbobet – Ditahan Sunderland, Arsenal Gagal Geser City

Situs Taruhan Sbobet – Ditahan Sunderland, Arsenal Gagal Geser City – Arsenal hanya bermain 0-0 saat bertandang ke markas Sunderland di lanjutan Premier League pekan 35, Minggu (24/4/2016) malam WIB. Hasil imbang membuat The Gunners –julukan Arsenal– gagal menggeser Manchester City yang menduduki posisi tiga klasemen.

Situs Taruhan Sbobet - Ditahan Sunderland, Arsenal Gagal Geser City

Saat ini Arsenal tertahan di posisi empat dengan poin 64. Angka yang sama sebenarnya juga diraih City, namun klub asuhan Manuel Pellegrini unggul selisih gol ketimbang Tim Meriam London.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Sunderland menjamu Arsenal di lanjutan Premier League pekan 35, Minggu (24/4/2016) malam WIB. Kemenangan menjadi target kedua tim karena masing-masing memiliki target tersendiri.

The Black Cats –julukan Sunderland– membutuhkan tiga poin untuk selamat dari zona degradasi. Sementara The Gunners butuh tiga angka tambahan untuk memastikan satu tempat ke fase grup Liga Champions 2016-2017.

Pada laga kali ini, manajer Sunderland yakni Sam Allardyce menurunkan seluruh pemain terbaiknya termasuk Jermaine Defoe. Sementara Arsenal, mengandalkan kecepatan Alexis Sanchez dan Alex Iwobi untuk mengacak-acak pertahanan Sunderland.

Laga baru berjalan empat menit, Iwobi sudah membahayakan gawang Sunderland. Namun, tembakan pemain berpaspor Nigeria itu masih melaju tipis di samping gawang Vito Mannone. Tim Meriam London terlihat lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Aaron Ramsey dan Mesut Ozil sukses menjadi penyalur bola yang baik bagi rekan-rekannya. Pada menit 34, Alexis Sanchez berpeluang besar menjebol gawang Sunderland. Namun, tembakan dari jarak dekat winger berpaspor Cile itu dapat dimentahkan Mannone.

Sunderland yang bermain di kandang tak ingin terus ditekan. Pada menit 36, Defoe melepas tembakan yang mengenai tangan bek Arsenal, Per Mertesacker, di kotak penalti. Namun, Mike Dean selaku pengadil pertandingan tidak mengindahkan protes pemain Sunderland. Setelah itu, tak ada peluang yang dihasilkan kedua tim, skor 0-0 pun berakhir hingga babak pertama usai.

Babak Kedua

Pada babak kedua justru Sunderland yang mampu menguasai jalannya pertandingan. Babak kedua baru berjalan lima menit, Defoe membahayakan gawang Sunderland. Namun, Petr Cech selaku kiper Arsenal berhasil menggagalkan sepakan keras mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut.

Selang dua menit giliran tembakan Yann M’Vila yang dapat dimentahkan Cech. Selepas peluang tersebut, Sunderland agak mengendurkan serangan. Klub asuhan Allardyce lebih mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Arsenal.

Tak ingin hanya meraih satu poin, Wenger memasukkan dua pemain bertipe menyerang yakni Theo Walcott dan Danny Welbeck. Masuknya kedua pemain itu sedikit memperbaiki pola serangan Arsenal.

Bahkan pada menit 81, Welbeck melepaskan sepakan terukur, namun bola masih dapat ditangkap Mannone. Peluang tersebut juga merupakan yang terakhir di laga kali ini. Skor 0-0 bertahan hingga akhir laga.

Susunan Pemain:

Sunderland: Mannone, Yedlin, Kaboul, Kone, Van Aanholt, Kirchhoff, M’Vila, Cattermole, Borini (Watmore 74’), Khazri, Defoe

Arsenal: Cech; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Ramsey, Elneny; Iwobi (Walcott 71’), Ozil (Wilshere 84’), Alexis; Giroud (Welbeck 71’).