Mourinho Terlalu Meledak-ledak, Calderon Lebih Suka Gaya Kepelatihan Guardiola

Mourinho Terlalu Meledak-ledak, Calderon Lebih Suka Gaya Kepelatihan Guardiola

A combo created in London on August 8, 2016 shows Manchester United's Portuguese manager Jose Mourinho watching his players ahead of the pre-season friendly football match between Wigan Athletic and Manchester United at the DW stadium in Wigan, northwest England, on July 16, 2016 and Manchester City's head coach Pep Guardiola (R) attending a press conference in Shenzhen, south China's Guangdong province on July 27, 2016, ahead of the International Champions Cup football match between Manchester City and Borussia Dortmund. With Pep Guardiola at Manchester City and Jose Mourinho at Manchester United, Manchester threatens to become the centre of the footballing universe during the new Premier League season. / AFP PHOTO / JON SUPER AND WANG Zhao / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. / TO GO WITH AFP STORY BY TOM WILLIAMS

Judi Online – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, menilai gaya kepelatihan Jose Mourinho terlalu meledak-ledak. Karena itu, Calderon pun mengaku lebih menyukai gaya kepelatihan yang dimiliki rival Mourinho, Josep ‘Pep’ Guardiola.

Menurut Calderon, gaya kepelatihan Guardiola lebih bersahabat ketimbang Mourinho. Pria berkebangsaan Spanyol tersebut menilai Guardiola lebih tahu cara menghadapi masalah tanpa harus bersikap meledak-ledak.

“Mereka memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Mourinho itu lebih meledak-ledak dan dia suka menyalahkan orang lain ketika ada hal yang tidak berjalan sesuai keinginannya. Saya pribadi lebih suka gaya Guardiola. Dia ramah dan bisa menghadapi masalah tanpa membuat keributan,” kata Calderon, seperti dimuat Goal, Kamis (8/9/2016).

Meski demikian, hal tersebut bukan berarti membuat Mourinho bukan merupakan manajer yang hebat. Menurut Calderon, The Special One -julukan Mourinho- tetap memiliki kelebihan yang tidak dimiliki Guardiola.

“Itu bukan berarti dia bukan manajer yang luar biasa. Dia sangat hebat dalam memotivasi orang-orang dan dia juga telah memenangkan banyak gelar,” jelas Calderon.

Derby Manchester: Aguero Absen, Man United Lebih Diunggulkan ketimbang Man City

Derby Manchester: Aguero Absen, Man United Lebih Diunggulkan ketimbang Man City

Manchester City's Argentinian striker Sergio Aguero celebrates with Manchester City's Spanish midfielder Jesus Navas (L) after scoring their second goal during the English Premier League football match between Watford and Manchester City at Vicarage Road Stadium in Watford, north of London on January 2, 2016. AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS RESTRICTED TO EDITORIAL USE. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR 'LIVE' SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 75 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. / AFP / ADRIAN DENNIS

Bandar Sbobet – Legenda Manchester United, Dwight Yorke, menyebut eks timnya lebih berpeluang menang saat menjamu Manchester City di lanjutan Liga Inggris pekan keempat, Sabtu 10 September 2016 malam WIB. Absennya Sergio Aguero di kubu Man City jadi salah satu alasan yang memperkuat Man United dapat meraih tiga poin di markas sendiri.

Aguero yang saat ini menduduki top skor sementara Liga Inggris tidak dapat bermain dalam laga bertajuk derby Manchester itu. Penyerang berpaspor Argentina dihukum tak boleh merumput selama tiga pertandingan karena ketahuan menyikut pemain West Ham United, Winston Reid.

Kasus itu terjadi saat Man City mengalahkan West Ham 3-1 di lanjutan Liga Inggris pekan ketiga. Andre Marriner selaku wasit yang memimpin jalannya pertandingan sebenarnya tidak melihat gerakan tangan yang dilakukan Aguero. Namun, rekaman video berhasil merekam kejadian tersebut dan Aguero tak dapat lolos dari sanksi.

Absennya mantan menantu Diego Maradona itu berarti besar bagi performa The Citizens. Sebab, tiga dari sembilan gol yang dicetak Man City di Liga Inggris 2016-2017 terjadi lewat kaki mantan bomber Atletico Madrid tersebut.

“Sangat sulit memprediksi siapa yang akan memenangi pertandingan. Namun, absennya Sergio Aguero akan mengurangi kekuatan City, meski aslinya mereka memiliki sejumlah pemain berkualitas. Jika melihat pertandingan digelar di Old Trafford, saya yakin United lebih diunggulkan ketimbang City,” jelas Yorke mengutip dari Sky Sports News, Kamis (8/9/2016).

Kehilangan Mahrez Akan Jadi Hal Memalukan untuk Leicester City

Kehilangan Mahrez Akan Jadi Hal Memalukan untuk Leicester City

kehilangan-mahrez-akan-jadi-hal-memalukan-untuk-leicester-city-CI0DYoPUns

Judi Bola Pada bursa transfer musim panas 2016, nama Riyad Mahrez menjadi salah satu pemain yang diisukan bakal berganti klub. Arsenal bahkan secara terang-terangan memburu tanda tangannya.

Namun kepindahannya ke Arsenal tidak pernah terwujud. Di mata Xavi Hernandez, akan sangat memalukan untuk Leicester jika kehilangan sosok pemain penting seperti Mahrez. Apalagi, pemain asal Aljazair tersebut bergabung dengan klub rival.

Tidak mengherankan jika Mahrez begitu diminati oleh banyak klub. Penampilan impresifnya musim lalu bersama The Foxes – julukan Leicetser – memang begitu impresif. Dirinya merupakan salah satu pemain di balik kesuksesan Leicester menjuarai Liga Inggris.

“Dia jelas memiliki pilihan akan masa depannya. Namun jika Leicester kehilangan pemain terbaik mereka setelah mencetak pencapaian besar, maka itu akan jadi hal yang memalukan,” jelasnya seperti dikutip dari Squawka, Rabu (7/9/2016).

Tugas berat diemban oleh pemain yang berposisi sebagai winger tersebut di musim ini. Sebab kini Leicester akan berlaga di empat kompetisi utama: Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Champions.

Kans Milan Dapatkan Clement Grenier Terbuka

Kans Milan Dapatkan Clement Grenier Terbuka

 

Kans Milan Dapatkan Clement Grenier Terbuka

Casino Bola – AC Milan kabarnya tengah memantau gelandang Lyon Clement Grenier sebagai salah satu target. Presiden Lyon Jean-Michel Aulas mengaku ada kans melepas Grenier.

Milan tak terlalu aktif di bursa transfer musim panas ini dengan sejauh ini baru mendapatkan dua pemain baru. Mereka adalah top skorer Serie B musim lalu Gianluca Lapadula dan bek asal Argentina Leonel Vangioni.

Beredar kabar bahwa Rossoneri tengah memantau Grenier untuk menambah amunisi di lini tengah. Ada peluang bagus untuk tim arahan Vincenzo Montella itu karena Lyon tak menutup kans untuk melepas gelandang 25 tahun itu.

“Grenier adalah argumen yang sama dengan Mathieu (Valbuena). Dia sudah bersiap dengan baik menjelang musim baru dan jika dia mau bertahan, dia akan bertahan. Kalau tidak kami akan mencari solusi memuaskan untuk semua pihak,” kata Aulas kepada Le Progres seperti dikutip Gazzetta World.

“Saya mendengarkan apa yang dia harus katakan dan berbagai hal tidak berjalan seperti semestinya, penawarannya masih belum memuaskan saya. Dia tumbuh dan dibesarkan di sini dan kalau Anda ingin berkontribusi untuk pertumbuhan Lyon, dia jelas disambut,” tambahnya.

Grenier merupakan produk akademi Lyon. Sejak debutnya bersama tim senior pada 2009, dia sudah tampil 146 kali dengan torehan 18 gol dan 28 assist di berbagai ajang. Grenier punya lima caps bersama tim nasional senior Prancis.

 

 

 

‘Setan Merah’ Ingin Sedekat Mungkin dengan Wembley

‘Setan Merah’ Ingin Sedekat Mungkin dengan Wembley

'Setan Merah' Ingin Sedekat Mungkin dengan Wembley

Agen Sbobet – Jelang final Piala FA, Manchester United menginap di hotel tidak jauh dari Stadion Wembley. Mereka ingin sedekat mungkin dengan stadion dihelatnya final itu.

Manajer United, Louis van Gaal, sendiri yang memutuskan untuk menginap tidak jauh dari stadion. Kini, para pemain United bisa melihat langsung Wembley dari tempat mereka menginap.

Van Gaal mengaku, ia pernah melakukan hal serupa ketika masih menangani Ajax Amsterdam di pertengahan 1990-an. Apa alasan manajer asal Belanda tersebut melakukannya?

“Kami memilih hotel ini karena kami bisa selalu melihat Stadion Wembley, supaya stadion itu selalu ada di benak para pemain, ini berkaitan dengan psikologi,” ujar Van Gaal kepada MUTV.

“Saya sudah pernah melakukannya juga bersama Ajax –para pemain bisa melihat stadion Besiktas ketika kami bermain di sana.”

“Kalian semua tahu, di Turki para pendukungnya selalu bising sepanjang hari. Jadi saya pikir, bagus kalau kami menginap dekat stadion dan hasilnya pun positif,” kata Van Gaal.

Dengan menginap dekat Wembley, tentunya skuat United bisa memangkas jarak untuk datang ke stadion. Dalam beberapa kunjungan terakhir ke London, dua kali United terjebak macet dan terlambat datang ke stadion, yakni ketika tandang ke markas Tottenham Hotspur dan West Ham United.

Kunjungan ke markas West Ham tidak berakhir menyenangkan. Lantaran telat, bus mereka pun berhadapan langsung dengan para pendukung The Hammers di luar stadion. Imbasnya, bus tersebut ditimpuki hingga kaca bagian luarnya pecah.

Van Gaal ; Piala FA lebih penting dibanding

Van Gaal: Piala FA Lebih Penting Dibanding Lolos Liga Champions

Van Gaal: Piala FA Lebih Penting Dibanding Lolos Liga Champions

Agen Judi – Louis van Gaal menyebut kalau memenangi Piala FA akan lebih penting buat pemainnya dibanding lolos ke Liga Champions.

Manchester United akan berhadapan dengan Crystal Palace di final Piala FA, Sabtu (21/5/2016) besok malam WIB. Laga yang akan dilangsungkan di Stadion Wembley itu akan luar biasa penting untuk ‘Setan Merah’ sebagai penebusan atas kegagalan-kegagalan mereka di musim ini.

Wayne Rooney dkk tidak dapat tiket ke Liga Champions musim depan setelah kalah selisih gol dari Manchester City. Namun mereka masih punya peluang menuntaskan musim dengan sebuah piala.

“Lolos (ke Liga Champions) bukanlah sebuah titel. Piala FA adalah sebuah titel,” ucap Van Gaal dalam sesi konferensi pers jelang laga tersebut.

“Itu penting untuk pemain. Mereka bisa melihat dan memegang piala itu, dan itu akan menjadi momen yang menggembirakan karena di Inggris Piala FA adalah gelar yang bergengsi,” lanjutnya dikutip dari BBC.

Laga final Piala FA disebut-sebut akan menjadi kesempatan terakhir Van Gaal membuktikan dirinya bakal bertahan lebih lama di Old Trafford. Terkait hal itu, Van Gaal menegaskan kalau dalam kondisi sekarang ini yang terpenting adalah didapatnya piala. Bukan masa depan sang manajer.

“Buat Manchester United (Piala FA) adalah trofi yang penting. Saya membaca kalau Piala FA terakhir yang dimenangi adalah pada 2004, itu sudah lama sekali.”

“Klub seperti Manchester United membutuhkan gelar juara. Tidak baik membicarakan kepentingan saya. Buat klub ini penting dan buat pemain ini sangat penting, itu jelas, buat manajer dan staf ini sangat penting. Tapi yang utama adalah klub.”

“Hal yang paling utama adalah kami mampu memenangi sesuatu. Kami sudah sangat dekat, tapi saat Anda gagal menang maka Anda tak mendapatkan apapun. Kami harus memenanginya, setelah itu Anda bisa bilang kalau itu merupakan titel pertama setelah periode Alex Ferguson,” papar Van Gaal.

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Jual James, Madrid Incar Bintang Premier League

Bandar BolaJames Rodriguez memang sedang melalui masa-masa suram sebagai pemain Real Madrid di musim 2015-2016. Terhitung bintang Timnas Kolombia itu hanya bermain sebanyak 32 laga dengan torehan delapan gol serta 10 assist-nya untuk skuad Los Merengues.

Dengan situasi tersebut membuat masa depan James di Skuad Madrid semakin gencar dispekulasikan keberadaannya. Terlebih dengan munculnya kabar bahwa dua klub elite Premier League, Arsenal dan Manchester United, siap menampung James di musim panas 2016.

Meski begitu, para pendukung Madrid tampaknya tidak perlu risau bakal kehilangan satu pemain bintang di dalam skuadnya musim depan. Sebab menurut kabar yang saat ini sedang beredar, manajemen Madrid sudah menemukan kandidat sebagai suksesor James di skuadnya.

Menurut laporan Goal, Rabu (18/5/2016), sosok yang dimaksud adalah pemain bintang milik West Ham United, yakni Dimitri Payet. Kubu Los Blancos kabarnya tertarik mendapatkan jasa pemain Timnas Prancis itu usai melihat performa apiknya di sepanjang musim ini.

Tercatat, Payet sudah bermain sebanyak 32 pertandingan dengan mampu menyumbangkan 12 gol serta 15 assist untuk klub berjuluk The Hammers tersebut di sepanjang musim ini. Untuk bisa mengamankan tanda tangan Payet, kubu Madrid pun sudah menyiapkan dana besar.

Mereka disebut-sebut bakal menawarkan uang senilai 45 juta pounds atau sekira Rp870 miliar kepada manajemen West Ham. Jika melihat besarnya tawaran dari Madrid itu, maka sulit bagi kubu West Ham menolak melepas salah satu pemain andalannya tersebut di bursa transfer mendatang.

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

 

Rekor Apik Liverpool dan Sevilla di Final

Agen Judi – Liverpool dan Sevilla ternyata punya rekor bagus di babak final kompetisi ini. Siapa bisa mempertajam rekor ini sekaligus tampil sebagai juara?

Partai puncak Liga Europa antara Liverpool melawan Sevilla akan digelar di St. Jakob-Park, Basel, Swiss, pada Kamis (19/5/2016) dinihari WIB.

Sevilla mengejar sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai ajang ini tiga kali berturut-turut di kompetisi Eropa bergengsi sejak Bayern Munich mencetak hat-trick beruntun European Champion Club’s Cup [format lama Liga Champions] pada 1974-1976.

Sementara itu, The Reds mengalami puasa gelar Eropa yang sudah sangat lama. Terakhir kali Liverpool berjaya di Eropa terjadi saat menjuarai Liga Champions 2004-05 sedangkan gelar Piala UEFA/Liga Europa terakhirnya dicapai pada 2000-01 alias 15 tahun silam.

Akan tetapi, statistik kedua tim berimbang di babak final. Dikutip dari Uefa.com, Liverpool dan Sevilla sama-sama tidak pernah kalah di final Piala UEFA/Liga Europa. Meskipun Sevilla membutuhkan adu penalti untuk memenangi dua laga finalnya [pada 2006-07, 2013-14].

Dalam sejarahnya, wakil Spanyol ini sudah menjuarai Piala UEFA/Liga Europa pada 2005-06, 2006-07, 2013-14 dan 2014-15, yang diperoleh dalam empat kali final.

Liverpool berhasil merengkuh tiga titel juara Piala UEFA dalam tiga kali final yakni pada 1972-72, 1975-76, dan 2000-01.Jakarta – Liverpool dan Sevilla ternyata punya rekor bagus di babak final kompetisi ini. Siapa bisa mempertajam rekor ini sekaligus tampil sebagai juara?

Partai puncak Liga Europa antara Liverpool melawan Sevilla akan digelar di St. Jakob-Park, Basel, Swiss, pada Kamis (19/5/2016) dinihari WIB.

Sevilla mengejar sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai ajang ini tiga kali berturut-turut di kompetisi Eropa bergengsi sejak Bayern Munich mencetak hat-trick beruntun European Champion Club’s Cup [format lama Liga Champions] pada 1974-1976.

Sementara itu, The Reds mengalami puasa gelar Eropa yang sudah sangat lama. Terakhir kali Liverpool berjaya di Eropa terjadi saat menjuarai Liga Champions 2004-05 sedangkan gelar Piala UEFA/Liga Europa terakhirnya dicapai pada 2000-01 alias 15 tahun silam.

Akan tetapi, statistik kedua tim berimbang di babak final. Dikutip dari Uefa.com, Liverpool dan Sevilla sama-sama tidak pernah kalah di final Piala UEFA/Liga Europa. Meskipun Sevilla membutuhkan adu penalti untuk memenangi dua laga finalnya [pada 2006-07, 2013-14].

Dalam sejarahnya, wakil Spanyol ini sudah menjuarai Piala UEFA/Liga Europa pada 2005-06, 2006-07, 2013-14 dan 2014-15, yang diperoleh dalam empat kali final.

Liverpool berhasil merengkuh tiga titel juara Piala UEFA dalam tiga kali final yakni pada 1972-72, 1975-76, dan 2000-01.

‘Barca Memang Pantas Juara’

‘Barca Memang Pantas Juara’

 

Barca Memang Pantas Juara

Casino Online – Barcelona sudah berhasil mengamankan gelar juara Liga Spanyol. Mereka dinilai memang menjadi tim yang paling layak untuk menjadi juara liga musim ini.

Barca mesti berjuang hingga pekan terakhir untuk memenangi gelar juara La Liga. Kemenangan 3-0 atas Granada saat melakoni pertandingan di Estadio Los Carmenes, Sabtu (14/5/2016) malam WIB, menjadi penentu kesuksesan Barca.

Di pertandingan itu, penentu kemenangan Barca adalah Luis Suarez. Penyerang asal Uruguay itu mencatatkan hat-trick. Suarez pun menobatkan diri menjadi peraih gelar top skorer dengan catatan sebanyak 40 gol.

Pelatih Granada, Jose Gonzalez, bilang bahwa Barca memang merupakan tim yang pantas meraih gelar juara Liga Spanyol musim ini. Penampilan saat melawan Granada di pekan terakhir menjadi rujukkannya.

“Bagi kami, akhir musim ini berakhir dengan sedikit catatan pahit dengan hasil kekalahan setelah memastikan diri selamat dari degradasi. Barcelona menunjukkan kekuatan mereka di babak pertama, mereka tak membiarkan kami melakukan serangan balik,” kata Gonzalez di Sports Mole.

“Di babak kedua, kami lebih berani untuk mengubah sistem bermain kami. Tapi, kami tak bisa membukukan poin di papan skor. Barca menunjukkan diri bahwa mereka bisa dan superior di sepanjang pertandingan ini. Kami banyak kehilangan penguasaan bola dibandingkan mereka.”

“Barcelona memang paling layak memenangi liga dan sudah membuktikan diri sebagai tim terbaik dunia,” imbuhnya.

Alasan Sanches Jadi Penentu Nasib Mourinho

Alasan Sanches Jadi Penentu Nasib Mourinho

Alasan Sanches Jadi Penentu Nasib Mourinho

Agen Maxbet Bayern Munich telah resmi mendatangkan pemain Benfica, Renato Sanches. Pemain berpaspor Portugal tersebut didatangkan ke Bayern untuk melengkapi skuad yang akan dipimpin oleh Carlo Ancelotti musim depan tersebut.

Seperti diberitakan Dailymail, Rabu (11/5/2016), Bayern mengeluarkan dana sebesar 35 juta euro atau sekira Rp529 miliar. Namun Bayern bisa saja mengeluarkan dana lebih dari angka tersebut dalam keseluruhan perjanjian.

Namun rupanya perjanjian kedua pihak tersebut tak hanya menarik bagi media di Jerman. Media Eropa lainnya juga sangat menyoroti transaksi tersebut. Itu terjadi karena Sanches dikabarkan menjadi sosok yang diincar Manchester United untuk mendatangkan Jose Mourinho.

Baik Mourinho dan Sanches adalah sama-sama warga negara Portugal yang berada dalam naungan super agen, Jorge Mendes. Tentu seharusnya bukan perkara sulit mendatangkan Mourinho jika United terlebih dahulu mendatangkan Sanches. Namun sayang harapan tersebut kandas dan masa depan Mou di United kembali dalam babak tanda tanya.

United dikabarkan sudah lama melakukan pengamatan kepada Sanches. Namun sayang tak ada kesepakatan di masalah biaya antara Benfica dan Manchester United. Pada saat yang bersamaan Bayern datang dan menawarkan kontrak yang lebih besar.